Jelajahi Asia Tanpa Paspor, Cukup Lewat Sajian Kuliner Khas

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 23 Juli 2026, 08:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Bagi banyak perempuan, traveling bukan hanya tentang mengunjungi destinasi baru, tetapi juga menikmati kuliner khas dari setiap tempat yang disinggahi. Sayangnya, kesibukan sehari-hari tak selalu memberi kesempatan untuk terbang ke Jepang demi semangkuk udon autentik, atau ke Thailand untuk menikmati semangkuk Massaman Curry yang kaya rempah.

Kabar baiknya, pengalaman menjelajahi kekayaan kuliner Asia kini bisa dimulai tanpa harus mengurus paspor atau memesan tiket pesawat. Cukup duduk di satu meja, lalu biarkan setiap hidangan membawa Anda "berkeliling" Asia melalui rasa.

Sebagai kota metropolitan yang menjadi rumah bagi beragam budaya, Jakarta memang telah lama berkembang menjadi melting pot kuliner. Dari hidangan Jepang, Korea, Thailand, India, Filipina, hingga Tiongkok, semuanya bisa ditemukan dalam satu kota. Namun, menikmati berbagai cita rasa Asia dalam satu pengalaman bersantap tetap menjadi daya tarik tersendiri.

Berangkat dari semangat tersebut, East Quarter menghadirkan kampanye terbaru bertajuk A Journey Through Asia, sebuah eksplorasi kuliner yang mengajak pengunjung mencicipi hidangan-hidangan ikonis dari berbagai negara Asia melalui interpretasi modern.

 

2 dari 4 halaman

Angkat Karakter Kuliner Tiap Negara

Traveling keliling Asia bisa dilakukan lewat sajian kuliner dari East Quarter (East Quarter)

Alih-alih sekadar menggabungkan berbagai menu, restoran ini mengangkat filosofi Elevating Asian Flavors dengan tetap menghormati karakter asli setiap hidangan. Hasilnya adalah sajian yang terasa akrab, tetapi hadir dengan sentuhan presentasi dan teknik memasak yang lebih kontemporer.

Perjalanan rasa bisa dimulai dari India melalui Prawn Butter Masala. Tiger prawn panggang dipadukan dengan saus butter masala berbasis tomat yang kaya rempah, lalu disajikan bersama paratha dan pelengkap lainnya. Rasanya creamy, hangat, dan aromatik, cocok bagi pencinta hidangan berbumbu.

Dari sana, perjalanan berlanjut ke Filipina lewat Beef Sisig. Hidangan klasik ini diinterpretasikan menggunakan kombinasi beef cheek, minced beef, tendon, hingga roasted bone marrow sehingga menghasilkan tekstur yang lebih kompleks. Sentuhan calamansi dan spicy soy sauce memberikan keseimbangan rasa gurih, pedas, sekaligus segar.

 

3 dari 4 halaman

Menu Thailand dan Jepang

Traveling keliling Asia bisa dilakukan lewat sajian kuliner dari East Quarter (East Quarter)

Thailand pun hadir melalui salah satu kari paling populer, Beef Cheek Massaman Curry. Yang membuatnya istimewa adalah proses memasaknya. Beef cheek melalui proses wet brining selama 24 jam sebelum dimasak menggunakan teknik sous vide selama 36 jam sehingga menghasilkan tekstur yang sangat lembut. Dipadukan dengan saus Massaman Curry yang kaya rempah, kentang, kacang mede, dan terong, hidangan ini menawarkan rasa yang hangat sekaligus comforting.

Sementara bagi pencinta kuliner Jepang, Nori Butter Udon menghadirkan pengalaman yang sedikit berbeda. Terinspirasi dari pasta vongole khas Italia, menu ini menggabungkan dashi broth, brown butter, nori, dan udon sehingga menghasilkan perpaduan rasa umami yang ringan namun kaya. Kehadiran tiger prawn, crab, shimeji, dan zucchini membuat setiap suapan terasa semakin berlapis.

Masih dari Jepang, Avocado Tempura menjadi pilihan menarik sebagai hidangan pembuka. Alpukat yang lembut dibalut tempura renyah, kemudian dipadukan dengan smoked jalapeño aioli, lime, dan togarashi yang menghadirkan kombinasi rasa creamy, smoky, sedikit pedas, sekaligus segar.

 

4 dari 4 halaman

Hidupkan Pan Asian

Traveling keliling Asia bisa dilakukan lewat sajian kuliner dari East Quarter (East Quarter)

Perjalanan kemudian berlanjut ke Tiongkok melalui Five Spices Smoked Duck. Bebek asap yang dibumbui lima rempah khas menghasilkan aroma yang kaya dengan tekstur daging yang lembut, memberikan pengalaman menikmati hidangan klasik dalam balutan presentasi yang lebih modern.

Sebagai penutup, East Quarter menghadirkan Banoffee, dessert yang memadukan pisang segar, caramel namelaka, whipped ganache, sable, dan toffee sauce. Kombinasi tekstur renyah, lembut, serta rasa manis yang tidak berlebihan menjadikannya akhir yang sempurna setelah menikmati perjalanan kuliner lintas negara.

Fimela sendiri terpikat dengan Nori Butter Udon dan Prawn Butter Masala. Keduanya memiliki sensasi umami khas Jepang dan cita rasa rempah yang melekat dengan lidah orang Indonesia. Avocado Tempura menjadi menu yang membuat Fimela terkesan, lantaran kreasinya yang unik dan menarik. Tekstur buttery dari alpukat menjadi kejutan yang seimbang di balik renyahnya tempung tempura, Saus sour cream yang menjadi paduan membuat Avocado Tempura jadi makanan pembuka palet lidah yang pas.

Lewat koleksi menu terbaru ini, East Quarter tidak berusaha menghadirkan versi autentik dari setiap hidangan Asia. Sebaliknya, restoran ini menawarkan interpretasi baru yang tetap menghormati akar budaya kuliner masing-masing negara, namun disesuaikan dengan karakter Pan Asian yang telah menjadi identitasnya sejak pertama kali hadir di Jakarta.