Sukses

Beauty

Agar Kulit Tetap Awet Muda, Ini 3 Tips Meningkatkan Kolagen

Fimela.com, Jakarta Memiliki kulit awet muda tentu menjadi idaman bagi banyak orang. Untuk mewujudkannya, ada banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

Kolagen adalah protein yang banyak terdapat pada bagian tubuh, seperti pada tulang, otot dan kulit yang mana berfungsi merekatkan jaringan-jaringan tubuh. Kolagen berperan penting untuk menjaga elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini.

Namun seiring berambahnya usia, elastisitas kulit mengalami penurunan karena kadar kolagen dalam tubuh yang berkurang. Karena itu, yuk intip cara meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh agar tetap awet muda.

 

 

Batasi Alkohol

Bulan Januar waktu yang baik untuk mengevaluasi hubungan kamu dengan alkohol. Meskipun mengonsumsi beberapa minuman lebih sedikit setiap minggu dapat membuat kamu merasa lebih baik secara keseluruhan, ini juga memiliki beberapa manfaat kulit yang tidak terduga.

“Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan produksi radikal bebasIni juga mengurangi antioksidan dalam tubuh, mempersulit tubuh kamu (dan kulit kamu) untuk mempertahankan diri. Akibatnya, stres oksidatif dan peradangan menjadi semakin parah,” kata dokter penyakit dalam Russell Jaffe, dikutip mind body green.

Ini juga mengurangi antioksidan dalam tubuh, mempersulit tubuh kamu (dan kulit kamu) untuk mempertahankan diri. Akibatnya, stres oksidatif dan peradangan menjadi semakin parah.

Hal in juga berdampak pada kolagen. Stres oksidatif dapat merusak kolagen Anda yang ada saat diaktifkan secara kronis. Ini juga menurunkan kemampuan fibroblas, sejenis sel yang menghasilkan kolagen tipe I, kolagen jenis ini adalah protein yang paling melimpah di dalam tubuh. Belum lagi, asupan alkohol yang berlebihan dapat mengganggu penyerapan vitamin C, yang selanjutnya berkontribusi pada sintesis kolagen yang buruk.

2. Suplemen kolagen

Suplemen kolagen telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, dan ada alasan yang cukup bagus, karena Ada penelitian signifikan yang menunjukkan manfaat kulit yang komprehensif. Manfaatnya untuk mempromosikan produksi kolagen dan elastin alami Anda. Ini adalah kunci untuk penuaan kulit, karena penelitian menunjukkan tingkat kolagen Anda mulai menurun sebesar 1 persen setiap tahun, dimulai sekitar usia pertengahan 20-an. Namun, tidak semua suplemen kolagen bekerja dengan cara yang sama. Sebagian besar penelitian yang menjanjikan tentang topik ini berasal dari peptida kolagen terhidrolisis secara khusus.

3. Tidur yang cukup dan batasi asupan kafein malam hari

Kurang tidur (termasuk sering kurang dari tujuh jam) menginduksi stres oksidatif dalam tubuh. Selain itu, kurang tidur meningkatkan kortisol, hormon stres Anda, yang memecah kolagen. Penelitian bahkan menemukan hubungan langsung antara menutup mata dan produksi kolagen.

Belum lagi, lonjakan kortisol itu bahkan bisa memicu munculnya jerawat. Lihat, lonjakan ini bermanifestasi menjadi lebih banyak produksi sebum dan, dengan demikian, lebih banyak berjerawat. Bahkan jika Anda biasanya tidak memiliki kulit yang cenderung berjerawat, kurang tidur dapat menyebabkan apa yang oleh ahli kulit disebut "jerawat sesekali".

Selain mendapatkan tidur yang baik, Anda mungkin ingin memperhatikan asupan kafein Anda. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi dosis kafein (khususnya 400 mg5 dalam penelitian ini) hingga enam jam sebelum tidur memiliki efek mengganggu yang penting pada tidur Anda. Selain kesulitan tidur, penelitian ini menunjukkan hubungan antara kafein dan tidur yang terganggu juga.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading