Sukses

Beauty

Setelah Menderita Selama 7 Tahun Lebih, Gadis Anoreksia Ini Kini Selamat Dari Kematian

Anoreksia bisa jadi salah satu penyebab terpuruknya banyak wanita yang menginginkan tubuh kurus. Karena strereotipe bahwa cantik itu "kurus", banyak wanita akhirnya berlomba-lomba diet hingga punya tubuh setipis tisu. Namun benarkah hal ini benar-benar cantik? Karena tak selamanya kurus itu sehat.

Orang yang terlampau kurus hingga mengalami gangguan makan anoreksia justru harus mempertaruhkan hidupnya demi bisa hidup hingga kata cantik tak lagi didengarnya. Seperti yang dialami Gemma Walker. Saat usianya baru 14 tahun, dokter mendiagnosis dirinya mengalami anoreksia nervosa dan bulimia dan mengatakan bahwa ia akan segera mati jika tak mendapatkan penanganan.

copyright by mirror.co.uk/Caters
Saat itu, ia hanya punya berat badan 29 kg dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit jika masih ingin hidup. Ia hanya punya waktu 48 jam untuk memutuskan apakah ia ingin tetap hidup atau justru meninggal dengan penyakit tersebut. Tujuh tahun setelah itu, Gemma mengaku sudah tiga kali keluar masuk rumah sakit, satu kali masuk UGD dan dua kali cek up psikologis jangka panjang.

Setiap pagi kedua orangtuanya selalu khawatir, melihat apakah Gemma masih bernafas karena dengan tubuh yang sudah tak berdaya seperti itu, kecil kemungkinan gadis itu bisa bertahan. Selama masa penyembuhan, Gemma mengaku bahwa ia juga harus terjebak dengan kebiasaan makan yang tak sehat, sindrom berkepanjangan yang menyebabkan tubuhnya sering pingsan dan mengalami halusinasi.

copyright by mirror.co.uk/Caters
Selama 7 bulan ia harus makan makanan dengan jumlah 6500 kalori per 20 menit dan ia berhasil meningkatkan berat badannya hingga 40 kg. Namun kesehatan mentalnya amsih tak stabil. Tapi beruntung ia punya orangtua yang benar-benar suportif yang menemaninya dalam segala proses penyembuhan ini.

copyright by mirror.co.uk/Caters
Kini ia sudah berumur 22 tahun dan hidup lebih sehat dari sebelumnya. Tubuhnya sudah tak lagi terlihat tulang-belulang dan ia pun bersyukur punya kedua orangtua yang tak pernah berhenti mendukungnya dan melalui masa sulit kehidupannya selama ini. Ia kini hidup lebih bahagia dan sudah mampu mengatakan selamat tinggal pada anoreksia yang telah jadi masa lalunya.

(vem/feb)
;
Loading