Tren Hair Oiling, Cara Merawat Rambut agar Lebih Berkilau

najwa maulidinaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:10 WIB

Fimela.com, Jakarta - Rambut yang terlihat sehat, lembut, dan berkilau menjadi dambaan banyak orang. Selain menggunakan sampo dan kondisioner, ada pula rutinitas perawatan rambut yang kembali populer, yaitu hair oiling. Tren ini mengandalkan penggunaan minyak rambut untuk membantu menjaga kelembapan, mengurangi tampilan rambut kusut, dan membuat helaian rambut terlihat lebih halus.

Dilansir dari Harper's Bazaar, hair oiling merupakan praktik perawatan rambut yang telah dikenal sejak lama dan berakar dari tradisi Ayurveda. Rutinitas ini kembali mendapatkan perhatian melalui media sosial serta kehadiran berbagai produk minyak rambut modern yang menawarkan cara pemakaian lebih praktis.

Pada dasarnya, hair oiling adalah kegiatan mengaplikasikan minyak pada rambut atau kulit kepala sesuai kebutuhan. Minyak dapat digunakan sebelum keramas sebagai perawatan tambahan atau dalam jumlah sedikit pada bagian tengah hingga ujung rambut untuk membantu memberikan tampilan lebih berkilau.

Meski sering terlihat dalam video perawatan rambut, hair oiling bukan sekadar mengoleskan minyak sebanyak mungkin. Pemilihan produk, jumlah pemakaian, serta kondisi rambut perlu diperhatikan agar hasilnya tidak membuat rambut terasa berat atau terlalu berminyak. Rutinitas ini juga tidak harus dilakukan setiap hari.

Setiap orang memiliki kondisi rambut yang berbeda sehingga frekuensi penggunaannya dapat disesuaikan. Dengan memahami cara kerjanya, hair oiling bisa menjadi pilihan perawatan tambahan untuk membantu rambut terlihat lebih terawat tanpa membuat rutinitas kecantikan terasa rumit.

2 dari 3 halaman

Manfaat Hair Oiling yang Bisa Dirasakan

Penggunaan minyak rambut dapat membantu menjaga kelembapan, mengurangi rambut kusut, dan membuat helaian rambut terlihat lebih lembut. (Foto/Dok: Pexels)

Salah satu alasan hair oiling semakin diminati adalah kemampuannya membantu rambut terlihat lebih sehat dan berkilau. Minyak dapat melapisi helaian rambut sehingga permukaannya tampak lebih halus. Efek ini membuat rambut terlihat lebih rapi, terutama ketika mengalami kekeringan atau mudah mengembang.

Selain memberikan kilau, penggunaan minyak rambut yang sesuai juga dapat membantu mengurangi gesekan antar helaian rambut. Rambut yang lebih mudah disisir berpotensi mengalami lebih sedikit kerusakan akibat tarikan saat menyisir atau menata rambut. Meski begitu, hasilnya dapat berbeda pada setiap orang, bergantung pada kondisi dan jenis rambut.

Hair oiling juga bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan rambut yang sering terpapar alat penata panas, seperti catokan dan pengering rambut. Beberapa jenis minyak dapat membantu melapisi rambut dan mengurangi dampak kerusakan tertentu.

Namun, minyak rambut tidak selalu dapat menggantikan produk pelindung panas yang memang diformulasikan khusus untuk penggunaan alat styling. Manfaat lainnya adalah membantu menyamarkan tampilan ujung rambut yang kering. Dengan pemakaian secukupnya, bagian rambut tersebut dapat terlihat lebih lembut dan tidak terlalu kusut. Namun, minyak tidak bisa memperbaiki ujung rambut bercabang secara permanen.

Penting untuk diingat bahwa hair oiling bukan solusi instan untuk semua masalah rambut. Penggunaan minyak juga belum terbukti secara kuat dapat membuat rambut tumbuh lebih cepat. Karena itu, sebaiknya jadikan rutinitas ini sebagai pelengkap perawatan rambut, bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan rambut sehat dan berkilau.

3 dari 3 halaman

Tips Melakukan Hair Oiling di Rumah

Agar mendapatkan hasil yang optimal, gunakan minyak rambut secukupnya dan sesuaikan cara pemakaiannya dengan kondisi rambut. (Foto/Dok: Pexels)

Sebelum mencoba tren hair oiling, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami untuk mengenali kebutuhan rambut terlebih dahulu. Rambut yang kering dan tebal mungkin lebih nyaman menggunakan minyak dengan tekstur yang terasa kaya, sedangkan rambut halus cenderung membutuhkan formula ringan agar tidak mudah lepek. Berikut beberapa langkah melakukan hair oiling di rumah.

1. Pilih minyak rambut yang sesuai.

Minyak kelapa, argan, dan almond merupakan beberapa pilihan yang sering digunakan dalam perawatan rambut. Perhatikan pula komposisi produk, terutama jika kulit kepala mudah mengalami iritasi atau sensitif terhadap bahan tertentu.

2. Gunakan minyak dalam jumlah kecil.

Jika ingin merawat batang rambut, aplikasikan secara merata pada bagian tengah hingga ujung rambut. Sementara itu, pemakaian langsung pada kulit kepala perlu disesuaikan dengan kondisinya. Hindari menggosok atau memijat kulit kepala terlalu kuat karena dapat menyebabkan rambut tertarik dan mudah patah.

3. Perawatan sebelum keramas

Untuk perawatan sebelum keramas, diamkan minyak selama beberapa waktu sesuai petunjuk produk, kemudian bersihkan menggunakan sampo hingga tidak ada sisa minyak yang mengganggu. Tidak perlu membiarkannya semalaman jika rambut atau kulit kepala justru terasa tidak nyaman.

4. Perhatikan frekuensi pemakaian

Frekuensi pemakaian juga sebaiknya tidak berlebihan. Rambut halus dapat lebih mudah terlihat lepek, sementara orang yang rentan mengalami ketombe atau dermatitis seboroik perlu berhati-hati karena minyak tertentu dapat memperburuk kondisinya.