Sukses

Beauty

Seperti Apa Tanda-Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi?

Seringkali kita membeli makanan dalam jumlah besar. Tak jarang makanan tersebut tak habis dimakan dan disimpan di kulkas atau lemari makanan. Beberapa hari kemudian baru 'ditemukan' kembali.

Kondisinya masih bagus, tidak ada aroma aneh yang tercium dan tidak tampak jamur di permukaannya. Hmm, aman nggak ya makanan ini dikonsumsi lagi? Sebelum memutuskan untuk memakannya, Anda wajib memperhatikan beberapa hal berikut ini, seperti yang dilansir oleh everydayshealth.com:

    Cium Aromanya

    Bakteri dan jamur menyebabkan perubahan aroma pada makanan. Jika Anda tak yakin dengan perubahan aroma dan kualitas makanan, cobalah tips berikutnya.

    Perhatikan Perubahan Penampilan

    Jika Anda melihat adanya bercak kehijauan atau kebiruan di roti, segera buang. Perubahan tekstur juga menjadi tanda makanan sudah tak layak dikonsumsi, misalnya susu yang berubah jadi kental. Hal lain yang patut diperhatikan adalah kemasan yang berubah bentuk, misalnya kaleng penyok atau kantong yang kempes.

    Penyimpanan Yang Tepat

    Pada suhu ruangan, bakteri bertumbuh lebih cepat sehingga makanan mudah membusuk. Oleh karena itu, set termperatur kulkas Anda di bawah 5 derajat celcius atau panaskan makanan dengan suhu di atas 60 derajat celcius. Sementara untuk makanan beku, simpan pada lemari pembeku dengan suhu di bawah 0 derajat celcius.

    Kebersihan Makanan

    Cek apakah makanan disimpan pada tempat yang bersih, termasuk apakah makanan disajikan di piring yang telah dicuci dan dikeringkan.

Semoga dengan cara ini Anda dapat terhindar dari masalah pencernaan akibat memakan makanan yang tak layak ya, Ladies.

(vem/wnd)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading