Proyek Rahasia yang Terjawab, Ratu Aulia Gandeng Eloi Coco Luncurkan Parfum Bloomin in the Dark

Nabila MecadinisaDiterbitkan 23 April 2026, 11:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Setelah berminggu-minggu menjadi perbincangan hangat di media sosial, misteri di balik proyek fragrance milik Ratu Aulia akhirnya terungkap. Kreator yang dikenal luas melalui konten dance viral di TikTok ini resmi mengumumkan kolaborasinya dengan Eloi Coco, sebuah perusahaan parfum Indonesia yang telah berpengalaman lebih dari empat dekade di industri fragrance.Sebelumnya, publik dibuat penasaran dengan perubahan arah konten Ratu Aulia yang dinilai lebih estetis, clean, dan misterius.

Berbagai spekulasi pun bermunculan, termasuk dugaan bahwa ia tengah mempersiapkan peluncuran parfum. Sejumlah brand lokal seperti HMNS, Saff & Co, Mykonos, hingga Velixir sempat disebut-sebut sebagai calon partner. Namun, pengumuman resmi justru menghadirkan kejutan karena pilihan Ratu jatuh pada Eloi Coco, brand yang dikenal sebagai pemain lama di balik layar industri parfum nasional.Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis yang menunjukkan keseriusan Ratu Aulia dalam memasuki industri beauty, khususnya fragrance. Dengan pengalaman panjang dalam produksi parfum, Eloi Coco dianggap memiliki kapabilitas kuat dalam menghadirkan kualitas aroma sekaligus eksekusi produk yang berstandar tinggi.

 

2 dari 3 halaman

Parfum yang mengusung filosofi tentang proses bertumbuh

Ratu Aulia gandeng Eloi Coco luncurkan parfum Bloomin in the Dark.

Produk perdana dari kolaborasi ini diberi nama “Blooming in the Dark”, sebuah parfum yang mengusung filosofi tentang proses bertumbuh dan menemukan potensi diri, bahkan dalam kondisi yang tidak selalu ideal. Konsep ini sejalan dengan perjalanan karier Ratu Aulia yang terus berkembang dari kreator digital menjadi figur publik yang mengeksplorasi berbagai bidang, mulai dari hiburan hingga bisnis.Dari sisi komposisi aroma, Blooming in the Dark menghadirkan karakter floral yang berbeda dari kebanyakan parfum sejenis. Menggunakan Bulgarian Rose sebagai salah satu bahan utama, parfum ini menawarkan perpaduan aroma yang bold dan elegan.

Sensasi awal dibuka dengan kesegaran bergamot, kemudian berkembang menjadi aroma mawar yang feminin, dan diakhiri dengan sentuhan hangat dari amber, musk, serta tonka bean yang memberikan kesan mendalam sekaligus tahan lama.Tidak hanya dari sisi aroma, keunikan produk ini juga terlihat pada desain botolnya. Setiap botol dibuat secara handmade dengan teknik splash coating yang diaplikasikan secara manual. Proses ini menghasilkan tampilan visual yang berbeda pada setiap botol, menjadikannya lebih personal dan eksklusif bagi setiap pengguna.

3 dari 3 halaman

Kreator produk yang menghadirkan nilai personal

Ratu Aulia gandeng Eloi Coco luncurkan parfum Bloomin in the Dark.

Peluncuran Blooming in the Dark menandai fase baru dalam perjalanan karier Ratu Aulia. Ia tidak lagi hanya dikenal sebagai kreator konten, tetapi juga sebagai kreator produk yang menghadirkan nilai personal melalui karya yang lebih tangible.Muhammad Bobby, selaku Manager Ratu Aulia, menyampaikan bahwa proyek ini telah dipersiapkan secara matang dalam jangka waktu yang tidak singkat. “Kami melihat bahwa Ratu memiliki visi yang kuat untuk menciptakan sesuatu yang bukan hanya relevan secara tren, tetapi juga memiliki makna. Pemilihan Eloi Coco bukan tanpa alasan, kami membutuhkan partner yang memiliki pengalaman dan kualitas produksi yang sudah teruji.

Blooming in the Dark adalah representasi dari perjalanan personal Ratu, sekaligus bentuk komitmen kami untuk menghadirkan produk yang bisa memberikan pengalaman emosional bagi para pengguna,” ujar Muhammad Bobby.Dengan antusiasme publik yang telah terbangun sejak fase spekulasi, Blooming in the Dark diproyeksikan menjadi salah satu produk fragrance lokal yang akan banyak dibicarakan tahun ini. Ke depan, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi Ratu Aulia untuk terus mengembangkan lini produk di industri beauty dan lifestyle yang semakin kompetitif

Tag Terkait