Fimela.com, Jakarta - Rosé dari BLACKPINK resmi menorehkan langkah perdananya bersama Levi’s lewat kampanye global terbaru bertajuk Behind Every Original. Momen ini terasa semakin spesial, karena menjadi debut Rosé sebagai Global Brand Ambassador Levi’s dalam sebuah karya film yang ditayangkan di panggung budaya paling besar di Amerika, yakni ajang Super Bowl.
Lewat film berjudul Backstory, Levi’s menghadirkan pendekatan visual yang tidak biasa. Kamera secara konsisten menyorot sisi belakang para tokoh, sebuah sudut pandang ikonis yang identik dengan jahitan arcuate, siluet denim, dan Red Tab™ Levi’s. Bagi Rosé, konsep ini menjadi simbol perjalanan personal sekaligus representasi jati diri yang tumbuh bersama denim sebagai bagian dari gaya hidup.
Dalam penampilan perdananya di kampanye ini, Rosé tampil effortless namun tetap berkarakter. Ia mengenakan Loose Boot Cut jeans yang dipadukan dengan Relaxed Fit Trucker, menciptakan siluet santai yang modern. Styling-nya terasa clean, namun kuat, selaras dengan citra Rosé yang selalu berhasil memadukan keanggunan dan sikap rebel khas generasi baru.
Debut di Kampanye Levi's sebagai Global Ambassador
Kampanye Behind Every Original sendiri mengangkat gagasan bahwa di balik setiap sosok orisinal, selalu ada cerita yang membentuk mereka. Levi’s merayakan individu-individu yang berperan dalam mendorong perubahan di dunia musik, olahraga, hingga seni, bukan hanya lewat popularitas, tetapi lewat perjalanan personal yang otentik.
Rosé tampil berdampingan dengan deretan figur lintas disiplin, mulai dari musisi, atlet, hingga seniman global. Namun, fokus kampanye ini tetap pada ekspresi diri dan gerak tubuh sebagai bahasa universal, bukan semata-mata ketenaran. Setiap adegan menampilkan momen berjalan, menari, dan bergerak dalam balutan denim Levi’s, sebagai simbol kebebasan berekspresi yang menjadi DNA brand tersebut sejak lebih dari satu abad lalu.
Tampil Bersama Doechii hingga Stephanie O
Menariknya, Levi’s juga menegaskan bahwa para ambassador, termasuk Rosé, dipilih karena mereka sedang menulis kisahnya sendiri.
Film “Backstory” tampilkan Doechii dari Top Dawg Entertainment yang meraih Grammy, superstar global ROSÉ, MVP dan juara NBA Shai Gilgeous-Alexander. Selain itu ada juga filmmaker, seniman, DJsekaligus peraih Grammy, Academy Award, dan peraih nominasi Emmy Questlove, model sekaligus figur kultur Stefanie Giesinger, serta karakter Disney-Pixar “Toy Story” Woody, bersama sejumlah tokoh Originals lainnya. Setiap adegan menjadi momentum perayaan sisi belakang dalam balutan denim Levi’s®: berjalan, menari, bergerak, dan yang terpenting, menjalani hidup dengan Levi’s®.
Film ini secara dinamis menangkap aura kharismatik figur pencipta masa depan yang tak tergantikan, sekaligus memberikan penghormatan kepada ikon-ikon yang telah mendahului, mulai dari gaya effortless era“Faith” milik George Michael, hingga reinterpretasi modern dari sampul album ikonis “Born in the U.S.A.”.Berakar pada momen budaya yang telah dilalui Levi’s® secara otentik, kisah ini melintasi generasi danmengajak orang untuk melihat jati diri tercermin dalam brand legendaris ini.
Film Backstory disutradarai oleh Kim Gehrig dan diproduksi lintas kota, mulai dari Los Angeles, Oklahoma City, hingga London. Proses kreatifnya juga melibatkan talenta-talenta autentik seperti koboi, pekerja konstruksi, pemanjat tebing, hingga anak muda urban, sebuah cara Levi’s menjaga kedekatan cerita dengan kehidupan nyata.
Sebagai penutup yang penuh energi, film ini diiringi lagu ikonis “Get Up Offa That Thing” milik James Brown, yang memperkuat semangat perayaan atas gerak, keberanian, dan orisinalitas.
Kehadiran Rosé di kampanye ini juga menandai fase baru kolaborasinya dengan Levi’s, setelah sebelumnya resmi diumumkan sebagai Global Brand Ambassador. Debut ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai fashion icon global yang mampu menjembatani warisan klasik denim dengan gaya kontemporer yang relevan bagi generasi muda.
Di sisi lain, Rosé dan grupnya juga tengah bersiap menyambut era baru di dunia musik. BLACKPINK dijadwalkan merilis album terbaru bertajuk DEADLINE pada 27 Februari mendatang, membuat momen kampanye Levi’s ini terasa semakin tepat sebagai pembuka babak baru perjalanan Rosé, baik di industri fashion maupun musik.