Sukses

Beauty

Sering Merasa Kulit Pria Jauh Lebih Mulus dan Jarang Bermasalah? Ini Alasannya

Fimela.com, Jakarta Kamu juga pasti sering melihat, membatin, dan merasa bahwa kulit pria terlihat jauh lebih sehat, mulus, dan jarang ada masalah. Sepertinya kaum pria jarang memiliki masalah dengan kulit berminyak atau jerawat yang tiba-tiba muncul.

Tapi mereka bahkan jarang yang melakukan perawatan kulit lebih baik daripada kita, kaum perempuan, benar, Sahabat FIMELA? Sebenarnya, alasannya sangat sederhana.

Dilansir dari huffpost.com, dikatakan bahwa semakin terlibat, semakin besar kemungkinan kamu menggunakan produk secara berlebihan. Kamu bahkan mungkin tidak memberi kulit cukup waktu untuk beradaptasi dengan suatu produk dan mengikuti terlalu banyak tren.

 

 

Ternyata, ini alasannya mengapa kulit pria sering terlihat lebih sehat dan mulus

Hal-hal yang kamu lakukan tentu akan memengaruhi kulit. Menurut Jennifer MacGregor, dokter kulit bersertifikat di New York City menyatakan bahwa fenomena ini terjadi selama banyak orang membeli dan menggunakan suatu produk hanya karena iklan, mereka menghabiskan banyak uang, tanpa menyadari bahan apa yang benar-benar cocok untuk kulit mereka.

Ini bukan hanya masalah bagi kaum perempuan sebenarnya, namun karena secara stereotip, perempuan proaktif dan mencari informasi, serta perawatan untuk kulit, mereka lebih berisiko. Hormon perempuan berfluktuasi sepanjang bulan dan dalam beberapa kasus, hormon tidak seimbang atau berubah bisa memengaruhi penampilan kulit.

Hormon memengaruhi kelenjar sebaceous, produksi minyak, pembuluh darah, dan kemerahan, bahkan mikrobioma kulit. Lebih rumit lagi, hormon juga bisa berubah, sering terjadi selama masa kehamilan atau menopause, atau saat menggunakan alat kontrasepsi.

Ternyata, ini alasannya mengapa kulit pria sering terlihat lebih sehat dan mulus

Gaya hidup juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Di luar kebiasaan yang jelas tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol secara berlebihan atau merokok, pola makan tidak seimbang, dan kurang tidur, mengonsumsi makanan tinggi glikemik juga bisa memicu munculnya jerawat dan rosacea.

Tentu saja, beberapa orang secara alami memiliki kulit yang kurang reaktif dan rentan masalah daripada yang lain. Genetika memainkan peran penting pada kondisi kulit.

Selain itu, penggunaan produk yang berlebihan juga menjadi masalah terbesar. Terakhir, datanglah ke dokter kulit atau profesional yang benar-benar bisa memberikan resep atau saran terbaik sesuai dengan kondisi kulitmu, tidak hanya sekedar ikut tren yang sedang viral.

Loading