Cara Praktis Membuat Nagasari Pisang Takaran Gelas, Kenyal dan Wangi

Shani Ramadhan RasyidDiterbitkan 09 Juni 2026, 12:19 WIB

Fimela.com, Jakarta - Nagasari pisang termasuk jajanan pasar klasik yang tak pernah sepi penggemar. Teksturnya lembut cenderung kenyal, berpadu rasa manis-gurih, dan wangi khas dari daun pisang yang membungkusnya. Irisan pisang di bagian tengah menjadi ciri utama, sehingga nagasari juga kerap disebut kue pisang.

Bagi kamu yang ingin mencoba membuatnya di rumah, nagasari pisang takaran gelas adalah metode yang ramah pemula. Pendekatan ini membantu menjaga konsistensi hasil—matang merata, lembut, dan tidak mudah hancur. Perbandingan bahan yang umum digunakan mudah diingat: 1:1:1/5 untuk tepung beras, santan, dan gula. Kue ini sering hadir di berbagai acara keluarga dan hajatan, menjadi bagian kuliner Nusantara yang lestari dari generasi ke generasi.

Untuk hasil terbaik, pilih pisang raja atau pisang kepok yang matang agar rasa manis dan aromanya kuat. Daun pisang segar yang bersih akan menambah wangi alami saat dikukus.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Bahan Utama dan Ukuran dengan Takaran Gelas

  • Pisang: 3 hingga 5 buah pisang matang (pisang raja atau kepok sangat direkomendasikan), atau 1 sisir pisang raja/kepok untuk porsi lebih besar.
  • Tepung beras: 2 gelas (sekitar 200 gram), atau 5 gelas untuk porsi lebih banyak.
  • Tepung tapioka: 4 sendok makan (opsional, untuk tekstur lebih kenyal).
  • Gula pasir: 1/2 gelas (sekitar 100 gram), atau 1 gelas.
  • Santan: 3 gelas santan ukuran sedang (sekitar 600 ml), atau 5 gelas santan kental.
  • Garam: 1/2 sendok teh hingga 1 sendok teh.
  • Minyak goreng: 2 sendok makan atau secukupnya.
  • Daun pisang: Secukupnya, potong sekitar 20x20 cm untuk membungkus adonan.
  • Daun pandan: 2 lembar, simpulkan (opsional, untuk aroma).
  • Tusuk gigi: Secukupnya, untuk mengunci bungkusan (opsional).
3 dari 5 halaman

Langkah Mengolah Adonan hingga Siap Bungkus

  1. Persiapan pisang: Kukus pisang hingga matang, tiriskan, dan dinginkan. Setelah dingin, kupas lalu iris menyerong setebal kurang lebih 1 cm. Sisihkan.
  2. Larutan santan: Campurkan air dan santan kental hingga menjadi santan encer. Bagi larutan santan ke dalam dua wadah sama banyak.
  3. Campuran tepung: Ambil salah satu bagian santan lalu campur dengan tepung beras. Aduk hingga halus dan tidak bergerindil. Jika ingin tekstur lebih kenyal, masukkan 4 sendok makan tepung tapioka.
  4. Memasak adonan dasar: Panaskan bagian santan lainnya di panci dengan api kecil bersama gula pasir, daun pandan (jika digunakan), dan garam. Aduk terus hingga mulai mendidih atau panas merata.
  5. Mengentalkan adonan: Tuang perlahan campuran santan-tepung ke dalam panci berisi santan panas sambil terus diaduk. Masak hingga adonan mengental dan mendidih. Matikan api.
4 dari 5 halaman

Teknik Membungkus dan Mengukus hingga Matang

  1. Siapkan daun pisang ukuran sekitar 20x20 cm. Oles tipis bagian tengah daun dengan sedikit minyak agar adonan tidak lengket.
  2. Ambil 1 sendok makan penuh adonan, letakkan di tengah daun, dan ratakan. Susun 1 irisan pisang di tengah adonan, lalu tutup dengan sedikit adonan lagi di atasnya.
  3. Gulung daun pisang, lipat kedua ujungnya hingga rapi. Jika perlu, kunci dengan tusuk gigi.
  4. Panaskan kukusan. Susun bungkusan nagasari di dalamnya, lalu kukus sekitar 30 menit. Angkat dan biarkan dingin sebelum disajikan.
5 dari 5 halaman

Tips Penting untuk Hasil Kenyal dan Wangi

  • Pemilihan pisang: Gunakan pisang raja atau pisang kepok yang matang agar manis alami dan aromanya kuat, sekaligus tidak mudah hancur saat dikukus.
  • Pengadukan adonan: Pastikan campuran santan dan tepung beras halus tanpa gumpal sebelum dimasak. Proses mengentalkan adonan di atas api kecil hingga mendidih membantu menghasilkan tekstur lembut, padat, dan tidak mudah hancur.
  • Tekstur kenyal: Tambahkan sedikit tepung tapioka atau tepung kanji (4 sendok makan) untuk sensasi lebih kenyal tanpa menghilangkan kelembutan khas nagasari klasik.
  • Lama mengukus: Kukus kurang lebih 30 menit di kukusan yang sudah dipanaskan agar adonan matang merata dan menyatu dengan isian pisang.
  • Takaran gelas: Resep ini bisa dibuat tanpa timbangan. Menggunakan gelas ukur membantu menjaga konsistensi hasil, terutama bagi pemula, dengan panduan perbandingan 1:1:1/5 (tepung beras:santan:gula).
  • Aroma khas: Wangi nagasari terutama berasal dari daun pisang pembungkus. Kamu bisa memperkaya aromanya dengan menambahkan 2 lembar daun pandan yang disimpulkan saat memasak santan.

Itu dia panduan lengkap nagasari pisang takaran gelas—praktis, ekonomis, dan tetap otentik. Disajikan hangat atau suhu ruang, kue basah tradisional ini siap melengkapi momen kumpul keluarga.