Sukses

Beauty

Penggunaan Antibiotik Penisilin Sebagai Obat Penyakit Kelamin 'Sifilis'

Ladies, penyakit kelamin sifilis atau dikenal juga dengan sebutan raja singa disebabkan karena masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui selaput lendir atau kulit. Sebagai penyakit sistemik, sifilis dapat bertahan hidup dalam tubuh Anda selama bertahun-tahun tanpa terdeteksi sama sekali. Penyakit sifilis ini berkembang dalam 4 tahapan, yakni :

1. Fase primer, di mana timbul luka pada area yang terinfeksi.
2. Fase sekunder, yang berlangsung pada minggu ke 6-12 setelah terinfeksi. Biasanya akan muncul ruam pada kulit.
3. Fase laten, di mana Anda ‘seolah-olah’ sudah sembuh dari fase sekunder. Tak ada gejala yang terlihat sama sekali dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
4. Fase tersier, yaitu di mana Anda tak lagi dapat menularkan penyakit. Ketika telah mencapai fase ini, Anda dapat mengalami gagal jantung, aneurisme aorta, dan neurosifilis atau sifilis yang menyerang sistem saraf.

Disebutkan dalam www.nichd.nih.gov, obat penyakit kelamin sifilis ini adalah antibiotik penicilin. Jika penderita alergi terhadap penisilin, bisa diberikan doksisiklin atau tetrasiklin per-oral selama 2-4 minggu.

Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Oleh karena itu, penderita harus menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan.

Selain pengobatan, Anda juga bisa melakukan upaya pencegahan penyakit kelamin sifilis. Pencegahan penyakit kelamin sifilis yang paling efektif tentunya adalah dengan tidak berhubungan langsung dengan orang yang memiliki penyakit kelamin menular (PMS).

Setia pada pasangan dan tidak gonta-ganti pasangan adalah juga merupakan pilihan cerdas untuk menghindari penyakit ini, ladies! So, be smart!

Oleh : Maulisa

(vem/)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading