Sukses

Entertainment

Kasus Yuyun, Luna Maya Sentil Pendidikan di Indonesia

Fimela.com, Jakarta Kasus pemerkosaan yang dialami oleh Yuyun membuat terbelalak banyak pihak. Bagaimana tidak, remaja 14 tahun itu telah diperkosa beramai-ramai oleh belasan pria yang berusia kurang lebih sama dengan dirinya. Luna Maya pun ikut bersuara terkait kasus tersebut.

Ada benang merah ketika membicarakan banyaknya anak muda yang berani melakukan tindak kriminal. Menurut Luna Maya, pendidikan memegang peranan penting dalam sebuah tindak anarkis atau kriminalitas.

"Ada hubungannya ini. Ada peran pendidikan dan orangtua. Kalau lingkungannnya baik, di luarnya juga baik, kalau di sekolah juga baik. Nah ini ketauan sih kalau yang 14 orang itu enggak berpendidikan," kata Luna Maya di acara Pre Launching Hair Tonic Natur, kawasan Karet, Jakarta Pusat, Selasa (3/5).

Luna Maya (Fotografer: Nurwahyunan, Digital Imaging: Muhammad Iqbal Nurfajri, Wardrobe: Lotuz, Make-up: Make Up First, Bintang.com)

 

Di belahan dunia manapun, banyak terjadi kasus-kasus seperti yang terjadi di Bengkulu tersebut. Sebab itulah pendidikan yang baik, entah dari sekolah maupun keluarga menjadi faktor utama pembentuk moral generasi muda.

"Di belahan dunia mana pun pasti ada orang kayak gitu. Dia (Yuyun) anak 14 tahun, pemuda-pemuda masih 14 tahun juga. Kalau dia berpendidikan, dia enggak ngelakuin itu, karena harusnya perempuan dilindungi," tukasnya.

Dengan kejadian kekerasan terhadap perempuan seperti ini yang merupakan fenomena gunung es, Luna menuntut kepada para orangtua untuk memberikan pendidikan moral terbaik kepada anak-anaknya.

Luna Maya (Fotografer: Nurwahyunan, Digital Imaging: Muhammad Iqbal Nurfajri, Wardrobe: Lotuz, Make-up: Make Up First, Bintang.com)

"Sangat disayangkan terjerumus anak muda dengan minuman keras, narkoba, berjudi. Sebisa mungkin harus berprestasi, harus bisa merasuki diri kita dengan kreativitas. Itu semua harus dipupuk dari rumah, bisa diajarkan anaknya harus bisa seperti apa," tuturnya.

Luna menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk menyerang siapapun, namun ini sesuai dengan fakta di lapangan. "Mungkin orangtuanya juga bukan dari kalangan berpendidikan, maaf nih, ini kan kita bicara fakta ya. Apa-apa cuma pemikiran sesat, karena kurang pinter," tandas Luna.

Loading