Sukses

Beauty

11 Brand Kecantikan Peduli Terhadap Pemberdayaan Perempuan

Fimela.com, Jakarta Perayaan Hari Perempuan Sedunia setiap tahunnya dirayakan setiap tanggal 8 Maret. Biasanya berbagai kampanye mengenai isu perempuan hingga kesetaraan gender digelar, tak terkecuali berbagai brand kecantikan yang peduli terhadap perempuan.

Brand kecantikan sendiri memang sangat erat kaitannya dengan para perempuan. Berikut ini beberapa brand kecantikan yang memiliki kampanye dan peduli terhadap isu perempuan.

1. The Body Shop

Bukan hal yang aneh lagi, The Body Shop kerap mementingkan kesejateraan dan pemberdayaan perempuan. Berbagai kampanye pun kerap dilakukan seperti program kerjasama The Body Shop dengan Tungteiya Women’s Shea Butter Association di Ghana, Afrika. Sekitar 640 perempuan memproses shea nuts. Lalu kerjasama Community Trade Brazil Nut Oil yang didapatkan dari Candela, Peru. Proses pengumpulan dan pengolahannya dilakukan oleh perempuan secara turun-temurun. Mereka juga mendapatkan tunjangan seperti keamanan sosial, izin sakit, dana pensiun, dan cuti hamil berbayar. Kemudian ada lagi Community Trade Rose Essence dari Castle Farm Roses, Inggris dan Community Trade Gift Bag dari Get Paper Industries, Nepal.

Dan di Indonesia sendiri, The Body Shop ikut memperjuangkan tercapainya pengesahan RUU PKS. Dengan menggalang 500 ribu orang lewat pengumpulan petisi dan materi edukasi seks yang mudah dipahami masyarakat awam. Mereka bisa mengaksesnya melalui #TBSFightForSisterhood.

2. Mad For Makeup

Pandangan, komentar, dan nilai dari lingkungan yang tidak adil dan menyakitkan tentang penampilan inilah yang mendorong seorang aesthetician, dr. Shirley Oslan, untuk melahirkan sebuah brand makeup lokal yang bukan hanya mampu menonjolkan kecantikan perempuan Indonesia tetapi juga menjadi wadah dan komunitas yang memberdayakan kaum Hawa. Mad For Makeup pun bertujuan untuk mengingatkan kembali seluruh perempuan di Indonesia kalau mereka cantik tanpa syarat.

Mad for Makeup juga mengajak perempuan Indonesia untuk lebih menerima dan mencintai diri sendiri. Caranya, dengan mendukung anak-anak di Panti Sosial Bina Grahita, menggalang danauntuk mendukung para korban kekerasan seksual, berkontribusi pada acara Breast Cancer Awareness, mengangkat isu RUU PKS dan mendukung petisi.

3. L’Oréal

Memperingati perayaan International Women’s Day 2021, L’Oréal Indonesia, perusahaan kecantikan nomor#1 di dunia secara konsisten berupaya untuk tidak hanya mempercantik masyarakat Indonesia, tetapi juga mempercantik Indonesia melalui komitmen kami untuk beroperasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta menciptakan tempat kerja yang setara untuk semua orang.

Sebagai upaya untuk memperkuat misi ini, L’Oréal Indonesia telah melakukan Gender Equality Assessment bersama IndonesiaBusiness Coalition for Women Empowerment (IBCWE) pada September 2020. Hasilnya, L’Oréal Indonesia telah mencapai atau hampir mencapai komposisi gender yang seimbang disebagian besar tingkat tanggung jawab perusahaan.

4. MORA

MORA, sebuah brand kecantikan yang diciptakan oleh Yenny Wahid. Perempuan yang lebih dikenal sebagai aktivis dan politisi ini akhirnya memutuskan untuk menciptakan kosmetika. Namun tujuan dasarnya bukan hanya sekadar bisnis, melainkan ia ingin semua perempuan Indonesia lebih percaya diri dan mencintai dirinya.

Produk pertama yang dikeluarkan MORA adalah lipstik. Tak sembarang lipstik, kandungan vitamin E, argan oil dan olive oil di dalamnya akan merawat kesehatan kulit bibir. MORA mengeluarkan tiga warna lipstik Zahra (bunga), Aira (terhormat) dan Ameena (terpercaya). Pemilihan Nama itu diharap bisa menginspirasi siapapun yang memakai lipstiknya.

Untuk koleksi awal ini, MORA menggaet Yayasan Muda Giat Peduli (YMGP), sebuah yayasan penggiat deteksi dini pada kanker payudara. Mengingat bahwa jumlah penderita kanker yang kini terus meningkat. MORA akan menyisihkan 10 persen dari hasil penjualannya untuk YMGP.

5. Bobbi Brown

Pada tahun 2014 ini, label kosmetik Bobbi Brown yang didirikan pada tahun 1991 kembali meluncurkan `The Pretty Powerful Campaign for Women & Girls`. “Pretty Powerful" adalah sebuah kampanye yang fokus pada masalah kepercayaan diri.

Dana yang terkumpul akan dibagikan secara merata kepada beberapa organisasi non-pemerintah yang menjadi mitra dalam kegiatan ini dan akan digunakan untuk program-program pemberdayaan perempuan di negara-negara berkembang.

6. Estee Lauder Companies

The Estee Lauder Companies sebagai salah satu perusahaan yang menaungi sejumlah brand kecantikan sadar akan urgensi kanker payudara dan merangkul serta mengajak seluruh perempuan untuk bersatu dengan menyatukan harapan melalui Kampanye Kanker Payudara 2019.

Dengan kampanye tahun ini, The Estee Lauder Companies tetap konsisten pada komitmennya untuk membantu pendanaan pada penelitian, pendidikan, dan layanan medis yang membawa kita lebih dekat pada penyembuhan dan membantu para pasien di seluruh dunia agar memiliki lebih banyak waktu untuk menjalani hidup yang lebih baik dan lebih sehat lewat panggilan sederhana namun universal dengan gerakkan #TimeToEndBreastCancer.

7. Urban Decay

Urban Decay selalu berdiri untuk pemberdayaan perempuan dari produk yang dibuat hingga aksi sosial yang didukung. Pada 2015, meluncurkan The Ultraviolet Edge, sebuah inisiatif global yang dimaksudkan untuk memberdayakan perempuan. Brand ini mendukung hak-hak perempuan di mana pun, mendorong semua perempuan untuk merangkul individualitas mereka dalam segala hal yang mereka lakukan.

Pada tahun 2018, merek tersebut mendonasikan lebih dari 2 juta dollar untuk lembaga nonprofit pemberdayaan wanita termasuk Dana Pemberdayaan Global Wanita, Keadilannya, dan Kesetaraan Sekarang.

8. Mūn

Bahan utama Mūn adalah minyak biji pir berduri, yang bersumber dari kemitraan dengan persatuan koperasi wanita di Maroko (bersama dengan argan dan minyak zaitun yang digunakan dalam produk Imai). Keuntungan dari koperasi mendukung dana sosial yang menyediakan tutor yang mengajari para perempuan cara membaca dan menulis, beasiswa untuk anak-anak mereka untuk kuliah, dan dana kesehatan yang mencakup biaya perawatan kesehatan.

9. Wardah

Wardah sebagai brand yang berada di bawah naungan PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) dan didirikan pada tahun 1995 oleh Ibu Nurhayati Subakat ini memang punya visi untuk jadi perusahaan yang memberi manfaat kepada masyarakat. Itu diwujudkan lewat program CSR yang memiliki 4 pilar yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan, dan Lingkungan.

10. Sara Happ

Happ mendukung organisasi nirlaba termasuk Baby2Baby, di mana 10% dari hasil dari Lulur Bibir Sprinkles Red Velvet disumbangkan setiap tahun, serta HelpUsAdopt dan The Cashmere Foundation.

11. Kora Organics

Di luar karir modelingnya yang terkenal, Miranda Kerr adalah ibu dari tiga anak dan advokat perawatan kulit organik. Pada Hari Perempuan Internasional, Kora Organics mendonasikan 50 persen dari semua keuntungan web ke Harvest Home, sebuah program yang menyediakan dukungan, perumahan, dan sumber daya untuk perempuan hamil tunawisma dan anak-anak mereka.

#elevate women

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengumuman Pemenang FIMELA #BicarauntukSetara
Artikel Selanjutnya
Football for All, Seruan Pemberdayaan Perempuan di Dunia Sepak Bola