Sukses

Beauty

Sedang Mengalami Kulit Breakout? Kenali 7 Cara Merawat Wajah Berjerawat agar Tidak Semakin Parah

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, jerawat bisa muncul kapan saja—tidak hanya pada masa remaja. Faktor yang memengaruhi kondisi ini sangat beragam, mulai dari produksi minyak berlebih, gaya hidup, kebiasaan menyentuh wajah, stres, hingga perubahan hormon. Karena itu, kulit yang sedang berjerawat perlu dirawat secara hati-hati dan tidak sembarangan memilih produk.

Kesalahan kecil dalam perawatan, seperti menggosok wajah terlalu keras, memakai produk berlapis-lapis yang tidak cocok, atau terlalu sering cuci muka, justru dapat memperparah jerawat. Padahal agar jerawat cepat membaik, kulit tetap membutuhkan kelembapan, perlindungan, dan bahan aktif yang sesuai.

Dilansir dari Henry Ford Health, jerawat terjadi ketika pori tersumbat minyak dan sel kulit mati, kemudian menimbulkan respons peradangan. Maka, fokus utama dalam merawat kulit berjerawat adalah menjaga kebersihan, mengontrol minyak, serta mengurangi iritasi tambahan. Berikut panduan lengkap yang dianjurkan ahli dermatologi, yuk simak penjelasannya Sahabat Fimela!

1. Bersihkan Wajah Dua Kali Sehari

Cuci wajah pagi dan malam menggunakan cleanser yang lembut atau mengandung bahan aktif seperti salicylic acid dan benzoyl peroxide. Membersihkan wajah terlalu sering justru menghilangkan minyak alami kulit dan membuat jerawat makin meradang.

Tips tambahan: gunakan eksfoliasi ringan hanya 1–2 kali seminggu untuk bantu mengangkat sel kulit mati.

2. Pilih Bahan Aktif yang Tepat

Jenis bahan aktif yang digunakan tergantung masalah kulit dan tingkat keparahan jerawat. Beberapa yang direkomendasikan ahli:

  • Benzoyl Peroxide: mengurangi bakteri penyebab jerawat
  • Salicylic Acid: membantu membuka pori tersumbat
  • Adapalene & Retinol: mempercepat regenerasi kulit dan cegah jerawat baruGunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan adapalene/retinol di malam hari untuk hasil optimal.

3. Selalu Pakai Sunscreen

Banyak produk anti-jerawat membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari. Karena itu penggunaan sunscreen menjadi wajib setiap hari. Pilih sunscreen oil-free dan noncomedogenic agar tidak menyumbat pori dan membantu mencegah bekas jerawat menggelap.

4. Jangan Lewatkan Moisturizer

Meski kulit berminyak, jerawat butuh kelembapan untuk menjaga skin barrier tetap kuat. Pilih moisturizer ringan yang noncomedogenic supaya tidak memperparah produksi minyak dan risiko breakout.

5. Hindari Mengelupas Kulit Secara Berlebihan

Terlalu sering scrubbing atau memakai exfoliant keras membuat kulit iritasi dan memicu jerawat baru. Rawat kulit secara lembut, cukup perlahan dan konsisten.

6. Kurangi Pemakaian Makeup Berat

Makeup yang terlalu tebal dapat menyumbat pori dan memperparah jerawat—terutama foundation berbahan minyak. Biarkan kulit kamu bernapas. Bila memakai makeup, pilih produk noncomedogenic, oil free dan selalu bersihkan hingga tuntas.

7. Jangan Pernah Memencet Jerawat

Memencet jerawat hanya membuat peradangan menyebar ke area sekitar, membuka risiko infeksi, luka, dan bekas bopeng lebih dalam. Biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya ditemani perawatan yang tepat.

Konsisten Adalah Kunci Pemulihan Jerawat

Rutinitas perawatan jerawat tidak memberikan hasil instan. Dibutuhkan waktu 6–12 minggu untuk melihat perubahan yang nyata. Jika kondisi jerawat membandel, terasa sakit, atau meninggalkan bekas parah, segera konsultasi dengan dermatologist untuk perawatan lebih intensif seperti peeling, laser, atau obat resep.

Merawat kulit berjerawat adalah proses yang membutuhkan kesabaran. Dengan pilihan produk yang tepat dan rutinitas yang konsisten, kulit akan kembali pulih dan tampak lebih sehat dari waktu ke waktu.

Penulis: Siti Nur Arisha

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading