Breathwork dan Ketenangan, Memahami Manfaat Latihan Pernapasan

Devita AdyaDiterbitkan 03 September 2026, 21:14 WIB

Fimela.com, Jakarta - Apakah Sahabat Fimela pernah menyadari bahwa pernapasan dapat berubah ketika sedang panik, terburu-buru, atau mengalami tekanan? Pernapasan dapat menjadi lebih cepat dan pendek tanpa disadari. Sebaliknya, ketika tubuh mulai tenang, pernapasan cenderung terasa lebih teratur. Hubungan antara pernapasan dan kondisi tubuh inilah yang menjadi salah satu dasar breathwork.

Dilansir dari Scientific Reports, meta-analisis terhadap 12 uji terkontrol secara acak yang melibatkan 785 orang dewasa menemukan bahwa breathwork berkaitan dengan tingkat stres subjektif yang lebih rendah dibandingkan kondisi kontrol. Penelitian tersebut juga menemukan kaitan dengan penurunan kecemasan dan gejala depresi, meski peneliti mengingatkan bahwa kualitas bukti masih perlu diperkuat.

Breathwork merupakan istilah untuk berbagai latihan yang melibatkan pengaturan ritme dan pola pernapasan secara sadar. Tekniknya beragam, mulai dari pernapasan lambat hingga pernapasan diafragma. Tujuannya pun berbeda, tetapi banyak praktik yang digunakan untuk membantu relaksasi dan mengelola stres.

Ketika seseorang mengalami tekanan, tubuh dapat memberikan respons secara otomatis. Jantung terasa berdebar, otot menjadi lebih tegang, pikiran sulit beristirahat, dan pola pernapasan dapat berubah. Kondisi tersebut merupakan bagian dari respons tubuh terhadap situasi yang dianggap menekan.

Dalam keadaan seperti ini, memperhatikan dan mengatur napas dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan jeda.

2 dari 3 halaman

Cara Sederhana Mempraktikkan Breathwork

Tidak selalu membutuhkan waktu lama, latihan pernapasan dapat dilakukan sehari-hari secara sederhana. (Foto/Dok: Pexels)

Mempraktikkan breathwork tidak selalu membutuhkan tempat khusus atau waktu yang panjang. Latihan ini dapat dilakukan secara duduk, berdiri, atau berbaring dalam posisi yang nyaman. Pilihlah tempat yang cukup tenang agar perhatian tidak mudah terganggu selama melakukan latihan.

Pertama, mulailah dengan menarik napas secara perlahan melalui hidung, kemudian hembuskan dengan lembut melalui mulut. Biarkan napas berjalan secara alami tanpa memaksakan diri untuk menarik atau mengeluarkan udara terlalu dalam.

Kedua, arahkan perhatian pada proses bernapas. Rasakan udara yang masuk, gerakan dada atau perut, kemudian perhatikan ketika napas keluar. Jika pikiran mulai dipenuhi pekerjaan, masalah, atau berbagai hal lainnya, tidak perlu memaksanya berhenti. Cukup kembalikan perhatian secara perlahan kepada napas.

Ketiga, lakukan latihan selama beberapa menit sebagai jeda di tengah kesibukan. Gunakan pola dan ritme yang terasa nyaman bagi tubuh. Tidak perlu terburu-buru mengejar hasil tertentu.

Dengan menjadikan breathwork sebagai kebiasaan sederhana, kita dapat memiliki waktu khusus untuk berhenti sejenak dari aktivitas. Beberapa menit untuk bernapas dengan sadar dapat menjadi kesempatan untuk memperhatikan kondisi tubuh dan pikiran sebelum kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang dan terarah.

3 dari 3 halaman

Menemukan Ketenangan Lewat Pernapasan

Teknik ini memberikan ruang untuk berhenti sejenak, menyadari kondisi diri, dan menemukan ketenangan melalui napas. (Foto/Dok: Pexels)

Di tengah kesibukan sambil menjalani aktivitas tanpa benar-benar memperhatikan kondisi tubuh. Pekerjaan, tugas, dan berbagai tuntutan membuat pikiran terus bergerak dari satu hal ke hal lainnya. Tanpa disadari, tubuh juga dapat ikut merasakan tekanan tersebut. Dalam situasi seperti ini, breathwork dapat menjadi cara sederhana untuk mengambil jeda dan memberikan perhatian kembali kepada diri sendiri.

Beberapa menit untuk duduk dengan nyaman dan memperhatikan napas dapat membantu mengalihkan perhatian dari kesibukan untuk sementara. Rasakan udara yang masuk, perhatikan gerakan dada atau perut, kemudian amati napas ketika keluar. Tidak perlu mengubah napas secara berlebihan. Cukup lakukan dengan perlahan dan mengikuti ritme yang terasa nyaman.

Latihan ini juga tidak harus dilakukan dengan sempurna. Jika pikiran kembali memikirkan pekerjaan, masalah, atau berbagai hal lainnya, cukup arahkan perhatian kepada napas secara perlahan. Proses tersebut dapat menjadi kesempatan untuk lebih menyadari kondisi tubuh dan perasaan yang sedang dialami.

Pada akhirnya, breathwork bukan solusi untuk menghilangkan seluruh masalah atau stres dalam kehidupan. Namun, latihan ini dapat menjadi kebiasaan kecil untuk memberikan ruang bagi diri sendiri. Ketenangan terkadang tidak membutuhkan sesuatu yang rumit. Satu tarikan napas yang dilakukan dengan sadar dapat menjadi pengingat untuk berhenti sejenak, mengurangi kesibukan, dan kembali hadir menjalani aktivitas dengan lebih tenang.