Sukses

Entertainment

Debut RANS Entertainment di BEI: Detail IPO dan Rencana Ekspansi

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, RANS Entertainment resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Langkah ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, menandai peralihan dari kanal konten digital menjadi perusahaan media dan hiburan berbasis kreator yang kini berstatus emiten.

Dalam momen pencatatan tersebut, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, menekankan pentingnya transformasi kreativitas menjadi ekosistem bisnis yang dikelola secara profesional. “Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nagita.

Angka-angka Kunci Penawaran Saham Perdana

Melalui penawaran umum perdana saham (IPO), PT RANS Entertainment Indonesia Tbk melepas 2,525 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, dengan harga penawaran ditetapkan sebesar Rp170 per saham.

Dari aksi korporasi ini, RANS Entertainment berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Perolehan dana ini menjadi dasar untuk menjalankan berbagai rencana ekspansi yang telah disiapkan Perseroan.

Antusiasme investor tercermin sejak masa penawaran. IPO RANS disebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed), dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan saham.

Alokasi Penggunaan Dana IPO

RANS Entertainment telah menetapkan prioritas penggunaan dana hasil IPO untuk memperkuat lini bisnis hiburan. Porsi terbesar, sekitar Rp161,5 miliar, dialokasikan untuk penyelenggaraan konser yang menjadi salah satu fokus pengembangan usaha.

Perseroan juga menargetkan pertumbuhan di segmen produk konsumen. Sebesar Rp85 miliar disiapkan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.

Di sisi lain, pengalaman keluarga dan edukasi anak menjadi bagian dari pengembangan usaha. RANS menganggarkan Rp80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan edukasi Cipungland.

Untuk inisiatif teknologi, RANS menempatkan Rp35 miliar sebagai investasi pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi.

Sisa dana digunakan untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi. Selain itu, Perseroan memperkuat modal kerja anak usaha melalui PT Rans Nikmat Sejahtera.

Perjalanan RANS dan Pesan Para Pendiri

RANS berdiri pada 2016, bermula dari garasi rumah. Awalnya, perusahaan ini dikenal sebagai kanal konten digital yang merekam keseharian keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Dalam waktu kurang dari satu dekade, RANS berkembang menjadi ekosistem bisnis yang mencakup media digital, pengembangan intellectual property (IP), produk konsumen, kemitraan dengan ratusan brand, hingga teknologi berbasis AI.

Raffi Ahmad menegaskan bahwa pencatatan saham tidak dilihat sebagai garis akhir perjalanan bisnis RANS. “Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia,” kata Raffi.

Menurutnya, status sebagai perusahaan publik juga menjadi komitmen RANS untuk menjaga kepercayaan investor melalui penerapan tata kelola yang baik. Di saat yang sama, Perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading