Pinggan Smaraṇa, Peranti Saji Apik Karya Didiet Maulana yang Hadirkan Sentuhan Royal di Meja Makan

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 19 Februari 2026, 13:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Desain dan tampilan peranti saji atau peralatan makan ternyata bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga berpengaruh pada pengalaman menyantap hidangan. Sejumlah studi psikologi lingkungan menunjukkan bahwa warna, tekstur, hingga detail visual pada piring dan mangkuk dapat memengaruhi persepsi rasa serta meningkatkan kenikmatan makan.

Psikolog menilai, elemen visual bernuansa hangat dan harmonis mampu membangun suasana emosional yang lebih positif, sehingga momen makan terasa lebih intim dan berkesan. Dalam konteks ini, peranti saji menjadi bagian dari pengalaman multisensori yang memperkaya kebersamaan.

Semangat tersebut dihadirkan oleh IKAT Indonesia by Didiet Maulana melalui kolaborasi bersama ZEN Tableware. Kolaborasi ini melahirkan koleksi peranti saji heritage bertajuk “Pinggan Smaraṇa”, rangkaian tableware yang terdiri dari dinner plate, salad plate, bowl, hingga tea set, yang memadukan nilai tradisi, kepekaan desain, dan fungsi modern.

Melalui koleksi ini, IKAT Indonesia menghadirkan pengalaman visual baru dalam keseharian. Pinggan Smaraṇa dirancang untuk menemani berbagai momen hidup, menjadikan setiap sajian tidak hanya sebagai hidangan, tetapi juga sebagai bagian dari cerita dan perayaan kebersamaan.

 

What's On Fimela
Dari peranti saji yang apik, Didiet Maulana hadirkan kehangatan senja Nusantara di meja makan (IKAT Indonesia)
2 dari 3 halaman

Inspirasi Hangat dari Senja Nusantara

Dari peranti saji yang apik, Didiet Maulana hadirkan kehangatan senja Nusantara di meja makan (IKAT Indonesia)

Koleksi ini menjadi wujud nyata visi IKAT Indonesia dalam merangkul kekayaan budaya Nusantara dan menerjemahkannya secara berkelanjutan ke dalam konteks gaya hidup modern. Lewat kolaborasi lintas industri tersebut, inspirasi Nusantara dihadirkan dalam produk lifestyle yang dirancang dengan kepekaan desain, ketelitian produksi, serta penghormatan terhadap nilai budaya.

Pinggan Smaraṇa terinspirasi dari kehangatan matahari terbit dan terbenam di tepi pantai Nusantara. Momen tersebut menghadirkan bisikan lembut akan keindahan alam Indonesia saat warna senja perlahan larut dalam malam yang hangat, menciptakan penghayatan yang menenangkan jiwa.

Inspirasi itu diterjemahkan dalam koleksi fine porcelain dengan palet warna elegan bernuansa hangat, meliputi gradasi lavender, turquoise, cokelat, abu-abu, serta sentuhan emas yang halus. Perpaduan warna ini menghadirkan suasana damai dan anggun dalam setiap momen kebersamaan.

 

3 dari 3 halaman

Jembatan Tradisi dan Modernitas

Dari peranti saji yang apik, Didiet Maulana hadirkan kehangatan senja Nusantara di meja makan (IKAT Indonesia)

Pinggan Smaraṇa hadir dalam dua pilihan desain motif, yaitu Burgundy dan Deep Blue. Keduanya dirancang untuk menghadirkan karakter berbeda namun tetap harmonis—Burgundy memancarkan kehangatan dan kemewahan, sementara Deep Blue menawarkan kesan tenang dan reflektif.

Melalui Pinggan Smaraṇa, IKAT Indonesia by Didiet Maulana dan ZEN Tableware menegaskan bahwa peranti saji bukan sekadar pelengkap meja makan. Ia adalah medium yang menjembatani tradisi dan modernitas, memperkaya pengalaman bersantap, serta menghadirkan sentuhan budaya yang elegan dalam setiap kebersamaan.