Sukses

Entertainment

Anak Jadi Alasan Utama Alexandra Gottardo Selektif Pilih Pekerjaan

Fimela.com, Jakarta Memiliki anak memang mau tak mau mengubah pola hidup seseorang. Hal itu pun diamini oleh aktris Alexandra Gottardo dalam bekerja. Semenjak memiliki anak, ia mengaku sangat selektif untuk menerima peran.

Bukan soal karakter, namun hal yang amat dipertimbangkan perempuan 36 tahun itu dalam memilih project adalah durasi produksinya. Maka dari itu, ia pun tak memungkiri jika belakangan namanya mulai jarang terlibat dalam banyak produksi.

"Memang porsinya nggak sering, sekarang diposisi, aku pakai feeling aja. Ada tawaran kalau dulu kan aku ambil aja, tapi dari (umur) 30, semenjak punya Tea, memang I promise to my self (kurangi pekerjaan)," ungkap Alexandra Gottardo dalam program Hello Story di YouTube channel MD Entertainment.

Tak Mau Sinetron

Hal itu pula yang kemudian menjadi jawaban soal alasan Alexandra Gottardo enggan bermain sinetron kejar tayang. Menurutnya, hal itu amat menyita waktu sehingga ia takut tak bisa mendampingi tumbuh kembang sang buah hati.

"Untuk sekarang sinetron nggak dulu, takut nggak punya waktu yang cukup untuk anak. Kalau sinetron kan tergantung rating, kapan di cut kita nggak tau," paparnya.

Banyak Platform

Menurut Alex, saat ini pekerjaannya memang lebih banyak untuk project film dan series. Selain jalan ceritanya, hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah fleksibilitas waktu yang bisa disesuaikan.

"Kalau film kan sebulan itu udah lama, maksudnya jadi yaudah gitu aja, Kalau jelas, misalnya satu season (series) 6 episode dalam 2 bulan itu aku masih bisa, terus bisa nego schedule. Dan nggak semuanya juga harus aku iyain, kalau jatuh cinta sama ceritanya, 'oke I'll do it', tapi kalau gak ya I can wait," tandasnya.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Sederet Artis Indonesia yang Percaya Diri Tampil dengan Bulu Ketiak
Artikel Selanjutnya
Dikenal Punya Bulu Ketiak Lebat, Intip Penampilan Alexandra Gottardo dengan Ketiak Mulus Bersih