Di Balik Pilihan Ratu Aulia, Ini Alasan Menggandeng Eloi Coco dalam Proyek Parfum “Blooming in the Dark”

Nabila MecadinisaDiterbitkan 24 April 2026, 11:25 WIB

Fimela.com, Jakarta - Keputusan Ratu Aulia menggandeng Eloi Coco dalam proyek parfum perdananya menjadi sorotan publik sekaligus memunculkan rasa penasaran. Setelah sebelumnya ramai spekulasi di media sosial yang menyebut berbagai brand parfum lokal populer, pengumuman resmi kolaborasi ini justru menghadirkan perspektif baru mengenai arah strategi yang diambil Ratu dalam mengembangkan produknya.Eloi Coco bukanlah nama yang asing di kalangan pelaku industri fragrance. Perusahaan ini telah berdiri lebih dari 40 tahun dan dikenal sebagai salah satu pemain berpengalaman di industri parfum Indonesia. Tidak hanya menghadirkan produk dengan nama sendiri, Eloi Coco juga memiliki rekam jejak sebagai produsen di balik berbagai brand parfum besar di Tanah Air. Posisi ini menjadikan Eloi Coco sebagai salah satu kekuatan penting di balik layar industri fragrance nasional.Dengan pengalaman panjang tersebut, Eloi Coco dinilai memiliki kapabilitas komprehensif, mulai dari pengembangan aroma, proses produksi, hingga pemahaman mendalam terhadap tren dan preferensi pasar. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan Ratu Aulia dalam memilih partner kolaborasi.

Berbeda dari kolaborasi yang sekadar mengedepankan aspek branding, proyek parfum bertajuk “Blooming in the Dark” ini disebut melibatkan Ratu Aulia secara aktif dalam proses kreatif. Parfum ini mengusung filosofi tentang ketangguhan dan kemampuan untuk tetap berkembang di tengah situasi yang tidak selalu ideal, sebuah narasi yang merefleksikan perjalanan karier Ratu itu sendiri.Dari sisi komposisi, Blooming in the Dark menghadirkan karakter aroma floral yang lebih berani dan berlapis. Penggunaan Bulgarian Rose sebagai salah satu bahan utama memberikan kesan elegan dan kaya, sementara pembukaan dengan bergamot menghadirkan kesegaran yang ringan. Aroma tersebut kemudian berkembang menjadi sentuhan mawar yang feminin, sebelum ditutup dengan nuansa hangat dari amber, musk, dan tonka bean yang memberikan kedalaman sekaligus daya tahan yang lebih lama.

2 dari 3 halaman

Botol parfum ini dibuat melalui proses handcrafted

Keputusan Ratu Aulia menggandeng Eloi Coco dalam proyek parfum perdananya menjadi sorotan publik sekaligus memunculkan rasa penasaran.

Tak hanya unggul dari sisi aroma, perhatian terhadap detail juga terlihat pada desain kemasan. Botol parfum ini dibuat melalui proses handcrafted dengan teknik splash coating yang diaplikasikan secara manual. Setiap botol memiliki pola visual yang unik, menciptakan kesan eksklusif sekaligus personal bagi setiap pengguna.Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan karier Ratu Aulia, dari seorang kreator konten digital menjadi kreator produk yang mengedepankan kualitas dan storytelling.

Kolaborasi dengan Eloi Coco menunjukkan bahwa proyek ini tidak hanya berorientasi pada tren, tetapi juga dibangun di atas fondasi pengalaman dan keahlian industri yang kuat.Muhammad Bobby, selaku Manager Ratu Aulia, menegaskan bahwa pemilihan partner dalam proyek ini dilakukan melalui pertimbangan matang. “Sejak awal, kami ingin memastikan bahwa produk yang dihasilkan bukan hanya menarik secara konsep, tetapi juga memiliki kualitas yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Eloi Coco memiliki pengalaman panjang sebagai produsen parfum, termasuk di balik banyak brand besar. Hal ini memberikan kepercayaan bagi kami untuk mengembangkan produk secara lebih serius. Ratu juga terlibat langsung dalam proses kreatif agar parfum ini benar-benar merepresentasikan value dan cerita yang ingin ia sampaikan,” ujar Muhammad Bobby.

3 dari 3 halaman

Bagian dari eksplorasi kreatif yang lebih persona

Keputusan Ratu Aulia menggandeng Eloi Coco dalam proyek parfum perdananya menjadi sorotan publik sekaligus memunculkan rasa penasaran.

Sementara itu, Ratu Aulia menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini merupakan bagian dari eksplorasi kreatif yang lebih personal. “Aku ingin parfum ini bukan sekadar produk, tapi sesuatu yang punya cerita dan bisa terhubung secara emosional dengan orang yang memakainya. Blooming in the Dark menggambarkan perjalanan untuk tetap bertumbuh, bahkan di fase yang tidak selalu mudah. Itu adalah sesuatu yang sangat dekat dengan aku, dan aku ingin membagikan rasa itu lewat karya ini,” ungkap Ratu Aulia.Dengan pendekatan yang menggabungkan kekuatan personal branding dan pengalaman industri, Blooming in the Dark dipandang sebagai langkah strategis yang berpotensi memperkuat posisi Ratu Aulia di industri lifestyle dan beauty. Ke depan, publik pun menantikan apakah kolaborasi ini akan menjadi awal dari lini produk fragrance yang lebih luas dari Ratu Aulia.