Sukses

Beauty

Hati-Hati Saat Memilih Produk Perawatan Payudara, Perhatikan 5 Hal Ini

Fimela.com, Jakarta Memiliki payudara yang berisi dan terawat menjadi salah satu kepercayaan diri bagi perempuan. Selain melakukan operasi, memperbesar payudara bisa dilakukan dengan olahraga atau menggunakan krim dan mengonsumsi suplemen.

Namun, jika melihat di internet, banyak sekali produk perawatan dan pembesar payudara yang beredar. Sebagai konsumen pun harus hati-hati dalam memilih produk pembesar payudara agar tidak memiliki efek samping yang berbahaya ketika digunakan.

Berikut adalah tips bagaimana cara memilih produk perawatan dan pembesar payudara dengan aman dan tepat.

1. Memiliki Izin BPOM 

Izin BPOM adalah hal yang vital dalam memilih produk yang bersangkutan dengan kesehatan tubuh kita, terutama produk pembesar payudara. Pihak BPOM Republik Indonesia sendiri sering menganjurkan di media agar kita hanya menggunakan produk-produk yang memiliki izin BPOM demi keamanan rakyat.   

Kita sebagai konsumen juga harus hati-hati dengan produk yang mengklaim izin edar palsu / fiktif. Untuk cek kebenarannya bisa dilihat di website ini https://cekbpom.pom.go.id/ dan masukkan nomor registrasinya, apabila sudah terdaftar maka akan keluar nama produsennya. Contoh: no registrasi POM TR 183313051, lalu yang dimasukkan di kolom pencarian website BPOM hanya TR183313051 (disambung semua). 

2. Hanya Menggunakan Bahan-Bahan Alami seperti jamu atau herbal

Bahan baku kimia memang rata-rata memiliki khasiat yang sangat cepat dibandingkan dengan bahan alami. Dan biasanya bahan baku kimia memiliki efek samping yang cukup signifikan. Contoh: produk-produk obat yang memakai bahan baku kimia akan memiliki efek samping yang cukup banyak, dibandingkan dengan obat yang berbahan dasar jamu/alami/herbal.  

Untuk produk perawatan dan pembesar payudara, ada bahan baku alami yang memiliki khasiat yang cukup cepat dan yang memang sudah terbukti aman di dunia, seperti pueraria. Jadi kita harus pintar dalam memilih bahan alami yang tepat agar kita juga tidak perlu menunggu hasil yang terlalu lama dan terjamin keamanannya. Dan juga biasanya tidak semua bahan alami yang memiliki nama sama juga memiliki khasiat yang sama, dikarenakan perbedaan letak geografis, karakteristik tanah dan iklim yang berbeda. Contoh: durian yang ditanam di Jawa dengan durian dari Thailand memiliki rasa yang berbeda.  

Salah satu cara terbaik untuk meneliti bahan baku adalah dengan cara meneliti lewat internet dan pastikan website yang memberikan informasi adalah website resmi kesehatan atau dari pemerintah, bukan website produk iklan. 

 

3. Suplemen Menstimulasi dari Dalam Tubuh, Krim Hanya dari Luar

Berdasarkan laporan review dari masyarakat yang diterima, krim payudara mampu mengencangkan payudara, tetapi tidak bisa membesarkan ukuran payudara secara signifikan. Namun, produk suplemen pembesar payudara yang berupa kapsul atau tablet mampu mengencangkan dan juga membesarkan payudara secara bersamaan. Hal ini bisa terjadi mungkin dikarenakan krim hanya menyentuh bagian luar saja, sedangkan suplemen dapat menstimulasi dari dalam tubuh. Walaupun demikian, ada beberapa wanita yang tidak merasakan perubahan pada saat menggunakan produk pembesar payudara. 

Perlu diingat, setiap perempuan memiliki daya serap tubuh yang berbeda, ada yang dapat menyerap dengan cepat dan ada yang lebih lambat, bahkan ada yang tidak dapat menyerap sama sekali. 

Jadi, menurut hasil laporan yang diterima, suplemen pembesar payudara lebih efektif untuk membesarkan dan mengencangkan payudara, sedangkan krim payudara cocok bagi kita yang hanya ingin mengencangkan saja. 

4.  Memilki Kantor yang Jelas 

Biasanya penjual suplemen, obat, krim dan lainnya di internet yang tidak memiliki izin edar BPOM, mereka tidak berani mencantumkan alamat kantornya, karena adanya resiko akan didatangi pihak kepolisian dan BPOM.  Jadi, pastikan produk yang kita ingin beli memiliki alamat kantor distributor atau pabrik yang jelas dan tidak fiktif. 

5.  Memiliki Testimoni-Testimoni Asli 

Walaupun testimoni dapat dibuat sendiri atau fiktif, kita sebagai konsumen harus pintar dalam melihat testimoni produk, khususnya produk pembesar payudara. Memang tidak banyak yang berani atau mau untuk memberikan testimoni untuk salah satu bagian privat tubuhnya, tetapi kita tetap dapat menemukan testimoni asli untuk produk kategori ini. Biasanya testimoni yang berbentuk screenshot chat sangat mudah untuk dipalsukan atau fiktif, karena siapa saja bisa menulis chat tersebut. Jadi tidak disarankan untuk melihat testimoni dari screenshot chat. Atau video testimoni yang ada orangnya langsung berbicara kesaksian selama memakai produk tersebut. Salah satu brand produk pembesar payudara yang telah memenuhi kelima kriteria diatas adalah Bustilia. Brand ini sudah dijual di apotek ternama dan mengklaim khasiat yang cukup cepat yaitu 9 dari 10 wanita terbukti mampu merasakan perubahan ukuran payudara hanya dalam waktu 1 minggu pertama saja.  

 

 

 

#elevate women

Loading