Sukses

Entertainment

Eksklusif, Perjuangan Cinta Laura Menjadi Artis Hollywood

Fimela.com, Jakarta Cinta Laura Kiehl atau yang lebih akrab dipanggil Cinta Laura, telah memasuki babak baru dalam kariernya di dunia hiburan. Pelan tapi pasti, Cinta Laura mulai berkenalan dengan dunia hiburan Hollywood. Tidak tanggung-tanggung, Cinta Laura bahkan tinggal di sebuah apartemen di kawasan Beverly Hills, daerah tempat banyak selebriti kelas dunia tinggal dan beraktivitas. Pergaulan internasionalnya pun semakin luas, manakala ia kerap diundang di sejumlah acara berkelas. Namun Cinta Laura tetap lah Cinta. Sosok yang rendah hati dan selalu peduli terhadap sesama.

***

Meski sudah memulai tahap go internasional, tidak ada yang berubah dari sosok Cinta Laura Kiehl. Tetap rendah hati, ramah dan murah senyum. Perubahan yang terlihat jelas adalah dari segi fisiknya. Wajah Cinta lebih tirus dengan tubuh yang lebih sintal serta pilihan fashion yang membuatnya lebih memesona. Cinta ternyata sangat menjaga sekali bentuk tubuh idealnya. Ia juga mengaku menjalani hidup sehat sehingga menunjang beragam aktivitasnya. Sempurna!

Berkarier di Hollywood, bagi Cinta Laura bukanlah hal yang mudah dilakukan. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @arraindonesia, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Wajahnya tahun depan akan kembali disaksikan di seluruh dunia melalui layar perak. Ia mendapatkan peran utama di film The Ninth Passanger. Film tersebut merupakan film Hollywood kedua Cinta Laura setelah sebelumnya ia sukses berakting di The Philosophers. Cinta Laura mengakui, cukup berat untuk mendapatkan peran film-film Hollywood. Selain rangkaian casting yang sangat selektif, Cinta Laura juga harus bersaing ketat dengan artis Hollywood lainnya yang sudah terlebih dahulu merintis karier.

Namun Cinta Laura tidak begitu saja mundur. Ia memang tidak menjanjikan apa pun kepada para penggemarnya menjadi bintang Hollywood. Namun Cinta Laura ingin memperlihatkan perkembangannya berkarier di dunia internasional. Bahkan Cinta yang serius menekuni dunia akting, sampai mengambil kelas akting khusus agar kemampuannya terus terasah. Keseriusannya berkarier di Hollywood juga ditunjukkannya dengan tinggal di kawasan Beverly Hills, lokasi yang kerap disebut tempatnya para artis Hollywood tinggal.

Cinta Laura menanggapi kariernya di Hollywood sebagai sebuah tantangan. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @arraindonesia, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

"Seperti yang aku bilang tadi, aku blessed. Semakin lama tinggal di LA (Los Angeles), memang dunia aku semakin kecil, tapi network aku tambah strong dan aku sekarang lama-lama banyak kenal produser-produser (film) di sana, manajer yang bagus, aktor, pokoknya semua orang-orang yang ada di entertainment industry di sana," ujar Cinta Laura Kiehl secara eksklusif di studio Bintang.com, Sabtu (3/12/2016).

Meski berkarier di negeri orang, namun rupanya Cinta Laura Kiehl tidak ingin mengubah kewarganegaraannya yang sudah disahkan di Indonesia 2013 silam. Cinta tetap ingin menjadi bagian dari rakyat Indonesia yang mengharumkan nama bangsa, melalui jalur yang ditekuninya, entertainment. Bagaimana kisah selengkapnya kehidupan Cinta Laura Kiehl di Amerika? Simak wawancara selengkapnya berikut ini.

Cinta Laura, Antara Kopi Pahit dan Kesehatan

Tidak banyak yang mengetahui, Cinta Laura Kiehl ternyata menyukai kopi hitam pahit. Ia menemukan kenikmatan saat menyeruput secangkir kopi pahit setiap pagi. Selain itu, Cinta Laura juga sangat menjaga pola makannya, agar selalu dapat menjaga kondisi tubuh idealnya.

Sejak kapan menyukai kopi?
Sejak high school. Cuma waktu itu lebih ke cappuccino, cuma non fat milk, susu nggak ada fat-nya, skim milk gitu, terus no sugar. Waktu mulai kuliah, kadang-kadang karena tidurnya malam banget, karena ada assignment dan lain-lain, mulai minum black coffee, yang black saja nggak pakai gula, creamer, lebih strong biar aku lebih lama (tidak tidur), lebih kebangun kalau minumnya black saja.

Sepertinya kamu anti gula?
Aku nggak mau pakai sugar, creamer, karena gula kan memang kurang bagus, creamer banyak fat-nya. Jadi memang lebih sehat kalau minum black coffee saja gitu.

Berapa banyak dalam sehari kamu minum kopi?
sekarang aku minum kopi mungkin sehari sekali saja, maksimum dua kali kalau memang lagi capek banget. Biasanya aku pagi-pagi sukanya black coffee, biasa pakai satu pisang sama satu sendok kecil peanut butter atau almond butter. Itu sedikit seperti dessert karena aku kan nggak makan dessert, nggak manis-manis. Jadi untuk replace makanan yang manis-manis kayak kue, cookies dan lain-lain, aku ganti dengan pisang sama satu sendok kecil almond atau peanut butter menemani satu gelas kopi. Tapi kalau misalnya sore-sore habis lunch, pengin banget dessert, daripada makan dessert yang nggak sehat yang kalorinya tinggi, aku minum cappuccino, tapi itu with no fat or skim milk.

Cinta Laura juga sangat memperhatikan tubuhnya agar sehat dan ideal. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @Danjyohyoji, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Kalau di Indonesia, kopi pahit atau kopi hitam tanpa gula sering diidentikan dengan dukun atau paranormal. Kamu tahu?
Aku belum pernah dengar hal itu. Aku baru tahu hari ini lewat interview ini, kalau kopi hitam kayak dukun atau whatever, tapi aku orang yang nggak percaya myth.

Kamu sampai tahu jenis kopi?
Buat aku, kopi itu untuk dinikmati saja. Aku bukan spesialis kopi (ahli kopi), tapi kalau dikasih kopi yang berbeda-beda, aku bisa tahu rasanya yang ini beda sama yang itu. Aku benar-benar suka, aku penikmat kopi.

Masalah kesehatan, kamu benar-benar memperhatikannya. Sejak kapan memulai pola hidup sehat?
Aku dari kecil healthy banget. Sudah mulai coba punya lifestyle yang sehat. Makanannya selalu coba untuk nggak yang goreng-gorengan, instan, dan selalu minum banyak air putih.

Pernah mengalami pengalaman tidak bisa dilupakan dengan kesehatan?
Jadi, sempat beberapa bulan yang lalu, aku sedikit stres. Kalau aku stres itu sukanya makan. Ada juga kan orang yang berbeda-beda. Ada yang stres itu makan ada yang tidak, dan aku termasuk yang suka makan kalau stres. Beberapa bulan lalu aku stres karena personal reason dan karena itu makannya sedikit nggak dikontrol. Sebulan lalu aku ke nutritionist. Aku diukur badannya pakai alat khusus, mesin spesial biar tahu lingkar perutnya berapa, lingkar tangannya berapa, dan aku baru tahu, ternyata perempuan berusia 20 sampai 28 tahun persentase lemak yang sehat untuk normal, 20 sampai 28 persen, atlit perempuan 16 sampai 20 persen. Kalau kurang bagus 28 sampai 32 persen. Dan yang jelek itu bisa sampai diabetes, serangan jantung dan penyakit-penyakit lainnya 32 persen ke atas. Habis aku ke nutritionist dan diukur semuanya aku bilang it's everythings ok? Dia bilang, i'm actually surprise. Biarpun kamu badannya kurus, ternyata body fat percentage kamu agak tinggi, disitu aku agak syok, oh my god aku dari kecil atlit badanku selalu fit kok bisa sampai kayak gini, berarti makannya benar-benar sempat jelek banget.

Setelah itu katanya kamu sampai menyewa personal trainer?
Ya, akhirnya aku hired personal trainer. Sebelum ke Indonesia, aku mengambil program 15 hari yang benar-benar super super intensif. Selama 15 hari itu aku olahraga sama personal trainer 13 kali dan cuma break dua kali.

Ada pantangan makan saat itu?
Sampai sekarang ini sudah hari ke-22, actually aku nggak makan nasi, roti, pasta, kentang, purely makannya vegetables, fruit and animal protein. Animal protein itu kayak ikan, ayam, kadang-kadang daging juga. Tapi sama sekali aku selama 22 hari nggak makan dessert juga. So i feel really really healthy. Berbeda sekali. Sekarang aku tidurnya lebih nyenyak, kelihatan muka aku lebih bersih nggak ada komedo, jerawat atau yang jelek-jelek. Aku lebih fresh dan bugar.

Cinta Laura juga kursus akting untuk mengasah kemampuannya. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @Danjyohyoji, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Awalnya ikut program itu seperti apa?
Memang, tiga hari pertama waktu nggak makan itu sama sekali memang sedikit lemas. Tapi, setelah itu jadi kebiasaan dan sekarang aku nggak pengin nasi, roti, pasta atau kue-kue. Malah kalau lapar, penginnya makan daging dan sayur-sayuran.

Jadi, programnya berhasil?
Sebelum ke Indonesia, setelah program 15 hari selesai, aku diukur lagi semua dan aku hasilnya sangat memuaskan, benar-benar result-nya langsung kelihata. Berat otot naik 8 persen, berat lemak aku turun 15 persen. Sekarang presentase lemak 20 persen, hampir seperti atlit. Berat badan turun dua kilogram. Goal-nya aku pengin 16 persen lemak. Aku itu bukan tipe perempuan yang bilang, oh aku pengin 45 kilogram, aku lihatnya dari presentase lemak dan ukuran badan. Misalnya tangannya segini, pinggangnya segini, jadi lebih ke ukuran. Semua orang punya body type yang berbeda. Mungkin ada orang yang berat badannya 50 kilogram kelihatan gemuk, ada juga 50 kilogram kelihatan slim. Jadi kita harus lihatnya presentasi lemak dan ukuran badan.

Dengan pola hidup seperti saat ini, kamu nggak bisa makan seenaknya ya?
Ya, karena aku sudah terbiasa hidup sehat, aku sekarang susah makan makanan yang terlalu banyak bumbu-bumbu, kauak beberapa hari lalu makan salad bikin sendiri ada dagingnya, gepuk. Gepuk kan ada minyak, santan kadang-kadang coconut. Setelah setengah jam makan daging itu, karena banyak bumbunya, langsung ke kamar mandi karena perutnya nggak enak.

Jadi, bagaimana dengan keseharian kamu, sulit mencari makanan?
Karena sudah terlalu healthy banget bada aku nggak bisa proses makanan yang terlalu banyak bumbu-bumbunya. Aku juga nggak enjoy sebenarnya (makan banyak bumbu), aku lebih suka sekarang dengan makanan yang aku masak sendiri, kauyak salmon dan ayam. Di Amerika, aku bikin sendiri di dalam oven. Kalau salmon aku potong-potong, bawang kecil-kecil aku masukin ke salmonnya, masukin salt and pepper, terus sedikit olive oil. Masukin oven 10 menit langsung jadi. Ayam juga aku kasih pepper, salt dan olive oil, mungkin chilli flakes, masukin ke oven.

Tinggal di Beverly Hills dengan Beragam Kenyamanan

Cinta Laura Kiehl memilih tinggal di sebuah apartemen bagus di kawasan Beverly Hills. Lokasi itu, disebut-sebut sebagai 'komplek' selebriti Hollywood. Lantas, bagaimana kehidupan Cinta Laura di tempat ia menjemput mimpinya tersebut? Lantas, apa sebenarnya target karier Cinta Laura yang ia impikan?

Di Amerika tinggal di Beverly Hills?
Ya, yang pasti aku so blessed. Aku emang selalu bersyukur sama Tuhan karena hidup aku, kalau dibilang blessed sama Tuhan. Aku lahir dari keluarga yang bisa dibilang solid dan sukses. Jadi untungnya waktu aku jadi artis, nggak pernah ada pressure untuk aku kerja banyak-banyak karena untungnya papi dan mami aku, mereka sudah hidup enak dan semua uang yang aku dapatkan dari dunia entertainment, benar-benar aku tabung untuk future, buat aku sendiri.

Kamu juga punya manajemen keuangan yang bagus ya?
Ya, jadi sekarang, aku bisa dibilang money management-nya bagus. Jadi aku bisa hidup di daerah yang enak di Los Angeles, di Beverly Hills. Punya apartemen yang comfortable, enak dan hidup aku di sana juga ya, bisa dibilang bagus. Tapi you know, aku orangnya reasonable banget, nggak suka foya-foya. Makanya aku bisa hudup enak di sana. Karena aku tahu kalau aku mau spend uang aku sendiri, uangnya harus kemana. Misalnya aku hidup di apartemen yang bagus, mobil bagus, tapi aku nggak beli yang macam-macam.

Pergaulan Cinta Laura di dunia entertainment intenasional semakin luas. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @Danjyohyoji, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Memang kamu nggak suka barang fashion bernilai puluhan dan ratusan juta?
Aku reasonable. Aku nggak beli tas yang harganya 500 jutaan atau sepatu 50 juta. Aku pilih-pilih kalau mau pakai uang. Aku pikir dulu, aku perlu nggak barang ini atau hal ini. I am very reasonable.

Di beverly Hills kan daerah artis. Suka ketemu artis Hollywood?
Mungkin aku nggak terlalu ingat sudah ketemu siapa saja, sangking seringnya lihat public figure di sana. Jadi kayak sesuatu yang sehari-hari saja, bukan sesuatu yang spesial, lihat artis di jalan.

Tinggal di Beverly Hills, pergaulan industri hiburan di Amerika semakin banyak ya?
Seperti yang aku bilang tadi, aku blessed. Semakin lama tinggal di LA (Los Angeles), memang dunia aku semakin kecil, tapi network aku tambah strong dan aku sekarang lama-lama banyak kenal produser-produser (film) di sana, manajer yang bagus, aktor, pokoknya semua orang-orang yang ada di entertainment industry di sana.

Kamu juga sering diundang acara-acara besar yang berhubungan dengan industri hiburan internasional. Bagaimana prosesnya?
Jadi, mungkin juga karena social media aku kuat dan aku juga orangnya punya prestasi yang banyak selain di dunia entertainment, sekolahnya benar, ada acara-acara. Akhirnya orang-orang ini mulai kenal aku dan aku di-invite banyak acara prestiges seperti acara American Cinematheque Awards dimana aku foto dengan Matt Damon, Sigourney Weaver, Steven Spealberg. Aku juga diundang ke Britannia Awads or BAFTA dimana aku ketemu dengan Jennifer Lawrence, Britt Nilsson, Jodie Foster and it's great karena aku merasa bangga, bersyukur bisa di suatu ruangan dekat dengan orang-orang yang bisa dibilang sudah sukses banget, bukan hanya di dunia entertainment Amerika, tapi internasional.

Film Hollywood kedua Cinta Laura akan diputar tahun 2017. (Fotografer: Bambang E. Ros, MUA: @bubahalfian, Stylish: Indah, Wardrobe: @Danjyohyoji, DI: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Sepertinya kamu suka dengan tantangan ya?
You know what. Aku orang yang suka selalu ada challenge dalam hidup aku. Aku selalu bilang i refuse to live in mediocre life. Apapun yang terjadi, aku nggak mau hidup yang biasa-biasa saja. Aku pengin selalu kerja keras untuk bisa dapatkan yang aku mau. Untuk nggak cuma buat diri aku sendiri bangga, tapi juga untuk batu orang lain dan buat orang lain bangga.

Apa sih target dalam kehidupan kamu?
Untuk sekarang, short term goal aku fingers crossed (berharap sesuatu yang baik), doakan saja aku pengin bisa dapetin proyek yang besar lebih banyak lagi di Amerika. Tapi setelah itu, misalnya aku nggak selamanya di dunia entertainment, aku juga pengin ambil S2 MBA Master in Business dan suatu hari mungkin jadi CEO suatu perusahaan besar, apa itu, i am not sure yet. Tapi apapun itu yang terjadi, i wanna be influances person yang suatu hari bisa bantu orang-orang yang kurang mampu, bukannya hanya di Indonesia tapi juga world wide, that's my biggest dream. I wanna help people all over the world.

Muda, bertalenta dan memiliki pendidikan yang baik, menjadikan Cinta Laura Kiehl tergolong sempurna sebagai seorang artis. Keputusannya untuk go internasional membuktikan dirinya juga menyukai tantangan dan sosok yang tidak pernah lelah untuk mengejar impiannya. Cinta Laura menggantungkan harapannya pada jiwa yang terus berpikir optimis dan positif. Sebab, ia memang layak untuk memilih jalan hidup dan kariernya. Kelak, jika Cinta telah meraih impiannya itu, Cinta pasti akan sangat bangga mengatakan, "aku pernah berjuang dengan kerja keras untuk meraih mimpiku". Good luck Cinta!

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading