Sukses

Entertainment

5 Hal yang Dirasakan Evan Sanders Saat Bintangi Film Ruqyah

Fimela.com, Jakarta Bermain di film Ruqyah, Evan Sanders mengaku ada tantangan tersendiri yang membuatnya bersedia bermain di film horor lagi. Tak hanya karena ceritanya yang menarik, karakter yang dimainkan Evan di film Ruqyah juga beda dan ternyata banyak tantangan yang harus dihadapinya selama syuting yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Evan menceritakan garis besar cerita dan kesulitan yang dihadapi selama syuting. "Peran gua di film ini sebagai Mahisa seorang jurnalis yang awalnya ngeliput tapi kemudian ikut membantu wanita yang mengalami kesurupan. dari awal sampe akhir. Dari sisi itu lah gue ngeliat ini akan jadi sesuatu yang berbeda,” tutur Evan Sanders saat berkunjung ke redaksi Bintang.com di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

"Gue jadi Mahisa dia seorang jurnalis tapi lebih sering meliput berita tentang klenik. Dia juga fotografer dan suka koleksi benda-benda yang ganjil. Orangnya berani, cukup nekat dan open minded, tapi tak terpaku pada satu hal," katanya.

Jadi suatu hari Mahisa ketemu Asha yang ceritanya seorang artis terkenal. Pas pandangan pertama Mahisa langsung kepincut sama Asha. "Tapi ternyata Asha yang sukses dan mapan itu menyimpan sesuatu yang tidak biasa. Dia bisa terkenal dan jadi artis bukan karena punya bakat atau upaya tapi ada bantuan dari ilmu gaib atau ilmu hitam," jelasnya.

 

Film Ruqyah sudah dirilis di bioskop sejak 5 Oktober 2017. Selain Evan Sanders dan Celine Evangelista film ini juga dibintangi oleh Hikmal Nasution, Ratu Azalia dan Mega Carefansa. Berikut 5 hal yang dirasakan Evan Sanders saat bintangi film Ruqyah.

1. Kisah Nyata

Awalnya sempat mau nolak karena gue maunya jangan horor lagi lah. Tapi setelah dijelasin sama mas Jose kalo ini dari kisah nyata, seorang artis yang kita kenal, wah gue pikir ini menarik, ini bisa nambah kaya filmografi gue.

Soalnya segala macam film horor gue udah pernah main. Ada yang urban legend, haunted house udah pernah dan baru kali ini maen yang dari kisah nyata.Ini nambah wawasan gue, terutama soal ruqyah yang jadi jalan keluar terakhir dalam menyelesaikan masalah.

Ini beda karena bukan horor fantasi yang dibuat-buat. Ini bukan main-main karena ini cerita atau pengalaman seseorang. Paling ada beberapa penambahan karena ini kan film.

2. Baca Al Quran

Tantangannya diantaranya gue harus mengaji beberapa surat dalam Al-Quran. Itu dilakukannya di jam 3 pagi gue masih syuting dan harus disuruh baca surat An-Nas, dan juga Al-Baqarah dengan waktu yang cuma 15 menit.

Padahal waktu itu badan gue uudah lemes naik bukit turun bukit segala macem. Tapi ternyata kata mas Jose dia memang sengaja mau ambil adegan itu pas gue lagi beneran capek.

3. Rahasia di Balik Dunia Hiburan

Kita cuma mau nunjukkin kalau dunia hiburan kita nggak semuanya berjalan bagus, pasti ada yang pakai sesuatu untuk bisa ngetop, ini loh di balik keglamoran dunia artis Indonesia. Nggak semuanya tulus, ada yang benar-benar niat jadi artis, ada juga yang punya tujuan tertentu.

Kita bukan mau men-judge tapi kita harus bisa lihat, ada yang seperti tokoh Asha, tapi ada juga yang benar-benar tulus atau hoki. Harapannya, film horor kan lagi banyak dan ini mencoba menampilkan sesuatu yang beda. Apalagi ini dari kisah nyata dan bisa saja artis idola kamu ada yang sama kayak Asha.

Soalnya yang kayak gini kan udah ada lama di Indonesia, seperti pasang susuk atau buka aura, ya semacam itulah. Semoga aja yang kayak begini bakalan berkurang dan nggak bakalan ada lagi.

4. Kerasukan Beneran

Jadi pas adegan ruqyah itu rasanya ada yang beda. Bayangain aja ustad-ustadnya kita nggak kenal, mereka tahu memang akting tapi terasa kayak beneran. Gue pikir, “Wah ini kok kayak beneran ya padahal kita kan cuma syuting”.

Bahkan di adegan kerasukan, pas kerudungnya lepas, si ustad langsung bilang pasang lagi! Itu berkali-kali bilangnya. Wah itu kayak beneran, gue sampai kaget dan merinding. Itu nggak ada di skrip padahal. Gue pengen banget bilang, pak ini cuma akting tapi kan nggak enak juga.

5. Pesan Moral

Ada satu hal yang harus kita tahu dari film Ruqyah ini, tiap orang pnya salah jadi lebih baik kalau kita bikin kesalahan langsung kita perbaiki, kembali pada agama. Jadi yang paling benar kita balik ke agama.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading