Fimela.com, Jakarta - Jisoo kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri Festival Film Internasional Cannes 2026. Di tengah kontroversi yang sempat menyeret namanya, ia tampil anggun bak putri Disney mengenakan ball gown yang memukau.
Aktris sekaligus idol K-pop tersebut menerima penghargaan Rising Star dari Madame Figaro pada Kamis, 23 April 2026. Penghargaan ini diberikan atas kiprahnya di dunia akting, termasuk perannya dalam drama Boyfriend on Demand. Pencapaian ini menjadikan Jisoo sebagai artis Asia pertama yang meraih gelar Rising Star tersebut.
Penampilannya malam itu semakin menawan dengan gaun dari Miss Sohee koleksi Spring 2026 Couture. Gaun strapless bernuansa beige, emas, dan peach tersebut dilengkapi detail lace di bagian korset, aksen peplum di pinggang, serta rok tulle mengembang yang memberi kesan dramatis.
Sebagai pelengkap, Jisoo mengenakan perhiasan dari Cartier, yang juga menunjuknya sebagai duta global. Ia tampil dengan anting, cincin, dan gelang seri Grain De Café, dengan total nilai mencapai sekitar Rp3,4 miliar.
Riasan wajahnya dibuat segar dengan sentuhan blush on pink dan lipstik glossy senada. Rambutnya ditata setengah terikat dengan poni belah dua yang membingkai wajah, memperkuat kesan elegan dan feminin.
Tanggapan Pihak Kuasa Hukum
Di tengah sorotan tersebut, tim kuasa hukum dari agensi BLISSOO juga angkat bicara terkait isu yang beredar. Perwakilan hukum dari firma Kim & Chang menyayangkan penyebaran informasi yang dianggap tidak akurat dan merugikan reputasi sang artis.
Mereka menegaskan bahwa banyak informasi yang beredar masih berupa spekulasi, bahkan sebagian merupakan klaim yang tidak benar. Disebutkan pula bahwa Jisoo telah hidup mandiri sejak usia muda sebagai trainee dan tidak terlibat dalam urusan pribadi pihak lain, termasuk isu yang menyeret keluarganya.
Pro dan Kontra di Publik
Terlepas dari penampilannya yang memukau, penghargaan yang diterima Jisoo memicu beragam reaksi. Sebagian penggemar memuji pencapaian internasionalnya yang terus meningkat, sementara pihak lain mempertanyakan keputusan tersebut, mengingat masih banyak aktris Korea dengan pengalaman akting yang lebih panjang.
Kritik bahkan berkembang menjadi spekulasi soal kemungkinan adanya faktor koneksi industri di balik kemenangan tersebut, meski tuduhan ini tidak memiliki bukti yang jelas.
Di sisi lain, para pendukung Jisoo membela bahwa penghargaan Rising Star memang ditujukan bagi figur global yang sedang naik daun, bukan semata-mata berdasarkan panjangnya karier. Mereka menilai Jisoo layak mendapat pengakuan atas pengaruh dan ekspansinya di dunia hiburan, baik sebagai musisi maupun aktris.
Penghargaan ini sendiri diterima di tengah kasus hukum yang melibatkan kakak laki-lakinya. Melalui pernyataan resmi, pihak agensi kembali menegaskan bahwa Jisoo tidak memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.