Technogym Hadirkan Pengalaman Fitness yang Lebih Personal di Indonesia Sports Summit 2026

najwa maulidinaDiterbitkan 14 September 2026, 20:09 WIB

Fimela.com, Jakarta - Olahraga kini tidak hanya soal seberapa sering seseorang bergerak atau seberapa berat latihan yang dilakukan. Memahami kondisi tubuh sebelum menentukan latihan juga menjadi bagian penting untuk mendapatkan pengalaman olahraga yang lebih terarah. Hal inilah yang coba diperkenalkan Technogym melalui kehadirannya di Indonesia Sports Summit 2026.

Dalam acara yang berlangsung pada 11–13 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Technogym menghadirkan dua area khusus, yaitu Technogym Performance Lab dan Technogym Arena. Keduanya dirancang untuk memperkenalkan bagaimana teknologi, data, dan panduan ahli dapat membantu membuat latihan terasa lebih personal.

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah Technogym Performance Lab. Area ini membawa gagasan bahwa performa yang lebih baik dapat dimulai dengan memahami tubuh terlebih dahulu. Pengunjung bisa mencoba Technogym Checkup dan Biostrength REV untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi fisik serta kemampuan tubuh. Biostrength REV sendiri memadukan pengukuran strength berbasis riset dengan teknologi latihan. Sistem tersebut digunakan untuk mengukur dan memantau performa individu berdasarkan beberapa aspek, termasuk kekuatan, power, dan rentang gerak.

Pendekatan seperti ini membuat pengalaman fitness terasa tidak hanya berpusat pada aktivitas fisik. Data yang diperoleh dapat membantu seseorang mengenali keunggulan tubuh sekaligus melihat bagian yang masih bisa dikembangkan. Dengan begitu, latihan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masing-masing individu, bukan sekadar mengikuti pola latihan yang sama untuk semua orang.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Bukan Sekadar Alat Gym, Teknologi Bantu Latihan Lebih Terarah

Setelah kondisi tubuh dipahami, pengalaman olahraga berlanjut melalui berbagai aktivitas latihan di Technogym Arena. (Foto/Dok: Technogym)

Jika Performance Lab berfokus pada pemahaman kondisi fisik, Technogym Arena membawa pengalaman tersebut ke dalam aktivitas gerak. Area ini menghadirkan berbagai kelas fitness, sesi latihan atlet, serta aktivitas yang berfokus pada performa. Salah satu program yang menjadi bagian dari Technogym Arena adalah Workout With Jenn yang dipandu oleh Jennifer Bachdim sebagai Brand Ambassador Technogym Indonesia. Kehadiran kelas tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat dipadukan dengan aktivitas fitness yang lebih aktif dan dinamis.

Tidak hanya latihan untuk masyarakat umum, rangkaian program Technogym di Indonesia Sports Summit 2026 juga menyoroti performa atletik. Salah satunya melalui running assessment dan latihan kekuatan yang dirancang untuk membantu peserta memahami gerakan tubuh dengan lebih baik. Pendekatan tersebut menarik karena olahraga tidak lagi hanya dilihat dari hasil akhir seperti menjadi lebih kuat atau mampu berlari lebih cepat. Gerakan tubuh selama latihan juga menjadi bagian yang dapat dipahami dan dievaluasi untuk mendukung performa.

Konsep ini juga memperlihatkan perubahan cara teknologi digunakan dalam dunia fitness. Jika sebelumnya teknologi mungkin hanya dianggap sebagai fitur tambahan pada peralatan olahraga, kini data dan sistem digital dapat menjadi bagian dari proses latihan itu sendiri.

Melalui pendekatan yang lebih terukur, seseorang dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan tubuhnya. Dari sana, latihan bisa diarahkan pada kebutuhan yang lebih spesifik. Pada akhirnya, tujuan berolahraga bukan hanya tentang bergerak lebih banyak, tetapi juga mengetahui bagaimana tubuh bekerja selama melakukan aktivitas tersebut.

3 dari 3 halaman

Masa Depan Fitness Makin Personal dengan Bantuan Teknologi

Technogym membawa konsep fitness yang menggabungkan performa, data, teknologi, dan wellness dalam satu pengalaman. (Foto/Dok: Technogym)

Kehadiran Technogym di Indonesia Sports Summit 2026 menunjukkan bahwa perkembangan olahraga tidak hanya berbicara mengenai peralatan yang semakin canggih. Cara seseorang memahami tubuh dan menentukan latihan juga menjadi bagian dari perkembangan tersebut. Technogym memadukan teknologi, data, dan wawasan untuk membantu atlet, komunitas fitness, hingga masyarakat yang menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian. Pendekatan tersebut diterapkan mulai dari latihan performa dan running assessment hingga aktivitas fitness sehari-hari.

Konsep fitness yang lebih personal juga membuat pengalaman olahraga dapat terasa berbeda bagi setiap orang. Seseorang yang ingin meningkatkan kekuatan tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan orang yang sedang berfokus pada aktivitas sehari-hari atau meningkatkan performa lari. Karena itu, memahami kemampuan tubuh bisa menjadi langkah awal sebelum menentukan bagaimana latihan dilakukan. Data dan penilaian fisik dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kondisi seseorang sehingga latihan dapat disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai.

Sebagai salah satu merek di bidang fitness, olahraga, kesehatan, dan wellness, Technogym menggabungkan peralatan pintar yang terhubung, teknologi digital, konten latihan, serta layanan dalam satu ekosistem. Pengalaman tersebut dirancang agar dapat digunakan di berbagai tempat, mulai dari rumah hingga pusat kebugaran.

Di Indonesia Sports Summit 2026, konsep tersebut terasa melalui perpaduan antara assessment, latihan, dan aktivitas fitness. Bukan hanya mengajak pengunjung untuk bergerak, tetapi juga mengenali kemampuan tubuh mereka dengan lebih baik. Pada akhirnya, teknologi mungkin tidak menggantikan pengalaman berolahraga secara langsung. Namun, teknologi dapat menjadi alat yang membantu seseorang memahami tubuh, menentukan tujuan, dan menjalani latihan dengan arah yang lebih jelas.

Penulis: Najwa Maulidina