Kebiasaan Ini Bisa Membuat Smile Line Semakin Tampak Jelas

Afiatul AfifahDiterbitkan 24 Februari 2026, 13:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernah memiliki menyadari munculnya garis halus saat tersenyum? Secara alami, tubuh berekspresi sebagai bagian alami dari proses komunikasi. Gerakan berulang seperti berbicara, tersenyum, dan tertawa perlahan menghadirkan garis-garis halus pada wajah, terutama di area mata dan mulut. Garis yang muncul di sisi hidung hingga mulut ini dikenal dengan smile line atau lipatan nasolabial.

Smile line sebenarnya adalah bagian alami dari tubuh manusia. Seiring bertambahnya usia, lemak di wajah akan semakin berkurang. Tingkat kekencangan dan elastisitas kulit juga akan semakin menurun. Hal ini menjadi penyebab utama garis halus semakin pada wajah terbentuk. Bagi sebagian orang, kondisi ini bisa mengganggu bagi penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Yuk, kenali faktor-faktor penyebab smile line dan bagaimana cara mengatasinya!

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Paparan Sinar Matahari

Ilustrasi terpapar sinar matahari./copyright freepik.com/freepik

Terlalu sering terpapar sinar UV dapat memecah serat kolagen dan elastin pada kulit. Akibatnya, garis halus dan kerutan berlebih mudah muncul. Terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan, menggunakan sunscreen dengan SPF yang sesuai sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Pakaian anti UV, topi, dan kacamata hitam juga dapat membantu melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari langsung.

3 dari 5 halaman

Kulit Kering Kurang Terhidrasi

Ilustrasi menjaga kelembapan kulit./copyright pexels.com/ron lach

Kondisi kulit yang kering, semakin rentan terhadap adanya kerutan. Kebiasaan kecil seperti lupa menghapus make up sebelum tidur, dapat menghilangkan kelembapan pada kulit. Oleh karena itu, diperlukan perawatan dengan menggunakan pelembap atau moisturizer secara rutin serta mencukupi kebutuhan air putih untuk membantu menjaga kondisi kulit tetap segar dan terhidrasi.

Dilansir dalam prevention.com, retinol dapat membantu melindungi kulit dari penuaan dini. Retinol membantu merangsang kolagen dan menebalkan kulit sehingga mencegah kemunculan garis-garis halus yang tidak diinginkan. Agar memperoleh hasil yang optimal, diperlukan pemakaian secara rutin dan anjuran dari dokter.

4 dari 5 halaman

Merokok dan Polusi

Ilustrasi menghindari polusi./copyright freepik.com/jcomp

Paparan asap rokok dan polusi dapat meningkatkan stres oksidatif dan memengaruhi kesehatan kulit. Pada perokok aktif, aliran darah pada kulit berkurang, sehingga oksigen dan nutrisi tidak tersalurkan dengan maksimal. Selain itu, gerakan merokok yang monoton dan berulang dapat memicu pembentukan garis kerutan di sekitar mulut.

5 dari 5 halaman

Pola Makan Tidak Seimbang

Ilustrasi makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E./copyright freepik.com/jcomp

Asupan nutrisi berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit. Pola makan yang buruk menyebabkan tidak terpenuhinya vitamin dan antioksidan yang diperlukan tubuh. Sebaliknya, konsumsi makanan dengan kadar gula dan lemak yang tinggi juga memicu peradangan dan pemecahan pada kolagen. Sehingga, diperlukan nutrisi yang seimbang dengan rutin mengonsumsi vitamin C dan vitamin E, seperti yang terdapat pada brokoli, alpukat, dan kacang almond untuk membantu mencegah penuaan dini. 

Sahabat Fimela, smile line adalah garis wajah yang normal dan menjadi jejak kebahagiaan serta tawa dalam hidup kita. Meskipun dapat terbentuk karena faktor genetik, terdapat berbagai cara untuk menghambat kemunculan smile line. Dengan menerapkan gaya hidup seimbang dan perawatan kulit yang rutin, maka kesehatan kulit akan tetap terjaga. Jadi, jangan ragu untuk terus tersenyum dan mengekspresikan momen bahagiamu.