Cara Jitu Rawat Perhiasan Imitasi yang Anti Kusam, Kilau Tetap Seperti Baru

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 02 Agustus 2026, 10:35 WIB

ringkasan

  • Perhiasan imitasi cepat kusam karena logam dasar reaktif dan lapisan tipis yang mudah aus akibat oksidasi.
  • Hindari kontak perhiasan dengan air, kelembapan, parfum, losion, dan bahan kimia untuk mencegah kusam.
  • Penyimpanan yang tepat di tempat kering, sejuk, dan terpisah, serta penggunaan gel silika, sangat penting.

Fimela.com, Jakarta - Perhiasan imitasi banyak dipilih untuk melengkapi gaya tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Tantangannya, kilau bisa memudar dan warna cenderung kusam ketika sering terpapar faktor lingkungan. Kondisi ini dikenal sebagai proses oksidasi atau tarnishing yang membuat perhiasan terlihat kurang cemerlang dari waktu ke waktu.

Jewellery Hat menjelaskan, “Tarnishing adalah reaksi kimia yang terjadi ketika logam bersentuhan dengan udara, kelembapan, keringat, parfum, atau bahan kimia,”. Paparan semacam ini dapat mempercepat perubahan warna, apalagi jika logam dasar perhiasan mudah bereaksi.

Kualitas kilau perhiasan juga bergantung pada bahan dan pelapisnya. Banyak aksesori fashion menggunakan lapisan tipis emas atau perak di atas logam dasar yang reaktif. Saat pelapis menipis akibat pemakaian, logam di bawahnya terekspos sehingga tampak kusam lebih cepat.

2 dari 5 halaman

Mengapa Perhiasan Imitasi Mudah Kusam?

Muse of My Own menyoroti komposisi materialnya. “Sebagian besar perhiasan terjangkau tidak terbuat dari emas murni. Biasanya berlapis emas atau diisi emas, yang berarti lapisan tipis emas diikatkan pada logam dasar seperti kuningan, tembaga, atau baja tahan karat,” kata Muse of My Own. Logam seperti kuningan, tembaga, dan nikel dikenal sangat reaktif terhadap lingkungan sehari-hari.

Interaksi logam-logam tersebut dengan kelembapan, udara, losion, parfum, dan bahkan pH alami kulit dapat memicu perubahan warna. Nikel juga diketahui dapat memicu iritasi kulit dan reaksi alergi pada sebagian orang, sehingga mempersempit pilihan jenis aksesori yang nyaman digunakan.

Mengenai ketahanan lapisan, Muse of My Own menjelaskan, “Pelapisan emas sangat umum pada perhiasan fast fashion. Masalahnya adalah lapisan emas seringkali hanya beberapa mikron tebalnya – sekitar 0,05% dari bagian tersebut. Ini cepat aus, memperlihatkan logam dasar berkualitas rendah di bawahnya.” Ketika pelindung tipis ini mulai berkurang, kusam akan lebih cepat terlihat.

Setelah lapisan aus, logam reaktif di bawahnya langsung bersentuhan dengan udara dan kelembapan, sehingga memicu oksidasi. Bahkan perhiasan vermeil, yang dilapisi emas lebih tebal di atas perak sterling, tetap bisa mengalami kusam jika tidak dirawat sesuai anjuran.

Di luar faktor bahan, lingkungan juga berperan besar. Keringat, kelembapan, parfum, losion, produk pembersih, dan polusi udara yang mengandung senyawa sulfur mempercepat oksidasi. Faktor internal seperti perubahan hormon, konsumsi obat tertentu (misalnya obat sulfur), serta tingkat keasaman kulit setiap individu turut memengaruhi seberapa cepat kilau perhiasan memudar.

3 dari 5 halaman

Pencegahan Sehari-hari agar Kilau Tetap Terjaga

Kelembapan adalah musuh utama. Fusion Vogue menerangkan, “Air, kelembapan, dan keringat dapat menyebabkan perhiasan imitasi kusam atau kehilangan kilaunya. Karena sebagian besar perhiasan imitasi dilapisi emas atau perak, paparan konstan terhadap kelembapan dapat mengikis logam dasar di bawahnya.” Untuk itu, lepas perhiasan sebelum mandi, berenang, mencuci tangan, berolahraga, atau berada di area lembap seperti spa dan sauna.

Kebiasaan kecil sebelum memakai aksesori juga penting. Produk seperti parfum, hairspray, losion, deodoran, dan kosmetik mengandung bahan kimia yang bisa merusak kilau dan lapisan. Attrangi menyarankan, “Oleskan parfum, losion, dan kosmetik sebelum mengenakan perhiasan Anda untuk mencegah reaksi kimia dan kusam.” Pastikan seluruh produk telah menyerap dan mengering sebelum perhiasan dikenakan, dan hindari kontak dengan cairan pembersih rumah tangga.

Perlakukan perhiasan dengan lembut saat dipakai maupun dilepas. Hindari kebiasaan menarik, membengkokkan, atau menjatuhkan aksesori karena dapat mempercepat kerusakan fisik dan memperparah kusam. Melepas perhiasan sebelum tidur juga membantu mengurangi gesekan yang berpotensi mengikis lapisan pelindung.

4 dari 5 halaman

Penyimpanan dan Perawatan Rutin yang Dianjurkan

Penyimpanan yang benar menentukan umur pakai aksesori. Fusion Vogue menegaskan, “Penyimpanan memainkan peran penting dalam memperpanjang umur perhiasan imitasi Anda,”. Simpan perhiasan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung serta kelembapan berlebih.

Atur perhiasan secara terpisah untuk menghindari gores dan kusut. Gunakan kantong kedap udara (zip-lock), kantong kain lembut seperti beludru atau katun, atau kotak perhiasan dengan kompartemen khusus agar setiap item tidak saling bergesekan. Menambahkan paket gel silika atau strip anti-tarnish di dalam tempat penyimpanan membantu menyerap kelembapan.

Perawatan ringan setelah pemakaian berdampak besar. Chinar Jewels merekomendasikan, “Setelah setiap pemakaian, bersihkan perhiasan Anda dengan lembut menggunakan kain mikrofiber atau katun untuk menghilangkan keringat, debu, dan minyak.” Dengan begitu, sisa kotoran harian tidak menumpuk dan tidak mempercepat oksidasi. Penanganan yang hati-hati tetap diutamakan agar tidak terjadi kerusakan fisik.

Jika ingin opsi yang lebih tahan terhadap kusam, pertimbangkan material tertentu. Jewellery Hat menjelaskan, “Baja tahan karat sangat tahan terhadap kusam. Tidak berkarat. Tidak bereaksi dengan keringat. Tahan lama dan awet. Inilah mengapa perhiasan baja tahan karat menjadi standar emas dalam perhiasan fashion premium.” Selain itu, aksesori dengan lapisan emas lebih tebal atau memiliki lapisan pelindung anti-tarnish cenderung lebih awet.

5 dari 5 halaman

Mengembalikan Kilau: Metode Pembersihan yang Tepat

Untuk membersihkan kusam ringan, gunakan larutan sabun lembut. Fusion Vogue menyarankan, “Campurkan sedikit sabun cuci piring ringan dengan air hangat. Celupkan kain lembut ke dalam larutan dan bersihkan perhiasan dengan lembut.” Setelah dibersihkan, bilas dengan air bersih dan segera keringkan dengan kain lembut. Hindari perendaman, terutama untuk aksesori dengan batu yang direkatkan atau memiliki enamel karena dapat melonggarkan lem.

Ada juga metode menggunakan sampo bayi. Misshighness menjelaskan, “Untuk membersihkan perhiasan Anda, gunakan sampo bayi. Masukkan perhiasan imitasi Anda ke dalam bak berisi air hangat dan sampo bayi. Setelah merendamnya sebentar, gosok perlahan dengan tangan atau sikat gigi sebelum membilas dan mengeringkannya.” Cara ini tidak disarankan untuk perhiasan dengan batu semi-mulia atau batu mulia agar tidak mengganggu integritas batu.

Untuk noda membandel pada aksesori berbahan kuningan atau tembaga, buat pasta kental dari satu sendok makan soda kue yang dicampur sedikit air. Oleskan perlahan menggunakan kain lembut atau sikat, lalu bilas bersih dan keringkan segera agar tidak muncul bercak air di permukaan.

Alternatif lain adalah larutan cuka: campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan sama, celupkan kain ke dalam larutan, lalu usapkan dengan lembut pada perhiasan. Bilas dengan air dan segera keringkan. Metode ini efektif untuk barang-barang berlapis perak. Untuk aksesori berlapis perak, menggosoknya perlahan dengan kain pemoles perak juga bisa membantu, namun hindari tekanan berlebihan agar lapisan tidak terkikis.

Jika kusam masih tersisa setelah pembersihan, pertimbangkan pembersih logam yang dirancang khusus untuk perhiasan imitasi. Selalu ikuti petunjuk pada produk dan hindari pembersih abrasif yang berisiko merusak lapisan pelindung.