Sukses

Fashion

Selain Gurih, Banyak Manfaat Tahu yang Perlu Kita Tahu

Fimela.com, Jakarta Belakangan ini makanan tahu goreng sedang banyak disukai. Apalagi kalau bukan tahu bulat yang digoreng dadakan. Penjual tahu bulat yang biasanya menggunakan mobil boks yang sudah dimodifikasi semakin laris dan menjamur.

Wajar saja kalau tahu banyak disukai karena murah, mudah didapat, gurih, cocok dimakan dengan apa saja dan menyehatkan. Manfaat tahu tidak terlepas dari bahan dasar yang digunakannya, yaitu kedelai atau kacang kedelai. Kedelai termasuk sumber zat gizi dan komponen lain yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Tahu goreng bumbu cabai garam. (Foto: eatandtreats.blogspot.com)

Kedelai bukan hanya dikenal sebagai sumber protein nabati, tapi juga sebagai komponen pangan fungsional yang punya beberapa manfaat kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah banyak dilakukan, berikut sejumlah manfaat tahu yang dilansir dari panganpedia.

Sebagai sumber protein

Tahu terbuat dari proses penggumpalan protein sehingga kaya akan protein yang berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Nilai protein kedelai berdasarkan Protein Digestibility Corrected Amino Acid Score (PDCAAS) yaitu penilaian yang didasarkan atas kandungan asam amino esensial dan nilai cerna, adalah 0,91. Tahu mengandung protein yang tak kalah penting dengan protein hewani, seperti daging yang punya nilai PDCAAS 0,92, susu 1,00 dan telur 1,00.

Sebagai sumber mineral

Kolesterol Turun dengan Kedelai

Tahu termasuk sumber mineral yang sangat baik karena mengandung mangan, besi, selenium, tembaga, fosfor, magnesium maupun kalsium. Zat besi sangat diperlukan untuk menyusun hemoglobin, dan dalam sintesisnya dibutuhkan tembaga. Tembaga bersama mangan (Mn) merupakan kofaktor enzim oksidatif utama (superoxidase dismutase) yang berfungsi sebagai antioksidan.

Menjaga kesehatan jantung

Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam The New England Journal of Medicine, 1995 (vol 333, no 5) menyatakan kalau protein kedelai berkolerasi dengan penurunan kolesterol LDL dan trigliserida, tanpa disertai peningkatan HDL. Rendahnya kolesterol dalam darah akan mengurangi risiko terbentuknya penyumbatan sehingga tekanan darah tetap dalam kondisi normal dan jantung tetap sehat.

Mengurangi Risiko Timbulnya Kanker

Dalam pengertian sederhana, kanker termasuk sel yang tumbuh terus-menerus secara tidak terkendali, tidak terbatas dan abnormal. Kanker bisa timbul akibat kondisi fisik yang tidak normal atau pola hidup yang tidak sehat, atau juga karena faktor keturunan. Isoflavon yang terdapat dalam tahu punya peran sebagai antioksidan yang mampu mencegah penyakit kanker dengan cara menghambat atau menghancurkan pertumbuhan sel-sel kanker.

Tahu Susu Lembang jadi salah satu ikon kuliner Bandung

Bisa Mencegah Penuaan Dini

Proses penuaan dini adalah siklus yang ditandai dengan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh karena bertambahnya umur. Kandungan isoflavon dalam kedelai yang merupakan antioksidan, mampu memperlambat proses penuaan atau berfungsi sebagai anti aging. Isoflavon sangat baik menangkal radikal bebas penyebab penuaan diri. Nah, dengan sering makan tahu yang dimasak dengan proses yang sehat, kamu bisa awet muda.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading