Sukses

Beauty

5 Tanda Stres Berpengaruh pada Kulit dan Rekomendasi Perawatan yang Tepat untuk Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Lagi banyak kerjaan, deadline menumpuk hingga stres terasa memuncak? Efeknya ternyata nggak cuma bisa bikin pikiran jadi terasa penat dan burnout saja. Tahu nggak kalau stres juga bisa mempengaruhi kondisi kulit yang membuatnya nggak bisa memancarkan glowing alami.

Saatnya lebih perhatikan lagi kondisi kulitmu, jangan sampai stres menyebabkan berbagai masalah yang mengganggu penampilan. Yuk, perhatikan apa saja tanda kulit yang terdampak stres dan rekomendasi perawatan yang bisa dilakukan di rumah!

Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Tanda paling umum stres mulai mempengaruhi kondisi kulit adalah munculnya lingkaran hitam di bawah mata. Munculnya hal tersebut saja sudah jadi pertanda kalau kamu tidak mendapatkan istirahat yang cukup atau tidur berkualitas di malam hari. Lingkaran hitam ini sendiri terbentuk sebagai akibat dari sirkulasi darah di area bawah kulit mata yang tidak lancar.

Kalau muncul mata panda seperti ini, pasti bikin jadi nggak percaya diri kan? Nah, kamu bisa mulai melakukan pertolongan pertama dengan menggunakan krim mata yang mengandung formula brightening untuk mencerahkan area kulit tersebut.

Namun, yang nggak kalah penting adalah dengan mengatur kembali jam tidur supaya bisa mendapatkan waktu istirahat ideal setiap malam. Coba atur suasana kamar agar lebih kondusif, misalnya dengan menggunakan aromaterapi yang menenangkan atau memutar musik instrumental yang membantu pikiran lebih rileks.

Kulit Kusam

Mulai menyadari kalau kulitmu terlihat kusam? Wah, bisa jadi pertanda kalau hal tersebut adalah efek dari stres yang sedang dialami. Pada dasarnya, kulit memerlukan proses regenerasi agar selalu terlihat sehat dan bercahaya. Namun, ketika stres, proses pergantian sel kulit ini akan mengalami hambatan sehingga menyebabkan tampilannya yang kusam.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mulai melakukan eksfoliasi kulit dengan facial scrub atau exfoliating toner yang mendorong terjadinya proses regenerasi kulit. Namun, jangan sampai overexfoliate atau eksfoliasi yang berlebihan ya! Idealnya, kamu bisa menggunakan scrub atau skincare yang mengandung AHA/BHA sebanyak 1 kali dalam seminggu untuk mencegah iritasi.

Kulit Kering

Merasa kulitmu sedang dalam kondisi kering, bahkan lebih dari biasanya? Well, bisa jadi hal ini juga tanda kalau kamu sedang mengalami stres. Secara umum, kulit sebenarnya memiliki lapisan luar yang sering disebut sebagai stratum corneum. Fungsinya adalah untuk menjaga kulit agar tetap terjaga kelembapannya.

Namun, stres bisa mengurangi kemampuan stratum corneum dalam menjaga kelembapan kulit. Fakta ini terungkap lewat sebuah penelitian yang dilakukan Inflammation & Allergy Drug Test di tahun 2014. Lalu, bagaimana cara menjaga kelembapan kulit saat sedang stres?

Disarankan untuk menggunakan skincare yang memiliki formula utama mengikat air, sehingga dapat menjaga kelembapan di area kulit. Misalnya saja ceramide yang dikenal dengan fungsinya untuk menjaga hidrasi alami kulit. Jangan lupa jaga kelembapan kulit dengan berbagai kebiasaan lain, misalnya konsumsi buah dan sayur serta minum air putih 8 gelas setiap hari.

Pori-pori Tampak Tersumbat

Saat stres, produksi hormon kortisol di dalam tubuh jadi meningkat yang membawa banyak dampak. Salah satunya adalah produksi sebum di wajah yang juga ikut meningkat. Hal ini tentan menyebabkan pori-pori tersumbat dan memicu pertumbuhan jerawat yang cukup parah.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 menyebutkan kalau ternyata tingkat stres seseorang bisa mempengaruhi seberapa parah jerawat yang dialami. Nah, untuk mengatasinya kamu bisa mulai menggunakan skincare yang memang memiliki kandungan untuk meredakan jerawat seperti salicylic acid. Formula ini juga bekerja untuk mengenalikan kadar minyak dalam kulit.

Muncul Kerutan Halus di Wajah

Jika kondisi stres dibiarkan tanpa merawat kulit, efek jangka panjang lainnya adalah bisa memicu kerutan halus muncul. Kondisi ini terjadi karena kadar elastisitas kulit yang berkurang, sehingga terjadi perubahan protein pada kulit.

Nggak hanya itu saja, kebiasaan seseorang mengeluarkan ekspresi seperti mengerutkan dahi juga bisa memicu munculnya kerutan di area wajah. Untuk mencegah hal ini, cobalah untuk melakukan investasi perawatan kulit yang mengandung formula anti-aging seperti retinol atau vitamin C. Namun, jangan lupa sesuaikan juga dengan jenis kulit ya!

Saatnya ucapkan selamat tinggal pada kulit yang mengalami stres. Beberapa rekomendasi perawatan di atas bisa jadi solusi yang wajib dicoba. Yuk, saatnya sayangi kulitmu dengan melakukan perawatan yang tepat!

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading