Pengalaman Meracik Parfum dengan Aroma Khas Indonesia di Toko Atsiri PIM 5

Siti Nur ArishaDiterbitkan 02 April 2026, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Eksplorasi aroma kini tidak lagi sekadar memilih wangi favorit, tapi menjadi pengalaman yang lebih personal. Brand aromatik lokal ATSIRI resmi membuka toko terbarunya di Pondok Indah Mall 5 dengan konsep multisensori yang mengajak pengunjung mengenal parfum dari proses hingga karakter aromanya.

Berlokasi di kawasan gaya hidup yang dinamis, kehadiran ATSIRI terasa relevan dengan rutinitas urban yang padat. Toko ini dirancang sebagai ruang eksplorasi yang memungkinkan pengunjung memahami dan menemukan aroma yang sesuai dengan suasana hati, karakter, hingga preferensi personal.

Tak hanya menghadirkan produk, ATSIRI juga membawa pengalaman yang lebih dekat dan interaktif. Melalui Fragrance Bar di area utama toko, pengunjung dapat meracik parfum sendiri dari berbagai pilihan minyak atsiri. Setiap racikan dilengkapi panduan yang diperbarui secara berkala, sehingga pengalaman yang ditawarkan selalu terasa baru dan lebih personal di setiap kunjungan.

2 dari 3 halaman

Ruang Eksplorasi Aroma yang Interaktif

Masuk ke dalam toko ATSIRI di PIM 5, pengunjung akan disambut dengan berbagai pilihan aroma yang bisa langsung dicoba. Mulai dari yang segar, floral, hingga warm dan earthy, semuanya dirancang untuk membantu kamu menemukan scent yang paling sesuai dengan kepribadian. (foto/dok: atsiri/apiktektura)

Masuk ke dalam toko ATSIRI di PIM 5, pengunjung akan disambut dengan berbagai pilihan aroma yang bisa langsung dicoba. Mulai dari yang segar, floral, hingga warm dan earthy, semuanya dirancang untuk membantu kamu menemukan scent yang paling sesuai dengan kepribadian.

Fragrance Bar menjadi daya tarik utama. Di sini, kamu bisa bereksperimen mencampur berbagai essential oil hingga menemukan komposisi yang pas. Proses ini bukan hanya seru, tapi juga memberi sensasi memiliki parfum yang truly personal—bukan sekadar mengikuti tren.

Selain parfum, ATSIRI juga menghadirkan rangkaian produk aromatik lain seperti reed diffuser hingga hampers yang bisa dipersonalisasi. Semuanya dirancang untuk memperkaya ritual sehari-hari, baik untuk diri sendiri maupun sebagai thoughtful gift.

Berakar dari Warisan Aromatik Indonesia

Perjalanan ATSIRI berawal dari revitalisasi pabrik Citronella bersejarah tahun 1963 di Tawangmangu oleh Rumah Atsiri Indonesia. Dari sebuah bangunan yang sempat terbengkalai, kini berkembang menjadi pusat aromatic wellness yang menggabungkan riset, edukasi, dan pengalaman berbasis botani Indonesia.

Cerita inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam setiap produk ATSIRI. Tidak hanya fokus pada wangi yang menyenangkan, tetapi juga mengangkat kekayaan alam Indonesia sebagai identitas utama. Kehadiran toko di Jakarta menjadi langkah penting untuk membawa narasi ini ke audiens yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisi ATSIRI di pasar global.

3 dari 3 halaman

Parfum Lokal dengan Karakter yang Unik

Salah satu daya tarik utama ATSIRI adalah pendekatannya dalam menciptakan parfum. Alih-alih mengikuti formula mainstream, ATSIRI mengandalkan minyak atsiri lokal seperti sereh, nilam, cendana, hingga berbagai bunga tropis yang memberikan karakter khas Indonesia. (foto/dok: atsiri/apiktektura)

Salah satu daya tarik utama ATSIRI adalah pendekatannya dalam menciptakan parfum. Alih-alih mengikuti formula mainstream, ATSIRI mengandalkan minyak atsiri lokal seperti sereh, nilam, cendana, hingga berbagai bunga tropis yang memberikan karakter khas Indonesia.

Aroma yang dihasilkan terasa lebih hidup, hangat, dan memiliki kedalaman. Cocok untuk Sahabat Fimela yang ingin tampil beda dengan scent yang tidak pasaran, sekaligus punya cerita di balik setiap semprotan.

Parfum ATSIRI juga cenderung versatile—bisa digunakan untuk berbagai momen, dari aktivitas santai hingga acara spesial. Ini membuatnya jadi pilihan menarik bagi pecinta fragrance yang ingin sesuatu yang lebih personal dan autentik.

Menggabungkan Seni dan Aroma dalam Satu Ruang

Peresmian toko ini dikemas dalam konsep “A(R)TSIRI”, yang menegaskan hubungan antara seni dan aroma sebagai medium ekspresi. Pembukaan toko ditandai dengan pertunjukan tari kontemporer oleh Sekar Tri Kusuma yang memvisualisasikan perjalanan aroma Indonesia melalui gerak tubuh yang artistik.

Lewat konsep ini, ATSIRI ingin menunjukkan bahwa aroma bukan hanya tentang wangi, tetapi juga tentang pengalaman, emosi, dan cerita yang melekat di dalamnya.

Dengan hadirnya toko di PIM 5, ATSIRI mengajak lebih banyak orang untuk melihat parfum dari perspektif baru—sebagai bagian dari gaya hidup mindful yang merayakan keindahan alam dan budaya Indonesia dalam bentuk yang lebih modern dan relevan. Apabila Sahabat Fimela sedang berada di PIM 5, kamu bisa banget untuk mampir mencoba DIY FRAGRANCE di ATSIRI sesuai personality kamu dengan berbagai pilihan aroma. 

Penulis: Siti Nur Arisha