Rayakan HUT RI Lewat Cita Rasa Nusantara dengan Pengalaman Bersantap Bertema Sejarah Maritim

najwa maulidinaDiterbitkan 05 Agustus 2026, 16:29 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Hari Kemerdekaan Indonesia tak hanya dapat dirayakan melalui upacara atau berbagai perlombaan. Tahun ini, Tugu Hotels & Restaurants mengajak masyarakat mengenang perjalanan bangsa melalui cara yang berbeda, yakni lewat sajian kuliner Nusantara yang terinspirasi dari sejarah maritim Indonesia. Program bertajuk "Nenek Moyangku Seorang Pelaut" menghadirkan pengalaman bersantap yang mengajak tamu menelusuri bagaimana sungai dan laut telah menjadi jalur yang menyatukan budaya, tradisi, hingga cita rasa Indonesia selama berabad-abad. 

Tema tersebut terinspirasi dari lagu anak yang akrab di telinga masyarakat Indonesia, sekaligus mengingatkan kembali bahwa perjalanan bangsa tidak dapat dipisahkan dari laut dan sungai. Jauh sebelum hadirnya jalan raya, jalur perairan menjadi penghubung antarpulau, membawa hasil bumi, rempah-rempah, hingga resep yang kemudian berkembang menjadi kekayaan kuliner Nusantara seperti yang dikenal saat ini.

Untuk menghadirkan cerita tersebut secara lebih nyata, setiap hidangan disajikan di atas rakit bambu yang dibuat khusus sebagai simbol perjalanan masyarakat Indonesia pada masa lalu. Rakit menjadi representasi sederhana dari sarana transportasi yang dahulu digunakan untuk mengangkut hasil bumi, rempah, hingga berbagai kebutuhan masyarakat melalui sungai menuju pelabuhan.

Pengalaman ini menjadi cara Tugu Hotels mengajak para tamu menikmati hidangan kuliner nusantara sekaligus memahami kisah di balik terbentuknya kekayaan kuliner Indonesia. Melalui konsep tersebut, setiap sajian tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga menghadirkan perjalanan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

2 dari 3 halaman

Sajian Khas Nusantara yang Terinspirasi dari Jalur Maritim

Tugu Hotels menghadirkan beragam hidangan khas Nusantara yang terinspirasi dari perjalanan rempah dan budaya kuliner Indonesia. (Foto/Dok: Tugu Hotels & Restaurants)

Pengalaman bersantap yang dihadirkan Tugu Hotels menghadirkan kisah di balik setiap hidangan. Melalui tema "Nenek Moyangku Seorang Pelaut", para tamu diajak menikmati menu-menu yang terinspirasi dari kekayaan kuliner Nusantara, sekaligus memahami bagaimana jalur maritim berperan penting dalam menyebarkan budaya dan tradisi memasak di berbagai daerah Indonesia.

Beragam hidangan khas Indonesia dihadirkan dalam pengalaman ini, mulai dari olahan hasil laut hingga masakan tradisional yang kaya akan rempah. Setiap menu dipilih untuk merepresentasikan perjalanan panjang kuliner Nusantara yang berkembang melalui aktivitas perdagangan antarpulau. Tak hanya menikmati makanan, para tamu juga dapat merasakan bagaimana setiap sajian memiliki cerita yang berkaitan dengan sejarah maritim Indonesia.

Yang membuat pengalaman ini semakin menarik adalah cara penyajiannya. Hidangan disusun di atas rakit bambu yang dibuat secara khusus sebagai simbol perjalanan masyarakat Indonesia pada masa lalu. Konsep ini menggambarkan bagaimana sungai menjadi jalur utama untuk mengangkut hasil bumi, rempah-rempah, dan berbagai bahan pangan dari satu daerah ke daerah lainnya. Melalui penyajian tersebut, Tugu Hotels ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengajak tamu mengenang warisan budaya bangsa.

Melalui perpaduan antara kuliner, sejarah, dan budaya, program ini menghadirkan cara berbeda untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Setiap hidangan menjadi pengingat bahwa kekayaan kuliner Nusantara lahir dari perjalanan panjang yang menghubungkan berbagai pulau, tradisi, dan masyarakat melalui laut serta sungai yang menjadi nadi kehidupan bangsa sejak dahulu.

3 dari 3 halaman

Menghadirkan Makna Kemerdekaan Lewat Pengalaman Bersantap

Melalui konsep yang mengangkat sejarah maritim Indonesia, Tugu Hotels mengajak para tamu merayakan Hari Kemerdekaan dengan pengalaman kuliner yang berkesan. (Foto/Dok: Tugu Hotels & Restaurants)

Program "Nenek Moyangku Seorang Pelaut" mengajak para tamu melihat bagaimana makanan dapat menjadi media untuk mengenal sejarah dan budaya Indonesia. Setiap detail yang dihadirkan, mulai dari konsep penyajian hingga pemilihan menu, dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang mengingatkan kembali pada peran penting jalur maritim dalam membentuk kekayaan kuliner Nusantara.

Melalui pengalaman ini, Tugu Hotels ingin menghadirkan cara baru dalam merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya melalui dekorasi bertema merah putih atau menu spesial, tetapi juga dengan mengajak para tamu memahami nilai sejarah yang melekat pada setiap sajian. Konsep tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim dengan kekayaan budaya dan kuliner yang beragam.

Program ini akan berlangsung selama bulan Agustus di seluruh properti Tugu Hotels & Restaurants, sehingga para tamu di berbagai kota dapat menikmati pengalaman bersantap dengan konsep yang sama. Melalui tema yang diusung, Tugu Hotels berharap setiap pengunjung tidak hanya membawa pulang kenangan akan cita rasa hidangan, tetapi juga pemahaman baru mengenai warisan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan.

Bagi Sahabat Fimela yang ingin merayakan Hari Kemerdekaan dengan cara berbeda, pengalaman bersantap ini dapat menjadi pilihan menarik. Perpaduan antara kuliner Nusantara, kisah sejarah maritim, dan suasana khas Tugu Hotels menghadirkan momen yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya wawasan tentang perjalanan budaya Indonesia. Dengan konsep yang sarat makna, perayaan kemerdekaan pun terasa lebih hangat dan berkesan.

Penulis: Najwa Maulidina