Fimela.com, Jakarta - Perjalanan Faza Meonk bersama karakter Si Juki memasuki babak baru. Setelah lahir dari komik pada 2010 dan berkembang menjadi film serta serial, intelektual properti ini disiapkan tampil dalam format art toys di Amazing Toy Show Jakarta 2026. Ajang yang digelar Click Prime International ini dijadwalkan berlangsung di Gandaria City Jakarta pada 18 sampai 21 Juni 2026.
Kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, pada Senin (8/6/2026), Faza Meonk mengenang fase awal lahirnya ikon komik tersebut. “Saya menciptakan karakter Si Juki sejak 2010 dari komik. Sekarang, komik itu sudah terbit lebih dari 70 buku. Kali pertama bikin Si Juki iseng-iseng doang, untuk senang-senang bareng teman sekolah,” kenangnya.
Seiring waktu, Si Juki menembus layar lebar. Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir produksi Falcon Pictures tayang pada 2017 dan meraih lebih dari 600 ribu penonton. Pada 2024, Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet kembali hadir di bioskop, sementara pengembangan IP terus berlanjut hingga ke ranah mainan seni.
Dari Komik 2010 ke Layar Lebar
Selepas sukses di ranah komik, Faza mengembangkan Si Juki ke medium lain. Ia menyebut dua film animasi dan serial yang tersedia di platform digital sebagai bagian dari perjalanan IP yang terus dikembangkan.
“Dari komik, saya mengembangkannya jadi film animasi. Ada dua film animasi di bioskop dan Netflix. Ada juga versi serial Si Juki di platform Disney+. Saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada 2020, saya mulai mengoleksi art toys,” Faza Meonk menyambung.
Pengalaman menonton di bioskop hingga tayang di layanan streaming menjadi penguat posisi Si Juki di ranah hiburan populer. Pada momen yang sama, fase pandemi membuka ketertarikan baru Faza pada art toys yang kemudian memantik eksplorasi bentuk karya berikutnya.
Di kesempatan yang sama, Faza Meonk menyampaikan bahwa respons pasar terhadap Si Juki lintas medium memungkinkannya untuk terus mencari kanal ekspresi baru. Hal ini mengarah pada keputusannya untuk menyiapkan versi art toys yang kini siap dipamerkan untuk publik.
Menyasar Audiens Global Lewat Art Toys
Ketertarikan Faza terhadap art toys bermula ketika ia di rumah saja selama pandemi Covid-19. Saat itu, ia mengoleksi mainan dari jagat sinema Marvel dan mulai memperhatikan elemen desain, tampilan, hingga dimensi. Dari sana, terlintas bayangan menjadikan Si Juki sebagai art toys.
Wacana tersebut juga berangkat dari pengamatan bahwa humor dan kisah lokal Si Juki terkadang tak mudah ditangkap audiens internasional ketika hanya hadir dalam bentuk komik. Format figur koleksi dinilai memberi ruang apresiasi baru yang lebih universal.
“Saya pikir, dengan format art toys Si Juki punya kesempatan untuk merangkul audiens lebih luas. Karenanya tahun 2022 saya mulai dengan bikin art toys Si Juki yang pertama,” Faza Meonk menjelaskan.
Langkah konkret itu menjadi pijakan untuk memperluas jangkauan karya, sekaligus menjaga benang merah karakter yang sudah dikenal luas di Indonesia. Kini, lini art toys Si Juki disiapkan untuk debut panggung besarnya di sebuah pameran berskala internasional.
Menuju Amazing Toy Show Jakarta 2026
Art toys Si Juki akan hadir di Amazing Toy Show Jakarta 2026. Faza Meonk menyebut perhelatan ini sebagai ruang kolaborasi yang penting bagi ekosistem kreator, karena mempertemukan pelaku seni dari berbagai latar.
“Jadi menurutku penting, pada akhirnya kreator tidak bisa sendirian,” ujarnya. “Jangan malu untuk tak hanya mempelajari skill berkarya, tapi pelan-pelan membuka diri untuk membangun koneksi baru,” Faza Meonk mengingatkan.
Melalui partisipasi di ATS Jakarta 2026, ia melihat peluang memperluas jejaring dengan sesama artis dalam dan luar negeri serta pihak lain di ekosistem seni. “Lewat event ini, semoga jadi jalan bagi para kreator art toys Indonesia untuk bisa dilihat dunia dan berpeluang untuk berkolaborasi lebih luas lagi baik sesama artis, company, atau partner lainnya,” harapnya.
Di sisi penyelenggaraan, Click Prime International memboyong Amazing Toy Show ke Jakarta untuk pertama kalinya. Rangkaian acara bakal digelar di Gandaria City Jakarta pada 18 sampai 21 Juni 2026. Ini menjadi debut ATS di Indonesia.
Direktur Click Prime International, Gwendolyn Tjandra, mengungkap antusiasme terhadap penyelenggaraan perdana di Tanah Air. Ia menyebut ketertarikan komunitas kolektor lokal telah terasa sejak platform ini kali pertama menyapa Hong Kong pada 2018.
“Kini, kami membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat Jakarta karena acara ini gratis tanpa tiket masuk. Kami ingin memberikan wadah bagi kreator lokal untuk bersanding dengan maestro internasional,” ucap Gwendolyn Tjandra dalam sambutannya.