Fimela.com, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kecantikan Korea tidak hanya dikenal lewat tren glass skin atau rutinitas skincare berlapis. Di balik popularitas K-Beauty, terdapat berbagai bahan alami yang telah digunakan selama ratusan tahun dan kini kembali mendapat perhatian global karena manfaatnya yang didukung penelitian modern.
Salah satu bahan yang sedang banyak dibicarakan adalah Korean Heartleaf atau Houttuynia cordata. Jika Anda termasuk pencinta skincare Korea, nama ini mungkin sudah tidak asing lagi. Heartleaf menjadi salah satu kandungan yang banyak ditemukan dalam toner, serum, hingga sheet mask yang ditujukan untuk kulit sensitif dan rentan berjerawat.
Namun, popularitas Heartleaf ternyata bukan sekadar tren sesaat. Houttuynia cordata merupakan tanaman herbal yang tumbuh di berbagai negara Asia Timur, termasuk Korea, Jepang, China, dan Vietnam. Dalam pengobatan tradisional Asia, tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad sebagai bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Di Korea, Heartleaf dikenal sebagai tanaman yang memiliki sifat menenangkan dan sering dimanfaatkan dalam berbagai produk perawatan kulit karena kandungan antioksidan dan antiinflamasinya yang tinggi.
Sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional menunjukkan bahwa ekstrak Houttuynia cordata mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan kuat. Senyawa tersebut membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif akibat paparan radikal bebas dan polusi lingkungan.
Bagi kulit, paparan polusi, sinar UV, dan radikal bebas diketahui dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kulit kusam, hiperpigmentasi, hingga menurunnya fungsi skin barrier. Karena itulah Heartleaf semakin banyak digunakan dalam formulasi skincare modern yang berfokus pada perlindungan kulit dan penguatan skin barrier.
Tidak Hanya untuk Skincare
Menariknya, penggunaan Heartleaf tidak terbatas pada produk perawatan kulit.
Di beberapa negara Asia, tanaman ini juga dikonsumsi sebagai teh herbal maupun bahan makanan tradisional. Seiring berkembangnya konsep beauty-from-within, Heartleaf mulai dilirik sebagai bahan yang berpotensi mendukung kesehatan kulit dari dalam tubuh.
Konsep ini didasarkan pada pemahaman bahwa kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi oleh produk yang diaplikasikan dari luar, tetapi juga oleh asupan nutrisi dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Menurut dr. Chintya Tedjaatmadja, dokter spesialis gizi klinik, Korean Heartleaf kaya akan flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas, menjaga skin barrier, serta membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat.
"Definisi kulit sehat tidak hanya glowing dan putih. Kulit juga harus memiliki skin barrier yang kuat, kelembapan yang seimbang, dan tidak mudah mengalami iritasi," jelasnya.
Kombinasi kandungan tersebut membuat Heartleaf sering dikaitkan dengan upaya menjaga kesehatan kulit sekaligus mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.
Ketika Tren Beauty-from-Within Semakin Diminati
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kecantikan dari dalam tubuh mendorong lahirnya berbagai inovasi baru di industri wellness.
Salah satunya adalah WYCE, minuman kolagen yang menjadikan Korean Heartleaf sebagai salah satu bahan unggulannya. Produk ini diperkenalkan oleh PT Louis Renzo Cosmindo sebagai bagian dari tren beauty-from-within yang kini semakin berkembang di Indonesia.
Berbeda dengan kebanyakan minuman kolagen, WYCE mengombinasikan Korean Heartleaf dengan berbagai bahan pendukung lain yang dirancang untuk membantu menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Founder dan CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, melihat adanya perubahan cara pandang masyarakat terhadap kecantikan.
"Selama ini pendekatan yang dilakukan cenderung berfokus dari luar, padahal akar dari kulit yang sehat berasal dari dalam tubuh. Kami ingin menghadirkan solusi yang menggabungkan inovasi bahan premium Korea dengan formulasi berbasis sains sehingga manfaatnya lebih menyeluruh," ujarnya.
Selain mengandalkan Korean Heartleaf, WYCE juga mengusung konsep #GutHealthGoodSkin dengan menambahkan psyllium husk dan inulin untuk mendukung kesehatan pencernaan. Pendekatan ini sejalan dengan konsep gut-skin axis yang saat ini banyak dibahas dalam dunia kesehatan, yaitu hubungan antara kondisi saluran cerna dan kesehatan kulit.
Di tengah meningkatnya paparan polusi, stres, dan gaya hidup modern yang serba cepat, kebutuhan akan perlindungan kulit tidak lagi hanya datang dari skincare yang digunakan setiap hari. Banyak orang mulai mencari cara yang lebih holistik untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam maupun luar tubuh.
Mungkin itulah alasan mengapa Korean Heartleaf kini menjadi salah satu bahan alami yang paling banyak diperbincangkan dalam dunia beauty dan wellness. Dari tanaman herbal tradisional hingga menjadi bagian dari inovasi kecantikan modern, Heartleaf menunjukkan bahwa tren terbaik sering kali berawal dari kearifan alam yang telah digunakan selama berabad-abad.