Sukses

Beauty

Diary Fimela: Brand Kecantikan Lokal yang Lahir dari Mimpi Bisnis yang Sama dan Kemauan Berkompromi 2 Perempuan Bersahabat

Fimela.com, Jakarta Pernah membayangkan menjalankan bisnis dengan sahabat sendiri? Selain terdengar menyenangkan, orang-orang di dalamnya harus bisa mengatasi berbagai tantangan menjalankan bisnis sebagai sahabat.

Diary Fimela kali ini berkenalan dengan Jessica dan Erika, 2 perempuan yang bersahabat dan memutuskan untuk menjalankan bisnis mereka bersama. Mutual Beaute, sesuai namanya, brand kecantikan lokal ini memang lahir dari persahabatan Jessica dan Erika yang terjalin sejak tahun 2017.

Mimpi menjalankan bisnis sendiri memang sejak lama dimiliki oleh keduanya, khususnya Erika yang memang dekat dengan dunia kecantikan, sejak dirinya masih anak-anak. Jessica dan Erika pernah bekerja di 1 perusahaan yang sama, keduanya memiliki kepribadian yang bertolak belakang, toh mereka justru bisa saling melengkapi satu sama lain.

"Kita suka ngobrolin makeup dan produk-produk yang dipake. Kita juga punya kesamaan, yaitu sering bawa lip product lebih dari 1 kalo pergi, itu kenapa produk pertama yang kita launching di Mutual Beaute itu lip product," cerita Erika kepada Tim FIMELA.

Dari kebiasaan yang sama dan perbincangan-perbincangan yang telah berlangsung sejak tahun 2018 itulah, keduanya akhirnya memutuskan untuk resign dari kantor mereka pada awal tahun 2020 dan menjalankan bisnis sendiri. Tidak asal, proses panjang harus dijalani keduanya, mulai dari pencarian formula terbaik sesuai yang diinginkan, hingga launching yang sempat terhalang pandemi.

"Kita research untuk formula aja lama banget, sekitar 1,5 tahun. Karena kita suka banget ngobrolin makeup, waktu kita kerja, kita juga survei tentang apa yang yang orang-orang cari waktu beli lip product, apa yang mereka hindari. Nah, waktu buat brand ini, kita berusaha mengatasi tantangan itu," jelas Jessica.

Mimpi sederhana, yaitu memiliki brand sendiri dengan produk berkualitas dengan ide timeless dan luxurious, namun terjangkau akhirnya terwujud di akhir bulan September 2020. Berbeda dengan Erika, Jessica memiliki background sebagai seorang penulis dan pernah bekerja di media, sebelum memutuskan menjalankan bisnis sendiri.

 

 

Jessica dan Erika, 2 perempuan dengan kepribadian bertolak belakang, namun memiliki mimpi yang sama

Pengalamannya untuk melakukan wawancara dan review akhirnya membawa Jessica bermimpi menjalankan bisnisnya sendiri. Siapa yang menyangka 2 orang dengan mimpi yang sama dipertemukan sebagai teman kantor dan kini menjadi partner dari bisnis yang mereka jalankan sendiri?

Mungkin ini juga menjadi pertanyaan dari Sahabat FIMELA, bagaimana keduanya mengatasi konflik dalam menjalankan bisnis bersama sahabat? Jessica dan Erika mengaku keduanya adalah tipe yang sama-sama menghindari konflik, walaupun tidak jarang keduanya memiliki pendapat yang berbeda.

"Kita belajar untuk berkomunikasi lebih baik dan mengatur emosi. Tapi apapun itu, harus tetap dikomunikasikan, mungkin caranya aja yang harus dipilih hati-hati, karena di luar bisnis, kita tetap berteman. Harus dipisahin antara kerjaan dan personal life," jelas Erika.

Menurut Erika, Jessica dan dirinya juga seperti memiliki tombol switch tersendiri, sehingga konflik tidak pernah terjadi secara berkepanjangan. Atau mereka menyiasati konflik dengan memberi sama-sama memberi waktu untuk saling berpikir.

"Ada pembagian tugas yang jelas juga diantara kita, walaupun yang Erika ini teman aku sendiri. Erika itu lebih mengurus marketing, kalau aku lebih ke operation, tapi bukan berarti kita urusan marketing aku nggak boleh tahu. Kita akan sama-sama terbuka dan ada goal dari kerjaan masing-masing yang harus dikejar," kali ini Jessica yang bercerita.

Mutual Beaute diciptakan dengan core value untuk menggaet pengguna melalui konten dan ini bisa dilihat, mulai dari packaging produknya. Jessica dan Erika ingin agar bisnis Mutual Beaute ini tidak hanya sekedar bisnis, namun juga teman bagi para customer dari semua kalangan.

Berangkat dari value kedekatan inilah, sejak awal dirilis, Mutual Beaute mendapatkan sambutan pasar yang sangat baik. Jessica dan Erika merasakan antusias masyarakat akan produk-produk Mutual Beaute dan berkeinginan, ke depannya, brand ini bisa lebih dikolaborasikan dengan penggunanya.

Kunci menjalankan bisnis dengan sahabat sendiri adalah komunikasi yang terbuka

Selain itu, Jessica dan Erika juga tidak melihat brand lokal lain sebagai pesaing. Menurut Jessica dan Erika, saling support untuk bersama-sama memajukan industri kecantikan lokal adalah tujuan bersama dari para owner.

"Sekarang justru persaingan brand lokal cukup sehat, owner saling kasih support, bukan malah dianggap rival. Makannya, kenapa sekarang kita sering lihat brand-brand saling kolaborasi, karena kita punya tujuan yang sama itu. Aku juga sampai sekarang masih pakai produk dari brand lain, itu kan juga bentuk support," jelas Erika.

Melalui akun instagram Mutual Beaute (@mutualbeaute), kamu bisa melihat 5 varian matte lip liquid dengan packaging dan pilihan nama yang unik, serta warna yang menarik. Hasil akhir dari pemakaian matte lip liquid Mutual Beaute ini adalah soft matte, namun tidak akan membuat bibir terasa kering, sebagai jawaban dari tantangan awal ketika Jessica dan Erika ingin menjalankan bisnis mereka sendiri.

Sampai saat ini, Mutual Beaute masih dijalankan oleh 4 orang, yaitu Jessica, Erika, dan 2 orang partner lainnya dengan passion dan semangat yang sama. Bukankah bekerja akan terasa lebih ringan dan menyenangkan, ketika kita bersama orang-orang dengan passion yang sama?

"Sekarang tim masih dikerjakan oleh 4 orang aja. Tapi orang-orangnya sangat supportif, kita punya passion yang sama, jadi kerja juga rasanya enak, nggak ada halangan yang berarti," cerita Erika.

Penasaran apa kuncinya bisa menjalankan bisnis sendiri dengan sumber daya manusia yang minim? Menurut Jessica, siapapun yang mau menjalankan bisnis, harus siap mental terlebih dahulu.

"Karena bisnis sendiri, pemimpinnya ya diri sendiri, jadi nggak boleh mudah menyerah. Lebih baik lagi kalau kita bisa ketemu partner atau mentor dalam bisnis yang mau dijalankan," saran Jessica untuk Sahabat FIMELA yang ingin memulai menjalankan bisnis sendiri.

Sedangkan menurut Erika, kuncinya ada pada komunikasi. Komunikasi harus diterapkan dan dijalankan dengan baik, agar jika ada konflik yang terjadi, ada solusi yang diharapkan. Siap berbisnis, Sahabat FIMELA?

#Elevate Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita Pemuda 20 Tahunan Berjualan Bubur Ayam untuk Bahagiakan Orangtua
Artikel Selanjutnya
Diary Fimela: Kisah Jovanca, Brand Asal Pelabuhan Ratu yang Chic dan Stylish