Sukses

Beauty

Obat Perangsang Ketenangan Lithium Untuk Stabilisator Mood

Stabilisator emosi atau mood adalah obat perangsang ketenangan yang dapat digunakan untuk merawat dan mencegah gangguan bipolar. Gangguan bipolar adalah penyakit psikologi yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat drastis berupa depresi (kesedihan) dan mania (kebahagiaan) secara tiba-tiba.

Obat-obatan ini membantu untuk meminimalisir efek negatif yang disebabkan oleh penyakit bipolar di lingkungan kerja, sekolah atau sosial. Sebenarnya, FDA (Food and Drugs Associaton) tidak mengklasifikasikan obat-obatan sebagai mood stabilizer. Namun, psikiater dan pasien lebih sering menyebut obat yang mempunyai anti-mania dan anti depresan dengan sebutan mood stabilizer.

Dokter menggunakan berbagai obat dari kelas dan merk yang berbeda untuk merawat pasien dengan gangguan bipolar. Diantaranya adalah, lithium, anticonvulsants, antipsychotics, dan benzodiazepines. Lithium adalah satu dari obat stabilisator paling murah dan paling lama digunakan untuk penderita gangguan bipolar.

Lithium diklasifikasikan sebagai garam, dibawah nama generik lithium karbonat dan lithium sitrat. Beberapa penemuan menunjukkan bahwa lithium efektif untuk menurunkan gejalan dan frekuensi bipolar, dan mengurangi kasus bunuh diri pada penderita bipolar sebanyak 6 kali lipat.

Diantara banyak pengobatan penyakit bipolar yang tersedia, mereka punya banyak beberapa efek samping, seperti mual, rambut rontok, permasalahan seksual, diare, dan gagal ginjal. Namun, banyak diantara efek samping itu akan hilang setelah beberapa minggu perawatan.

Oleh: Chrysant Kirana

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading