Pakai Skincare Mahal Belum Tentu Kulit Membaik, Mengapa Diagnosis Kulit Lebih Penting?

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 06 Agustus 2026, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Rak skincare di kamar mandi semakin penuh, rutinitas perawatan kulit pun semakin panjang. Mulai dari cleanser, toner, essence, serum, moisturizer, hingga sunscreen, tak sedikit perempuan rela berinvestasi jutaan rupiah demi mendapatkan kulit yang sehat dan glowing. Namun, mengapa hasil yang didapat terkadang justru jauh dari harapan?

Jawabannya bisa jadi bukan terletak pada kualitas produknya, melainkan pada satu langkah yang sering terlewat, yakni diagnosis kulit yang tepat.

Di era media sosial, informasi tentang skincare memang semakin mudah diakses. Beragam kandungan aktif seperti retinol, vitamin C, niacinamide, peptide, hingga acid exfoliant menjadi istilah yang akrab di telinga banyak orang. Sayangnya, kemudahan memperoleh informasi tidak selalu diiringi dengan pemahaman mengenai kondisi kulit masing-masing.

Tak sedikit orang memilih skincare berdasarkan ulasan influencer, rekomendasi teman, atau produk yang sedang viral, tanpa mengetahui apakah formula tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan kulitnya. Padahal, jenis kulit, kondisi skin barrier, sensitivitas, hingga masalah kulit yang dialami setiap orang bisa sangat berbeda.

 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Diagnosis Kulit Menjadi Fondasi Perawatan

ciri jerawat karena tidak cocok skincare ©Ilustrasi dibuat AI

Menurut para ahli dermatologi, produk skincare terbaik bukanlah yang paling mahal atau paling viral, melainkan yang paling sesuai dengan kondisi kulit seseorang.

Itulah mengapa konsultasi dengan tenaga medis menjadi bagian penting dalam menyusun rutinitas perawatan kulit yang efektif. Melalui diagnosis yang tepat, dokter dapat mengidentifikasi penyebab utama masalah kulit, mulai dari jerawat, hiperpigmentasi, kulit sensitif, hingga tanda-tanda penuaan dini. Dari hasil tersebut, rekomendasi produk maupun tindakan perawatan dapat disesuaikan secara lebih personal.

Pendekatan inilah yang kini semakin ditekankan dalam penggunaan medical-grade skincare, yakni produk perawatan kulit yang dikembangkan berdasarkan penelitian ilmiah dan umumnya direkomendasikan melalui konsultasi dengan tenaga medis.

 

3 dari 4 halaman

Peran Dokter Tak Sekadar Memberikan Produk

Ternyata pakai skincare bukan jaminan kulit sehat. Diagnosa yang tepat jadi kunci utama (FOREVERSKIN Clinic)

Di balik rekomendasi skincare yang tepat, terdapat proses evaluasi yang tidak sederhana. Dokter tidak hanya melihat kondisi kulit saat ini, tetapi juga mempertimbangkan riwayat kesehatan, gaya hidup, paparan lingkungan, hingga tujuan perawatan yang ingin dicapai pasien.

Karena itu, pembaruan ilmu bagi tenaga medis menjadi hal yang tak kalah penting. Dokter perlu terus mengikuti perkembangan teknologi, kandungan aktif, serta hasil penelitian terbaru agar dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan bukti ilmiah terkini.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui OBAGI Medical Clinic Roadshow, program edukasi berkelanjutan yang diinisiasi OBAGI Medical Indonesia bagi klinik-klinik mitra di berbagai kota.

Roadshow perdana digelar bersama FOREVERSKIN Clinic, salah satu Authorized Clinic OBAGI Medical di Indonesia. Program ini memberikan pembaruan pengetahuan kepada tim medis mengenai kandungan aktif, manfaat setiap rangkaian produk, hingga cara mengintegrasikan medical-grade skincare ke dalam treatment plan secara lebih presisi sesuai kebutuhan pasien.

Managing Director idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memperkuat pemahaman tenaga medis agar setiap rekomendasi yang diberikan benar-benar didasarkan pada sains.

"Tujuan kami bukan hanya memperkenalkan produk, tetapi memastikan setiap dokter memiliki pengetahuan yang komprehensif sehingga dapat memberikan rekomendasi yang tepat, berbasis sains, dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat bersama-sama meningkatkan standar pelayanan kesehatan kulit di Indonesia," ujarnya.

 

4 dari 4 halaman

Skincare yang Efektif Berawal dari Edukasi

ilustrasi Cara cepat mengencangkan kulit wajah/Andrea Piacquadio/pexels

Senada dengan hal tersebut, Head Doctor & Founder FOREVERSKIN Clinic, dr. Ariesta, M.Biomed, menilai keberhasilan sebuah skincare tidak hanya bergantung pada formulanya, tetapi juga pada ketepatan diagnosis.

Menurutnya, program edukasi seperti ini membantu dokter memperkuat pemahaman klinis sehingga setiap rekomendasi dapat diberikan secara lebih terukur dan sesuai dengan kondisi kulit pasien.

"Sebagai dokter, kami percaya bahwa skincare yang efektif tidak hanya bergantung pada formulasi produknya, tetapi juga pada diagnosis yang tepat dan edukasi yang sesuai dengan kondisi kulit pasien. Program seperti OBAGI Medical Clinic Roadshow menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat pemahaman klinis kami sehingga setiap rekomendasi dapat diberikan secara lebih terukur, sesuai kondisi kulit, dan didukung oleh bukti ilmiah," jelas dr. Ariesta.

Melalui kegiatan tersebut, OBAGI Medical juga menyerahkan Authorized Clinic Certificate kepada FOREVERSKIN Clinic sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin sekaligus komitmen klinik dalam menghadirkan solusi medical-grade skincare kepada pasien.