Sukses

Lifestyle

Menutup Hari Tanpa Stres, Kenalan dengan Ritual End of Day Closure

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Ritual End-of-Day Closure atau biasa dikenal dengan Ritual Menutup Hari adalah kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dengan mudah dan telah banyak direkomendasikan untuk menjaga kesehatan mental dan produktivitas. Dilansir dari SimplyPsychology.org, ritual ini membantu memberi sinyal kepada otak bahwa hari kerja telah selesai, sehingga pikiran lebih tenang dan kualitas istirahat meningkat. Dengan durasi sekitar lima menit, Ritual Menutup Hari bisa menjadi solusi efektif untuk menutup hari.

Salah satu alasan utama Ritual Menutup Hari disarankan adalah karena otak manusia cenderung terus memikirkan berbagai tugas yang belum selesai. Ritual ini membantu menciptakan batas mental antara waktu produktif dan waktu istirahat. Sehingga stres berkurang dan otak tidak terus daftar pekerjaan.

Selain itu, Ritual Menutup Hari juga dapat membuat seseorang merasa lebih terkendali. Meski hari terasa padat, orang tersebut tetap bisa menyadari apa yang sudah dikerjakan dan apa yang dapat dilanjutkan esok hari.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Kesalahan paling umum adalah menutup hari tanpa melakukan refleksi diri. Banyak orang langsung berhenti bekerja ketika merasa lelah tanpa memberi sinyal apapun pada otak bahwa hari sudah selesai. Kesalahan lainnya adalah memaksakan diri untuk menyelesaikan tugas di waktu istirahat.  Hal ini justru dapat memicu stres dan membuat batas antara jam kerja dan jam istirahat semakin tidak jelas.

Menjadikan Ritual End-of-Day Closure sebagai beban aktivitas dan menganggapnya rumit juga merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Ritual penutup hari seharusnya bersifat sederhana dan konsisten. Ketika ritual terasa melelahkan atau terasa seperti pekerjaan tambahan, efektivitasnya dalam menurunkan stres justru bisa berkurang. Selain itu, tidak adanya elemen pendukung juga sering membuat ritual ini tidak berjalan berkelanjutan.

Lingkungan kerja yang berantakan, notifikasi yang terus aktif, atau kebiasaan multitasking dapat menghambat proses transisi dari jam kerja ke jam istirahat. Oleh karena itu, elemen pendukung seperti pengaturan ruang kerja, penjadwalan waktu, serta kebiasaan penutup yang konsisten berperan penting untuk membantu otak mengenali kebiasaan baru ini.

Step by Step untuk Menyelesaikan Hari

Sahabat Fimela dapat melakukan Ritual Menutup Hari dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Matikan dan Jauhkan Alat Elektronik dari Jangkauan

Akhiri hari dengan mematikan notifikasi kerja dan alat elektronik yang digunakan. Ini dapat menjadi sinyal awal untuk otak bahwa waktu kerja telah usai.

2. Monitor Kegiatan Hari Tersebut

Luangkan waktu sejenak untuk meninjau kembali aktivitas apa saja yang telah dikerjakan sepanjang hari. Proses ini membantu meningkatkan kesadaran atas progres yang dicapai.

3. Catat Daftar Pekerjaan dan Buat Prioritas Rencana

Pekerjaan yang belum diselesaikan sebaiknya dicatat dan diurutkan berdasarkan prioritas untuk hari berikutnya. Dengan begitu, pikiran tidak terbebani oleh tugas yang belum selesai.

4. Bereskan Meja Kerja

Merapikan area kerja dapat membantu menciptakan batas jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi. Lingkungan kerja yang tertata rapi dapat meningkatkan tingkat fokus saat memulai aktivitas.

5. Lakukan Kebiasaan Sederhana sebagai Sinyal Berhenti Kerja

Akhiri hari dengan satu kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten seperti melakukan peregangan ringan, minum air putih, dan merapikan kursi kerja. Kebiasaan ini berfungsi sebagai sinyal yang menandakan bahwa hari telah usai.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading