Nagita Slavina Tampil Anggun di Istana Merdeka untuk HUT ke-81 RI, Paduan Makeup Soft Glam dan Kebaya Merah Marun

Alfareza RamadhaniDiterbitkan 17 Agustus 2026, 11:06 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Nagita Slavina tampil anggun saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. Ia memadukan kebaya merah marun dengan rambut sleek dan makeup soft glam yang mempertegas kecantikan naturalnya.

Riasan wajah Nagita dipercayakan kepada Marlene Hariman. Complexion dibuat halus dengan kilau yang terukur, menciptakan efek glowing yang segar tanpa terlihat berlebihan. Teknik tersebut menjaga wajah tetap tampak natural sekaligus memberikan kesan polished untuk agenda formal kenegaraan.

Pada area mata, nuansa lembut digunakan untuk mempertegas tatapan. Bulu mata dibuat lentik dengan volume secukupnya, sementara alis ditata mengikuti bentuk alaminya. Rona peach pada pipi kemudian memberikan sentuhan hangat sekaligus membuat wajah terlihat lebih berdimensi.

Untuk bibir, warna pink dengan hasil akhir glossy menghadirkan kesan feminin. Pilihan warna tersebut juga menjadi penyeimbang di antara riasan lembut dan kebaya merah marun yang memiliki karakter kuat.

Penampilan Nagita semakin lengkap dengan tatanan rambut karya Rangga Yusuf. Rambut disisir sleek ke belakang dan ditata rapi, menciptakan siluet yang clean sekaligus sophisticated. Gaya ini membuat area wajah terlihat lebih terbuka dan menonjolkan fitur wajah tanpa mengalihkan perhatian dari keseluruhan look.

Keseluruhan tampilannya menunjukkan bagaimana makeup natural dapat tetap terlihat istimewa untuk momen formal. Perpaduan complexion bercahaya, rona hangat, bibir glossy, serta rambut sleek memberikan kesan elegan yang modern. Kebaya merah marun kemudian menjadi elemen yang memperkuat karakter penampilan Nagita tanpa membuat riasannya terasa berlebihan.

Look di peringatan HUT ke-81 RI tersebut memperlihatkan gaya soft glam yang feminin, rapi, dan tetap effortless.

2 dari 3 halaman

Sanggul Rendah dan Kebaya Marun Nagita Slavina

Nagita Slavina saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta (17/8/2026). (Instagram.com/marlenehariman)

Rambut Nagita Slavina ditata sleek dan disisir rapat ke belakang sebelum dibentuk menjadi sanggul rendah yang compact. Tanpa tambahan volume berlebihan, gaya ini menghadirkan kesan clean sekaligus mempertegas garis leher dan bahu. Sanggul rendah juga memberikan sentuhan klasik yang selaras dengan karakter kebaya modern yang dikenakannya.

Penataan rambut yang sederhana membuat aksesori di area telinga dan leher terlihat lebih menonjol. Keseluruhan gaya kemudian dipadukan dengan kebaya rancangan Studio Boh karya Penny Arie Ratnawati dalam warna merah marun.

Kebaya tersebut memiliki siluet yang mengikuti bentuk tubuh dengan struktur tegas di bagian depan. Detail menyerupai lapel membingkai area leher dan dada, sementara lengan panjang memberikan kesan formal dan polished. Material yang sedikit berkilau membuat warna marun tampak berdimensi ketika terkena cahaya.

Nagita tampil serasi bersama Raffi Ahmad yang mengenakan pakaian adat khas Kediri dengan sentuhan warna merah. Kesamaan palet menciptakan tampilan pasangan yang kompak untuk agenda resmi di Istana Merdeka.

3 dari 3 halaman

Suasana Perayaan di Sekitar Istana Merdeka

Momen upacara peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-80 RI di halaman Istana Merdeka Jakarta, Minggu (17/8/2025) yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto. (Biro Pers Kepresidenan)

Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dihadiri sejumlah figur publik, termasuk Nagita Slavina dan Raffi Ahmad. Luna Maya serta Raline Shah juga terlihat menjadi bagian dari tamu dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.

Antusiasme masyarakat turut terasa di sekitar kawasan Istana Merdeka, lapor News Liputan6.com. Warga memadati area Monumen Nasional (Monas) hingga Taman Pandang Istana untuk menyaksikan defile pasukan berkuda dan kirab budaya. Penutupan lalu lintas menuju Istana Merdeka dilakukan secara situasional selama rangkaian acara berlangsung.

Masyarakat datang bersama keluarga dengan mengenakan busana bernuansa merah putih. Sejumlah warga membawa atribut seperti bendera kecil dan topi bergambar Garuda. Petugas gabungan TNI-Polri memperketat pengamanan di sekitar lokasi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan 500 petugas untuk mengatur lalu lintas. Rekayasa diterapkan secara bertahap mengikuti pelaksanaan kirab, upacara, hingga Pesta Rakyat, sehingga mobilitas pengguna jalan tetap terjaga selama perayaan berlangsung.