Tren Fashion Tenis di Wilson Brand House, dari Lapangan ke Street Style

Nurri Indah KholillahDiterbitkan 10 September 2026, 21:57 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, beberapa musim terakhir tren fashion tenis bergerak ke arah yang semakin stylish. Busana yang awalnya diciptakan untuk mendorong performa di lapangan kini mengikuti arus mode: pemilihan warna lebih variatif, potongan diperbarui, hingga siluet yang terasa semakin fashionable.

Perkembangan ini juga membuat batas antara pakaian olahraga dan busana kasual makin kabur. Selain kemampuan material menyerap keringat dan mengikuti gerak tubuh, tampilan kini menjadi pertimbangan penting saat memilih outfit untuk bermain.

Yayuk Basuki, legenda tenis Indonesia yang pernah menempati peringkat ke-19 dunia nomor tunggal dan posisi ke-9 dunia nomor ganda, menilai penampilan punya perannya sendiri. "Penampilan sangat menentukan kepercayaan diri," sebutnya di acara pembukaan Wilson Brand House di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Yayuk, rasa percaya diri yang muncul dari pakaian dapat berdampak pada kesiapan mental saat menghadapi lawan. Penampilan yang meyakinkan membantu pemain merasa lebih siap memasuki pertandingan sekaligus membangun kesan tersendiri di hadapan lawan.

Berbicara tentang preferensi pribadi, Yayuk menyukai rok tenis dengan potongan yang memberi ruang gerak, serta menghindari pakaian yang terlalu ketat. "Kalau saya enggak nyaman dengan (pakaian) ketat. Saya lebih nyaman dengan (busana) yang agak-agak longgar," imbuhnya.

Pilihan tersebut menggambarkan kebutuhan untuk menemukan titik temu antara gaya dan fungsi. Busana yang menarik tetap harus memungkinkan tubuh bergerak lincah saat melakukan servis, mengejar bola, hingga berpindah posisi dengan cepat.

2 dari 3 halaman

Pendekatan yang Lebih Fashion

Wilson Plaza Indonesia memperkenalkan perkembangan fashion lewat exclusive launch The Marta Dress, koleksi apparel yang lahir dari kolaborasi berkelanjutan bersama Marta Kostyuk, atlet tenis profesional, Rabu (9/9/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

Arah tersebut tampak pada The Marta Dress, koleksi yang dikembangkan bersama petenis profesional Marta Kostyuk. Ia merupakan atlet tenis profesional sekaligus first 360 athlete Wilson sejak 2023. Siluetnya dirancang menyerupai dress fashion, namun tetap membawa kebutuhan teknis untuk bermain tenis.

"Kami desain Marta Dress sebenarnya untuk Marta, untuk tampil di lapangan, untuk chic but professional," jelas Zahran.

Material four-way stretch memberi keleluasaan saat bergerak, sementara fitur sweat wicking membantu mengelola keringat selama aktivitas. Perpaduan keduanya memungkinkan desain tetap fashionable tanpa mengorbankan fungsi di lapangan.

"Dress layaknya dress, bukan kayak dress olahraga, tapi kalau teman-teman pakai itu performance-nya bukan main," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Wilson Brand House

Perkembangan fashion pada Wilson ketersediaan apparel untuk digunakan di lapangan menghadirkan pilihan untuk kebutuhan off court, Rabu (9/9/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

Pergerakan Tren Fashion Tenis juga tercermin dari hadirnya ruang ritel yang menawarkan pengalaman lebih luas bagi penggemar olahraga raket. Erajaya Active Lifestyle bersama Wilson meresmikan Wilson Plaza Indonesia sebagai gerai ke-14 dalam portofolio mereka.

Gerai ini memadukan kurasi produk dengan ruang interaksi agar konsumen bisa lebih dekat dengan dunia racket sports. Wilson Plaza Indonesia menyediakan apparel, raket, sepatu, dan aksesori untuk kebutuhan tenis, padel, serta pickleball.

Di dalamnya terdapat Trial Area yang memungkinkan pelanggan mencoba produk secara langsung, serta Wilson Lounge sebagai ruang berjumpa komunitas. Konsep tersebut menegaskan bahwa ritel olahraga kini tidak sekadar menjadi tempat berbelanja.

Kesempatan untuk mencoba produk, bertemu komunitas, serta mengeksplorasi gaya ikut menjadi bagian dari ekosistem olahraga raket yang terus bertumbuh di Indonesia.