Fimela.com, Jakarta - Masa remaja menjadi waktu yang tepat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat karena kebiasaan yang terbentuk pada periode ini dapat terbawa hingga dewasa. Dilansir dari World Health Organization (WHO), masa remaja merupakan periode penting untuk membangun fondasi kesehatan, termasuk melalui pola makan dan aktivitas fisik yang baik.
Dilansir dari World Health Organization juga menyebutkan bahwa pola makan sehat perlu menerapkan prinsip kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memperhatikan makanan sehari-hari.
Konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, serta sumber protein dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Selain itu, aktivitas fisik juga berperan penting untuk menjaga kebugaran. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), remaja usia 6–17 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit setiap hari.
Tidak perlu langsung mengubah seluruh rutinitas. Berjalan kaki, bersepeda, olahraga bersama teman, atau memilih camilan yang lebih bernutrisi bisa menjadi awal gaya hidup sehat yang lebih mudah dilakukan secara konsisten.
Tidur Cukup Jadi Kunci agar Remaja Tetap Fresh
Kesibukan sekolah, tugas, aktivitas sosial, hingga penggunaan media sosial dapat membuat waktu tidur remaja semakin berkurang. Padahal, tidur menjadi bagian penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terasa lebih fresh. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), remaja berusia 13–18 tahun membutuhkan sekitar 8–10 jam tidur setiap malam. Tidur yang cukup juga mendukung perhatian, kesehatan mental, serta kemampuan belajar.
Selain tidur, perawatan kulit juga dapat dilakukan melalui rutinitas yang sederhana. Dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), remaja dapat memulai perawatan dengan beberapa langkah dasar, yaitu:
- Membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut sesuai kondisi kulit.
- Menggunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
- Memakai sunscreen dengan SPF 30 atau lebih untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Remaja juga tidak perlu mencoba banyak produk hanya karena sedang viral. Menggunakan terlalu banyak produk atau bahan aktif tertentu justru dapat memicu iritasi. Karena itu, fokus pada kebutuhan kulit dan konsistensi perawatan lebih penting daripada mengikuti setiap tren kecantikan yang muncul.
Batasi Screen Time agar Tubuh dan Pikiran Tetap Seimbang
Selain menjaga pola makan, tidur, dan kulit, keseimbangan aktivitas sehari-hari juga penting untuk mendukung kesehatan remaja. Dilansir dari World Health Organization (WHO), masa remaja merupakan periode penting untuk membangun kebiasaan yang dapat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan hingga masa dewasa. Aktivitas fisik, pola makan, serta lingkungan yang mendukung menjadi bagian dari perkembangan tersebut.
Penggunaan gadget juga perlu diperhatikan, terutama jika membuat waktu bergerak dan beristirahat semakin berkurang. Dilansir dari World Health Organization (WHO), remaja dianjurkan membatasi waktu sedentari, terutama penggunaan layar untuk hiburan. Aktivitas fisik sendiri dapat membantu mendukung kebugaran, kesehatan mental, serta perkembangan kognitif.
Di sisi lain, menjaga kesehatan mental juga tidak kalah penting. Beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
- Luangkan waktu untuk hobi yang menyenangkan.
- Tetap terhubung dengan orang terdekat dan lingkungan yang suportif.
- Berikan waktu untuk beristirahat ketika tubuh atau pikiran terasa lelah.
Dengan keseimbangan tersebut, menjaga diri tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga membantu remaja merasa lebih sehat dan nyaman dalam menjalani keseharian.