Sukses

Entertainment

Calvin Jeremy Tak Mau Suarakan Kesedihan Terkait Bom Surabaya

Fimela.com, Jakarta Bom Surabaya yang meledak di tiga gereja dan menyusul kemudian di Mapolres Surabaya, membuat banyak orang geram, termasuk artis Calvin Jeremy. Ia merasa marah, lantaran perbuatan tersebut dianggapnya sebagai perbuatan biadab.

"Buat saya mendengar berita seperti ini pasti sungguh mendukakan hati saya. Dan saya percaya hal seperti ini pasti medukakan hati Tuhan. Terlepas dari 'siapa' nama Tuhan-mu, atau 'apa' nama Tuhan-mu. Ditengah kesedihan dan amarah yang ada di hati saya ini, saya mencoba untuk menarik napas, mengambil waktu sejenak, dan mencoba tenang, cenderung memaksa diri saya untuk berpikir dengan kepala, bukan perasaan," kata Calvin Jeremy saat dihubungi Bintang.com, pada Senin (14/5/2018).

 

Meski ikut berduka, namun Calvin tidak ingin menulis campign tertentu terkait teror bom di Surabaya. Berbeda dengan artis lain yang beramai-ramai menyuarakan kesedihan dan menuliskan hastag tertentu dalam unggahan di media sosial.

"Media yang paling mudah untuk saya akses saat ini adalah social media. Begitu banyak teman-teman, rekan-rekan, atau bahkan orang-orang yang saya belum kenal secara personal ramai-ramai kompak menulis hashtag-hastag tertentu. Saya sama sekali nggak mengecam, atau against hal tersebut, tapi saya juga tidak membenarkan hal tersebut. Sekalipun saya ikut memposting hastag-hastag 'berbau' perlawanan aksi terorisme, bagaimanapun saya ikut 'mengendorse' kejadian tersebut, hanya dari 'angle' yang berbeda. Muncul pertanyaan-pertanyaan liar di benak saya, "bagaimana bila kejadian ini melibatkan tidak hanya kelompok - kelompok teroris? Bagaimana bila ada tokoh tokoh oposisi yang menunggangi kejadian terkutuk ini?", ungkap Calvin Jeremy.

 

Mungkin terkesan pasif akan hal tersebut, namun Calvin Jeremy ternyata memiliki alasan tertentu tak ingin menuliskan hastag-hastag tertentu di akun media sosialnya.

"Terkesan memang saya hanya masyarakat pasif, yang acuh tak acuh terhadap aksi najis ini. Tapi buat saya, lebih baik saya di cap pasif, daripada saya harus ikut menyuarakan dengan berkoar-koar, seakan menantang perbuatan keji ini beserta gembong-gembong, dan penunggang dibalik layar, padahal justru ikut 'mempromosikan' aksi mereka," ujar Calvin Jeremy.

 

Calvin Jeremy akan laporkan akun cenderung radikal

Kini banyak orang bahkan artis yang meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk melaporkan akun-akun yang berbau negatif dan mengarah pada teroris. Namun untuk pelantun 'Bahagia dengan Cinta' memang sidah melakukan hal tersebut jauh-jauh hari sebelum kejadian bom baru-baru ini.

"Soal mereport akun-akun, bukan baru-baru ini, tapi sudah lama memang saya lakukan. Segala hal yang negative langsung saya report, atau block bila perlu," ungkap Calvin Jeremy.

 

Calvin Jeremy percaya, aparat bisa tangani kasus bom

Bagi Calvin Jeremy, dirinya tak bisa banyak berbuat untuk masalah bom yang kini menimpa kota Surabaya tersebut. Namun Calvin sudah mempercayakan bahwa aparat negara dapat menangani hal tersebut. Tak lupa, dirinya pun berdoa yang terbaik untuk hal tersebut.

"Di posisi ini, saya percaya, doa saya untuk presiden Jokowi dan jajarannya, akan sangat membantu. Biarkan Tuhan yang memerintah alam semesta untuk menyajikan hidangan berupa konsekuensi di hadapan para pelaku beserta semua orang yang terlibat atas aksi ini, " tutup Calvin Jeremy.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading