Sukses

Entertainment

Eksklusif, Cinta Ge Pamungkas Pernah 3 Kali Ditolak Angie Ang

Fimela.com, Jakarta Tuhan memiliki cara-NYA sendiri untuk mempersatukan kedua insan merajut asmara. Salah satunya dialami komika Ge Pamungkas, yang kepincut dengan seorang news anchor, Angie Ang. Kini, keduanya sedang mempersiapkan diri untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan mereka, pernikahan.

*****
Tidak mudah bagi Ge Pamungkas menaklukkan hati Angie Ang. Padahal, awalnya Ge tak terpikir akan jatuh hati dengan Angie. Keduanya pun sempat lama tak bersua setelah pertemuan pertama, hingga akhirnya kembali dipertemukan di salah satu stasiun televisi swasta.

Berawal dari sekadar ajak makan dan berbincang-bincang, hubungan Ge dan Angie semakin dekat. Terutama sehari sebelum Valentine, pada 13 Februari 2014. Momen itu masih tersimpan rapih di memori kedua insan ini.

Pejantan tangguh. Predikat itu memang layak diberikan kepada Ge Pamungkas. Betapa tidak, tiga kali ditolak tak membuatnya patah arang mendekati Angie. Bahkan, Ge punya strategi dalam melancarkan usahanya, dan terbukti sangat ampuh.

"Aku mulai tertarik sama Angie itu pas ngobrol keberapa kali ya, pokoknya kita jadi sering ngobrol," ungkap Ge Pamungkas, saat berbincang-bincang dengan Bintang.com, belum lama ini.

Rupanya, sikap pantang menyerah Ge menjadi poin plus di mata Angie. Ditambah lagi, perhatian dan kasih sayang yang diperlihatkan Ge, mampu mendobrak pendirian Angie, yang tidak percaya dengan pria lantaran pengalaman buruknya.

Kepada Bintang.com, Ge Pamungkas dan Angie Ang bercerita tentang awal perjumpaan mereka, hingga akhirnya sepakat untuk meresmikannya di hadapan penghulu kelak. Berikut petikan wawancara Ge Pamungkas dan Angie Ang, saat betandang ke kantor redaksi Bintang.com.

Strategi Jitu Dapatkan Cinta

Pengalaman buruk sempat membuat Angie Ang menutup diri dari lelaki. Tak terkecuali Ge Pamungkas, yang mencoba mengetuk hatinya untuk menjadikannya kekasih. Nyatanya, Ge berhasil membuat Angie luluh. Persis seperti kisah Ibnu Hajar, tentang batu yang keras bisa terlubangi lantaran tetesan air.

Kamu seorang komika dan Angie news anchor, bagaimana awal pertemuan kalian?
Angie: Jadinya aku itu sudah bukan news anchor lagi, sudah pindah kerja. Tapi waktu ketemu dia di November 2014, profesi aku memang jurnalis. Kondisinya waktu itu lagi jalan sama temanku, mau nonton.

Ge: kebetulan orang itu teman aku juga

Angie: Iya, teman yang sama. Tiba-tiba pas di mall ketemu dia dan dua teman yang lain. Akhirnya kita nggak jadi nonton, jadinya ngumpul. Kenalnya begitu doang, gara-gara lagi jalan saman teman aku ini. Itu pertemuan pertama, dan setelah itu nggak ketemu lama, 2 bulanan lah. Akhirnya ketemu lagi di Net, karena dia kontrak juga di situ.

Pas ketemu lagi, siapa yang duluan menyapa?
Angie: Aku.

Ge: Aku nggak lihat Angie waktu itu. Dia menyapa, akhirnya kita ngobrol-ngobrol deh.

Mulai ada ketertarikannya kapan?
Ge: Aku mulai tertarik sama Angie itu pas ngobrol keberapa kali ya. Kita sering ngobrol.

Angie: Ya sering ngobrol. Dia kan anaknya suka riset, karena komika itu suka riset kan. Dia jadikan aku bahan risetnya. Sampai akhirnya waktu itu setelah sekian lama ketemu, kita keluar makan. Tapi jadi lama karena dia ada acara. Aku tawarkan dia mau nggak ditemani. Karena aku anak baru di Jakarta yang nggak tahu kemana-mana, ternyata dari Jakarta Selatan ke Jakarta Barat jauh banget. Akhirnya jadi ngobrol lama hari itu, di Februari.

Ge: Tanggal 13 Februari.

Angie: Kenapa ingat tanggalnya, karena kami sepakat sama-sama nggak suka Valentine.

Ge: Nggak, kamu yang nggak suka rayakan Valentine. Kalau aku kan melankolis gitu, masa sih nggak rayakan Valentine. Pas Valentine aku kasih dia cokelat. Ini cokelat Valentine pertama buat kamu

Sempat terpikir Ge bakal jadi kekasih kamu?
Angie: Jadi aku tipe orang yang suka nebak gitu. Contohnya kemarin nih, kita mau pergi. Kan mobil aku kotor, dia bilang semoga hujan ya, terus aku bilang ya semoga hujan. Ternyata malamnya hujan. Nah aku tuh begitu, termasuk sama lawan jenis. Waktu pertama ketemu di November itu, kan ramai tuh. Oke, jadi gini, aku kan lagi jalan sama yang temannya dia itu. Pas aku lihat dia tuh langsung kayaknya sama gue nih. Padahal nggak ada niat apa-apa, aku saja nggak kenal dia. Aku memang nggak suka, tapi dia tuh geer, dikira aku suka dia.

Waktu itu lagi dekat sama temannya Ge?
Angie: Iya, aku lagi dekat sama temannya. Tapi pas ketemu di Net itu, aku sudah nggak sama dia (teman Ge). Tapi memang nggak suka sama dia (Ge). Tapi perjuangannya dia berat loh, nembaknya 3 kali. Aku nggak mau tapi dia keukeuh.

Kamu suka riset, waktu mendekati Angie sempat riset nggak?
Ge: Nggak, awalnya malah karena gue suka riset, pas ketemu dia nggak ada niat apa-apa. Karena nggak ada niat apa-apa, gue malah bahas gimana soal cara gue mendekati cewek. Jadinya, taktiknya sudah kebongkar duluan. Pada awalnya cuma teman. Jadi karena sudah ngebongkar taktik mendekati cewek, pas dekati dia ya gagal. Kan taktiknya sudah kebongkar semua.

Tiga kali nembak?
Ge: Tiga kali nembak

Apa yang membuat sulit menaklukan hati Angie?
Ge: Keyakinannya. Karena keyakinan dia kuat, soal pacaran, soal apa lah.

Angie: Aku nggak percaya sama cowok. Karena pengalaman sebelumnya buruk, sampai trauma. Jadi aku menutup hati sama cowok

Termasuk ke Ge?
Angie: Iya

Sampai akhirnya luluh gimana?
Angie: Nggak luluh sih, tapi karena aku risih diintilin. Dia tuh ngintilin terus.

Jadi karena kasihan?
Angie: Iya, awalnya. Aku kasihan sama diriku sendiri. Bayangkan, aku lagi kerja tiba-tiba dari belakang dia ngintilin. Sampai teman-teman kantor nanya mana Ge, dicie-ciein gitu lah.

Ge: Habisnya dia banyak yang dekati. Jadi gimana caranya yang dekati itu mundur satu persatu, ya diintilin. Jadi semua yang PDKT mikirnya, wah Ge sudah dekat banget nih. Mungkin dia awalnya ada yang WhatsApp lagi apa lagi apa. Tapi lama-lama nggak ada yang WhatsApp kecuali gue.

Angie: Tapi akhirnya aku kasih syarat. Oke Ge, loe maunya apa nih. Loe mau kita pacaran, tapi jangan ngintilin ya. Ternyata tetap saja, nggak ngaruh.

Ge: Kan sudah pacaran, nggak apa-apa dong. Kan ada pepatah tuh, batu keras kalau ditetesi air lama-lama bolong.

Angie: Tapi yang aku highlight, dia nggak gampang menyerah.

Bangun Rumah, Baru Menikah

Seperti pasangan kebanyakan, cekcok tak luput mewarnai kebersamaan Ge Pamungkas dan Angie Ang. Seiring berjalan, mereka saling memahami satu sama lain, dan berniat mengikat cintanya dalam balutan pernikahan. Maka itu mereka tengah membangun istana, sebagai persiapan menikah.

Kamu seorang komika, yang notabene kocak. Kalau lagi pacaran suka melucu juga?
Ge: Nggak, dia menyebalkan. Dia itu tipe yang kalau kita melawak sekali dua kali bakal ketawa. Tapi setelah itu dia akan mempelajari patternnya, jadi malah ketebak. Awalnya dia ketawa, tapi lama-lama kan nggak bisa. Dan Akhirnya gimana nih supaya ketawa, ya gue jahilin dia. Tapi lama-lama dia kesal kalau dijahilin.

Setiap hari kalian wajib berkomunikasi, kayak lewat WhatsApp gitu?
Ge: Nggak wajib sebenarnya. Cuma kasih kabar saja kalau lagi main, kalau lagi lagi tidur ya nggak WhatsApp lah. Nah biasanya pas gue lagi tidur, dia kira gue lagi main.

Angie: Dia gamers kan. Mainnya tuh yang dari pagi sampai pagi tuh bisa

Ge: Aku nggak dari pagi

Angie: Dari Malam ke besok siang?

Ge: Malam ke malam lah, bukan dari pagi ke pagi.

Sama-sama sibuk, kalian pasti meluangkan waktu setiap pekannya?
Ge: Ada. Soalnya pekerjaan kita kan lumayan nggak kenal waktu. Apalagi Angie, sekalian kerja dia kan kuliah. Jadi selama nggak punya waktu itu kesamaan kan, ya sudah pas punya waktu ketemu. Cerita apa yang dilalui. Kadang kalau ketemu juga kesel-keselan. Ya gue kerja capek, Angie kerja capek, ya akhirnya diem-dieman. Kadang dia lagi kesal sama orang lampiasin ke gue, gue juga lampiasin ke Angie ya sudah lah. Tapi biasanya, kita lampiaskannya ke orang-orang di jalan, yang bawa kendaraan nggak tahu aturan.

Angie: Kita sepakat soal itu, nggak suka sama orang yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Berapa lama kalau lagi berantem?
Ge: Awal-awalnya sih lama.

Angie: Kita diem-dieman, pasti ada jeda satu dua hari, tapi itu awal-awal.

Ge: Berakhirnya cepat. Ada berantem gede juga. Yang unik itu kalau kita berantem cara nenanginnya itu beda-beda. Angie itu kalau marah inginnya gue minta maaf berkali-kali. Nah kalau cowok kan sukanya biasanya didiemin dulu. kadang, gue menempatkan posisi gue di Angie. Kalau dia marah gue diemin, makin ngamuk kan. Sebaliknya juga gitu, kalau gue lagi kesal, direngek-rengek maafin aku maafin aku.

Seiring berjalan, kalau marahan nggak lama?
Ge: Sudah mengerti soalnya. Kalau marah ya sudah lah.

Terus kapan nikah, kabarnya tahun ini?
Ge: Inginnya tahun ini, tapi ada perubahan rencana. Jadi kayaknya kita sepakat itu rumah dulu. Kan sandang, pangan, dan papan. Maksudnya kalau sandang dan pangan bisa deh. Tapi kalau papan kan belum. Jadi biar nggak jadi pasangan nikah luntang-lantung.

Angie: tapi itu sebenarnya keputusan kedua pihak beda-beda kan. Tapi kami sepakatnya seperti itu setelah bertemu keluarga. Jadi rencananya di balik.

Ge: Awalnya nikah dulu baru rumah, sekarang rumah dulu baru nikah.

Terus targetnya kapan, sampai rumah jadi?
Ge: Tempat tinggal lagi proses kok, ya yank, atas nama kamu.

Angie: Ketemu keluarga sudah yang kesekian kalinya. Kemarin tuh pas memutuskan waktu ada perubahan itu. Nah Ge langsung gerak cepat. Dia nih pekerja keras, aku suka itu. Dan dia nggak kenal menyerah. Dia langsung cari cara, dan ini buktinya hampir kelar. Setelah itu kita fokus ke nikah.

Kalau ditargetkan kapan?
Ge: Nggak tahu. Karena rencananya kita ingin nikah pertengahan, tapi karena berubah nih, dan sekarang lagi pertengahan bulan, jadi jadi gimana gitu. Tapi seenggaknya nggak dari nol banget sih.

Angie: Ditunggu saja lah.

Nanti disaat menikah, apakah akan membatasi kegiatan Angie?
Ge: Oh nggak. Angie ini kemauan dalam edukasi tinggi banget. Sekarang S2. Setelah itu ada dua pilihan, antara dia ambil S3 atau ambil S1 dengan major berbeda.

Angie: Aku sudah izin dari sekarang.

Pencapaian terbesar Ge dalam karier?
Angie: Bikin film. Karena aku sering dengar dari manajemen. Menurut aku bukan nggak mungkin dia jadi sutradara. Makanya aku bilang kenapa S2-nya nggak ambil film, siapa yang tahu kan.

Soal karier, Ge Pamungkas mengaku terbiasa menjalani apa yang ada di depan mata. Meski dia tak menutup diri andai kesempatan itu datang untuk terus mengembangkan diri. Sementara ini, hanya satu rencana Ge Pamungkas untuk ke depannya, yakni menikah dengan Angie Ang. Semoga lancara rencananya hingga pelaminan ya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading