Sukses

Beauty

Atasi Permasalahan Wajah saat Menstruasi Rekomendasi Dermatologist

Fimela.com, Jakarta Bukan hanya perut saja yang sakit, ketika menstruasi datang ada masalah lain yang sering timbul yaitu jerawat di wajah. Biasanya, jerawat akan timbul beberapa hari sebelum perempuan datang bulan.

Jerawat terjadi bukan hanya karena produksi hormonal progesteronnya meningkat, melainkan bisa juga karena kurang tidur. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh brand pembalut, Charm, 9 dari 10 perempuan Indonesia mengakui bahwa kualitas tidur yang baik adalah penting akan tetapi 6 dari 10 perempuan Indonesia terbiasa untuk bangun tengah malam untuk mengganti pembalut karena khawatir bocor di malam hari.

38 persen perempuan Indonesia menyadari bahwa kualitas tidur di saat menstruasi lebih rendah dibandingkan hari – hari biasa. dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV sebagai Dermatologist mengatakan kurang tidur menjadi salah satu faktor jerawat ketika menstruasi.

"Saat kita tidak mendapat tidur yang cukup dan berkualitas, jam biologis tersebut akan terganggu dan berpotensi menghambat regenerasi kulit di malam hari," ujar dr. Nessya dalam talkshow virtual yang bertajuk “Gak Takut Bocor, Tidur Lelap Untuk Kulit Wajah Cerah.

Selain jerawat, dr. Nessya juga mengatakan wajah akan terasa kering selama 1-2 minggu menstruasi. "Saat menstruasi bukan hanya wajah berminyak yang menyebabkan jerawat. Tapi selama satu atau minggu kedua menstruasi kulit akan kering karena turunnya estrogens. Padahal estrogens ini yang membuat wajah jadi kenyal," tambahnya.

Oleh karena itu, mengurangi jerawat baiknya melakukan perawatan wajah dari luar hingga dalam, seperti menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7 - 9 jam. Seperti yang dikatakan, jika saat menstruasi karena harus mengganti pembalut karena takut bocor. Untuk itu, Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk, Riama Simorangkir mengatakan Charm Safe Night merupakan pembalut yang diciptakan khusus untuk penggunaan malam hari.

"Hadir dalam 3 variant panjang dari 29cm, 35cm hingga 42cm. Dengan dilengkapi bantalan serap yang mampu menyerap cairan hingga 12 jam, sehingga tidak perlu bangun tengah malam untuk mengganti pembalut," ujar Riama.

Selain tidur berkualitas, dr. Nessya juga menyarankan untuk sesering mungkin untuk minum air putih. "Tidur berkualitas itu di kasur 85 persen, jadi saat tidur jangan terlalu lama main hp atau aktivitas lainnya. Jangan kebangun lebih dari 1x kalu sudah tidur. Dan minum air putih untuk wajah tetap lembap. Karenakan menstruasi banyak darah yang keluar, jadi kita gantikan dengan air," tambahnya

Perawatan wajah dari luar

Saat menstruasi, dr. Nessya juga mengatakan dapat melakukan perawatan wajah dari dengan menggunakan produk skincare yang sesuai dengan masalah wajah kita, seperti jika menstruasi akan timbul jerawat yang berarti kulit berminyak.

Untuk itu bisa menggunakan skincare mengandung retinol, oil control, salicylic acid. "Retinol itu untuk kontrol minyak sama bantu skin turn over," papar dr. Nesyya.

Jika sudah mulai hilang masa kulit minyak, kemudian kulit merasa kering bisa menggunakan pelembap atau moisturizer. Serta pilihlah sabun dengan bahan yang ringan dan dapat melembapkan agar lemak alami tidak hilang.

Titan Tyra sebagai Beauty Influencer turut menceritakan rutinitasnya dalam merawat kulit wajahnya terutama ketika masa menstruasi, seperti menggunakan skincare dengan kandungan AHA dan BHA.

"Biasanya aku lihat kondisi kulit dulu, jika ada kantung mata aku biasanya pake serum dan moisturizer yang mengandung kolagen. Lalu biasanya chamical exploited yang mengandung AHA dan BHA untuk mencerahkan kulit," tutur Titan.

#elevate women

;
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Sabun Mandi untuk Menghilangkan Jerawat Punggung
Artikel Selanjutnya
Hadiah Istimewa di Bulan Penuh Kasih Bersama Skin Junkie