Sukses

Entertainment

Kepada Luna Maya, Arie Kriting Cerita Awal Dekati Indah Permatasari

Fimela.com, Jakarta Hubungan antara Arie Kriting dan Indah Permatasari ramai menjadi perbincangan karena sempat tersandung restu orangtua. Namun, yang belum banyak diketahui ialah bagaimana awal mula mereka saling jatuh cinta sampai akhirnya berpacaran.

Di channel YouTube-nya, Luna Maya berhasil mengorek beberapa informasi penting terkait hubungan asmara Arie Kriting dan Indah Permatasari. Diakui Arie, ia sebenarnya sudah cukup lama berpacaran dengan Indah, namun tak diketahui oleh banyak orang.

"Lumayan lama (pacaran sama Indah), cuma memang berdua aja. Banyak teman-teman yang kaget juga nggak tahu," kata Arie Kriting seperti yang dikutip Fimela.com pada Rabu (22/4/2020).

"Kenal sebenarnya sudah lama, dari 2015, ada satu proyek. Akrab waktu itu, cuma baru dekat lagi tahun 2017," lanjutnya kemudian.

Tak PDKT

Lebih lanjut, masih pada Luna Maya. Arie Kriting pun menuturkan jika setelah saling mengenal, dirinya tak langsung berkomunikasi secara intens. Bahkan, kedekatan mereka baru berlangsung setelah dua tahun saling mengenal dari sebuah project.

"Prosesnya natural, maksudnya potongan kayak saya masa berani dekatin cewek kayak dia, tidak mungkin lah. Jujur saya tidak PDKT (pendekatan), tapi selama syuting kami akrab, sering ngobrol. Sampai pada titik saya syuting di luar kota, nona (Indah) kontak-kontak terus, saya kontak, dia kontak juga, jadi kayak nyambung. Kontak-kontakan akhirnya nyetrum," jelasnya.

Hal Sederhana

Diakui Arie, paras cantik Indah Permatasari memang salah satu hal yang membuatnya jatuh cinta. Namun, lebih dari itu, ada satu alasan lain yang terbilang lucu yang Arie Kriting ceritakan ke Luna Maya dalam vlog-nya.

"Sudah pasti saya jatuh cinta sama dia karena kecantikannya. Tapi sebenarnya bukan semata-mata fisik ya, kalau saya sebenarnya memahami orang jatuh bisa karena hal-hal besar, bisa karena hal sederhana," kata Arie Kriting.

"Jadi waktu kami pisah kota sering telepon, whatsapp, ketawa, berteman aja itu isinya cerita keseharian aja, nggak ada PDKT. Tiba-tiba nona itu suruh pulang, tapi suruh pulang itu konteksnya itu berteman kayak, 'kapan sih pulang', gitu. Nah itu jadinya beda di hati ini, jadi pas disuruh pulang, 'aduh kok aneh rasanya', banyak teman perempuan tapi kayaknya tidak pernah suruh saya pulang. Jadi kalau ditanya kenapa jatuh cinta sama nona, kalau saya sih tanggung jawab dengan itu, karena dia suruh saya pulang," papar Arie Kriting.

Saksikan Video Menarik Berikut

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading