Sukses

Entertainment

Metamorfosa Meghan Markle, Kekasih Pangeran yang Krisis Identitas

Fimela.com, Jakarta Selama setahun terakhir, sosok Meghan Markle banyak dicari oleh masyarkat dunia. Apalagi kalau bukan lantaran kisah cintanya dengan ahli waris kelima tahta kerajaan Inggris, Pangeran Harry.

Meghan dan Harry diketahui telah menjalin kasih sejak 2016 lalu. Keduanya pun telah resmi bertunangan pada awal November 2017 dan akan melangsungkan acara pernikahan di musim semi 2018 mendatang.

Meghan Markle lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, 4 Agustus 1981. Ia merupakan anak dari Thomas Markle dan Doria Ragland. Sang ayah merupakan Kaukasia, sementara ibunya keturunan Afrika-Amerika.

Lahir sebagai ras campuran, Meghan kecil pernah mengalami krisis identitas. Bahkan, diwartakan Elle, Meghan pernah sengaja mengosongkan sensus yang meminta informasi etinis dari siswanya. Meski sang guru menyebutkan, jika Markle terlihat seperti Kaukasia, namun pemilik nama lenngkap Rachel Meghan Markle itu memilih untuk mengosongkannya.

Krisis identitas yang dialaminya di bangku sekolah tersebut pun ia ceritakan pada ayahnya. "Jika hal itu terjadi lagi, kamu tulis dirimu di kotak sendiri," ungkap Meghan menirukan ucapan sang ayah.

Sekedar menilik kisah, ayah Markle bekerja sebagai sinematografer. Hal itu membuat Markle banyak menghabiskan masa kecilnya di lokasi syuting, hingga ia pun tertarik untuk terjun sebagai aktris.

Rupanya, identitas Markle sebagai ras campuran sempat mempengaruhi kariernya di dunia entertainment. Perjalanan Markle hingga dikenal sebagai bintang ternama tak mudah. Bahkan, ia pernah menjadi pembawa papan di acara Deal or No Deal. Sambil mengisi kekosongan, Markle pun pernah bekerja sebagai pengrajin kaligrafi.

Sosok Markle baru dikenal publik sejak perannya di serial TV Suits. Sebelumnya, lulusan Northwestern University ini pernah menjadi pemeran pendukung di sejumlah serial seperti Fringe, 90210, General Hospital dan Without a Trace, dan film Remember Me.

Selain sebagai aktris, Meghan juga dikenal sebagai aktivis. Bahkan, pada 2016, Meghan didaulat sebagai Duta Global untuk World Vision Canada. Di situ, Markle bertugas untuk mengkampanyekan pendidikan, makanan serta kesehatan yang lebih baik lagi untuk anak-anak di seluruh dunia. Selain sebagai duta, Markle juga dikenal sebagai pejuang kesetaraan gender.

Tak heran, jika Meghan berinisiatif untuk mendirikan situs bernamama The Ting, yang berisikan seputar makanan, kecantikan, fashion dan traveling. Adapun Meghan memiliki tujuan untuk menampilkan wanita dinamis nan inspiratif dalam situsnya.

Tahukah kamu, Meghan kecil ternyata membuat sebuah perubahan yang cukup berarti. Ia pernah menuliskan surat untuk Hillary Clinton. Di sana, Meghan mengkritisi sebuah iklan sabun, yang akhirnya membuat sang produsen mengubah iklannya.

Kini, Meghan Markle tengah mempersiapkan pernikahannya dengan Pangeran Harry yang tinggal menghitung bulan. Sebelumnya, Meghan tercatat pernah gagal dalam membina rumah tangga. Ya, pernikahannya dengan produser film, Trevor Engelson, kandas pada 2013 lalu. Semoga lancar, Meghan!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading