Perlukah Minum Suplemen BCAA? Ini Fungsi dan Waktu Konsumsi yang Perlu Dipahami Sebelum Rutin Meminumnya Saat Olahraga

Sarah ArsaliyanaDiterbitkan 25 Juli 2026, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Branched-Chain Amino Acids atau BCAA merupakan salah satu suplemen yang cukup populer terutama di kalangan orang yang aktif berolahraga. Meski sering dikonsumsi untuk mendukung aktivitas fisik, tidak semua orang memiliki kebutuhan yang sama sehingga penting untuk memahami manfaat dan waktu konsumsinya sebelum menjadikannya sebagai bagian rutinitas.

Dilansir dari Healthline.com, BCAA merupakan suplemen yang banyak digunakan untuk mendukung performa latihan dan pemulihan setelah berolahraga. Konsumsinya juga kerap dikaitkan dengan kebutuhan protein sehingga waktu penggunaan dapat disesuaikan dengan tujuan maupun pola latihan masing-masing orang.

Dilansir dari MyProtein.com, BCAA tersedia dalam berbagai bentuk suplemen dan menjadi pilihan bagi orang yang ingin melengkapi kebutuhan asam amino. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh serta pola makan yang dijalani, bukan sekadar mengikuti tren.

Sahabat Fimela, sebelum mengonsumsi BCAA secara rutin, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana suplemen ini bekerja dan kapan waktu yang sering direkomendasikan untuk menggunakannya. Pemahaman tersebut dapat membantu seseorang menentukan apakah BCAA memang sesuai dengan kebutuhannya.

Dengan mengenali fungsi BCAA maka keputusan untuk mengonsumsinya dapat dilakukan dengan lebih bijak. Selain memperhatikan tujuan penggunaan, waktu konsumsi juga menjadi salah satu hal yang perlu dipahami agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Apa Itu Branched-Chain Amino Acids dan Fungsinya untuk Tubuh

BCAA memiliki peran penting dalam mendukung fungsi tubuh terutama bagian otot (Sumber: Pexels.com)

Branched-Chain Amino Acids (BCAA) adalah kelompok asam amino esensial yang terdiri dari leucine, isoleucine, dan valine. Ketiga asam amino ini disebut esensial karena tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga perlu diperoleh melalui makanan yang mengandung protein atau suplemen.

Sahabat Fimela, BCAA memiliki peran penting dalam mendukung berbagai fungsi tubuh terutama yang berkaitan dengan otot. Salah satu fungsinya adalah membantu proses sintesis protein otot, yaitu proses pembentukan protein yang diperlukan untuk menjaga dan memperbaiki jaringan otot setelah digunakan beraktivitas.

Selain berperan dalam sintesis protein, BCAA juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh otot saat berolahraga. Karena alasan tersebut, BCAA kerap dikaitkan dengan aktivitas fisik dan menjadi salah satu suplemen yang banyak digunakan oleh orang yang rutin berlatih.

Meski demikian, kebutuhan BCAA setiap orang tidak selalu sama. Asupan asam amino esensial sebenarnya juga dapat diperoleh dari berbagai makanan yang mengandung protein sehingga penggunaan suplemen perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan masing-masing.

Memahami fungsi BCAA bisa membantu seseorang menentukan apakah suplemen ini memang diperlukan sebagai pelengkap asupan hariannya. Dengan begitu, penggunaannya dapat disesuaikan dengan tujuan, aktivitas fisik, serta kecukupan protein yang telah diperoleh dari makanan.

3 dari 3 halaman

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi BCAA

Berikut adalah beberapa waktu konsumsi yang sering direkomendasikan (Sumber: Pexels.com)

Tidak ada satu waktu yang dianggap paling tepat untuk mengonsumsi BCAA bagi semua orang. Waktu konsumsinya umumnya disesuaikan dengan tujuan penggunaan, jenis latihan, serta kecukupan asupan protein harian. Berikut adalah beberapa waktu konsumsi yang sering direkomendasikan:

  • Sebelum berolahraga

BCAA dapat dikonsumsi sebelum latihan sebagai salah satu pilihan untuk melengkapi asupan asam amino menjelang aktivitas fisik.

  • Selama berolahraga

Pada sesi latihan yang berlangsung lebih lama, sebagian orang memilih mengonsumsi BCAA di tengah latihan agar tubuh tetap memperoleh asupan asam amino selama beraktivitas.

  • Setelah berolahraga

BCAA juga dapat dikonsumsi setelah latihan karena sering dikaitkan dengan proses pemulihan dan sintesis protein otot setelah aktivitas fisik selesai.

  • Saat asupan protein belum mencukupi

Jika kebutuhan protein harian belum terpenuhi dari makanan, BCAA dapat menjadi pelengkap sesuai kebutuhan meski bukan pengganti sumber protein utuh.

  • Sesuaikan dengan kebutuhan pribadi

Waktu konsumsi BCAA sebaiknya mempertimbangkan pola makan, tujuan latihan, serta kebutuhan masing-masing orang agar penggunaannya lebih sesuai dan tidak hanya mengikuti kebiasaan orang lain.