Sukses

Entertainment

Editor Says, Mampukah Warkop DKI Reborn Puaskan Penggemar?

Fimela.com, Jakarta Setelah lama ditunggu, pihak Falcon Pictures akhirnya mengkonfirmasi siapa yang berperan sebagai Dono, Kasino dan Indro di film Warkop DKI Reborn. Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, Vino G. Bastian, Abimana Arysatya dan Tora Sudiro akan berperan sebagai Kasino, Dono dan Indro. Hal itu ditegaskan melalui teaser poster yang baru saja dirilis.

Judul film pun menjadi Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Ternyata film besutan Anggy Umbara ini tidak terdiri dari satu film saja dan akan ada lanjutan atau sekuelnya. Dalam poster tersebut, Vino, Abimana dan Tora memakai seragam seperti di film Chips yang pernah dibintangi Warkop DKI.

Film ini rencananya akan dirilis pada Lebaran Idul Adha atau sekitar bulan September nanti. Selain banyak yang menunggu, pasti para penggemar Warkop termasuk saya, penasaran apakah film Warkop DKI Reborn bisa memenuhi ekspektasi mereka? Maklum saja, sosok Dono, Kasino dan Indro sudah begitu melekat di hati masyarakat.

Preskon film Warkop DKI (Deki Prayoga/bintang.com)

Mampukah Vino, Abimana dan Tora menyamai atau bahkan mendekati sosok mereka Indro cs? Jawabannya tentu tidak. Karena seperti dikatakan Tora, keterlibatan dirinya bersama Vino dan Abimana bukan ingin menggantikan personel Warkop DKI, melainkan melestarikan cerita yang dikemas lebih modern.

"Kita bertiga yakin Warkop enggak tergantikan. Kita cuma mau melestarikan Warkop," jelas Tora Sudiro. Rasanya ini jadi awal yang bagus, karena Tora cs tahu betul posisi mereka. Dengan begitu, penggemar Warkop DKI pun mungkin bisa memaklumi dan memberi kesempatan untuk Tora cs menunjukkan akting terbaik mereka.

Sosok personil Warkop, terutama di dunia film, memang sulit tergantikan. Sebagai penggemar Warkop, saya sudah ‘dicekoki’ dengan aksi mereka sejak masih SD dan menonton film-film mereka melalui kaset video. Film pertama yang saya tonton adalah ‘Mana Tahan’ yang juga film pertama mereka.

Warkop DKI

Saat itu masih ada mendiang Nanu sebagai anggota keempat Warkop. Film yang juga dibintangi Elvy Sukaesih itu masih berkesan sampai sekarang. Begitu juga dengan film-film Warkop sesudahnya. Setelah Mana Tahan, Warkop yang waktu itu masih bernama Warkop Prambors, karena lahir dari radio Prambors, mencoba tampil berempat lagi setelah kepergian Nanu.

Ada Mat Solar yang bergabung bersama mereka di film Dongkrak Antik. Lalu ada Dorman Borisman yang tampil di beberapa film seperti GeER (Gede Rasa), Manusia Enam Juta Dollar dan Pintar-Pintar Bodoh. Namun pada akhirnya Warkop ditakdirkan untuk bertiga dan mengubah namanya menjadi Warkop DKI.

Ada 34 film Warkop DKI yang dirilis di bioskop dan hampir semuanya sukses. Penggemar mereka pun lintas generasi. Meski awalnya menyajikan lawakan untuk anak muda khususnya mahasiswa, para anggota Warkop DKI cukup jeli dalam membaca pasar. Mereka melakukan kompromosi dengan pasar agar karya-karya mereka bisa disukai segala lapisan masyarakat.

1

Itu sebabnya film-film mereka juga menonjolkan adegan-adegan slapstick selain humor cerdas dan kritik sosial yang jadi ciri khas mereka. Salah satu kekuatan utama mereka adalah masing-masing punya karakter yang khas. Dono yang sebenarnya paling cerdas karena juga berprofesi sebagai dosen dan penulis, ‘merendahkan’ sedikit karakternya menjadi objek penderita dan sering bernasib sial.

Giginya yang agak maju alias tonggos kerap dijadikan bahan lawakan. Kasino yang serba bisa dikenal denga aksen Betawi yang ceplas-ceplos tapi kerap mengena dan menjadi ‘punch-line’ atau kalimat lucu yang selalu dikenang bahkan sampai sekarang. Kelebihan lainnya, Kasino bisa bermain musik dan bernyanyi dengan cukup bagus dengan mempelesetkan lagu-lagu yang sedang populer.

Saya paling terkenang dengan lagu Beat It milik Michael Jackson yang dipelesetkan menjadi Cepirit, atau lagu Feeling yang bernuansa romantis bisa dipelesetkan menjadi lagu dangdut. Sedangkan Indro sebagai yang termuda dan paling gagah kerap berperan sebagai anak orang kaya yang rada sombong, suka mencela sekaligus banyak akal.

Salah satu film Warkop DKI, Chips. Foto: Wkipedia

Kelebihan mereka bertiga menjadi chemistry yang luar biasa saat tampil di layar lebar. Sepertinya tak sulit, tapi sampai saat ini terbukti belum ada yang bisa menyamai pencapaian mereka. Bagito Grup yang dimotori Mi'ing alias Deddy Gumelar sempat berusaha mengikuti langkah mereka.

Mi'ing sendiri sempat tergabung dalam tim kreatf Warkop DKI dan bersahabat baik dengan Indro. Namun Bagito maupun grup lainnya tetap tidak mampu menyaingi atau bahkan mendekati pencapaian Warkop DKI. Kalau ada yang menilai film-film Warkop DKI kurang berbobot dan lebih banyak mengumbar humor fisik, apakah ada film komedi lain yang bisa menghasilkan lebih dari 30 film, disukai banyak orang, masih terus diputar di televisi dan masih bisa membuat kita tertawa dan menghibur?

Rasanya belum ada. Yang menarik sekaligus mencemaskan, keberhasilan Warkop DKI kini akan coba disamai oleh Warkop DKI juga. Film Warkop DKI Reborn tentu diharapkan bisa meraih sukses seperti juga film-film Warkop DKI lainnya. Meski para pemainnya sudah menegaskan kalau film Warkop DKI Reborn dibuat bukan untuk menggantikan posisi Warkop DKI, tentunya penonton terutama penggemar Indro cs punya ekspektasi tinggi.

Preskon film Warkop DKI (Deki Prayoga/bintang.com)

Mereka, termasuk saya, berharap Abimana, Tora dan Vino serta tim Warkop DKI Reborn bisa menyajikan sesuatu yang berbeda tapi tetap tidak menghilangkan ciri khas dan karakter dari Warkop DKI itu sendiri. Meski agak berlainan, hal ini juga terjadi dengan film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2).

Keberhasilan film pertamanya, AADC, yang begitu berkesan dengan sejumlah adegan ikonik, membuat pengharapan terhadap AADC 2 menjadi begitu besar. Hasilnya, mungkin banyak yang merasa terpuaskan, atau justru kecewa. Tapi bukti jelasnya, AADC 2 laris manis di bioskop dan mencapai 3,6 juta penonton melebihi jumlah penonton AADC pertama.

Pengharapan yang hampir sama disandarkan untuk film Warkop DKI Reborn yang rencananya akan dirilis pada Lebaran Idul Adha mendatang. Saya memiliki kekhawatiran tersendiri, tapi berharap kalau rasa khawatir saya terlalu berlebihan dan Warkop DKI Reborn bisa sukses serta melahirkan generasi baru dari film-film Warkop DKI. Mudah-mudahan saya bisa seperti Indro yang mengatakan, menangis terharu begitu melihat Vino, Abimana dan Tora beraksi sebagai trio Warkop DKI.

 

Henry

Editor Bintang.com

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading