Sukses

Fashion

5 Desainer Aksesori Favorit Para Bloggers!

Next

Dannijo

Dannijo diprakarsai oleh Danielle dan Jodie Snyder di tahun 2008. Dengan rancangan bergaya bohemian, edgy, dan elektrik mereka menghasilkan aksesori yang bertema timeless sophistication. Dannijo juga berkolaborasi bersama fashion blogger Man Repeller dan menghasilkan kalung dengan nama Mr. Dannijo, yang berbentuk mata dan dihiasi dengan kristal dan manik-manik berwarna neon.

Fallon

Dana Lorenz adalah desainer perhiasan di balik label Fellon dan Fanton. Sebelum mendirikan label Fellon, Dana mendirikan Fenton di tahun 2006 setelah bekerja untuk rumah mode Gucci dan Donna Karan. Ia tertarik untuk mendesain perhiasan lebih dalam dan memulai sebagai usaha kecil-kecilan. Selanjutnya label Fellon diajak bekerja sama dengan Alexandre Plokhov dan Fenton sukses masuk ke toko-toko retail terkenal seperti Barneys, Dover Street Market dan Lane Crawford.

Fallon berdiri sejak tahun 2007, dan telah bekerja sama dengan desainer Proenza Schouler dan Thakoon, serta Opening Ceremony dan J.Crew untuk retail aksesori. Pada tahun 2010, Dana termasuk dalam nominasi CFDA Swarovski Accessory Designer of the Year Award.  

Label Fenton lebih banyak memakai material kristal, tali, mutiara, dan rantai dan menghasilkan rancangan aksesori yang terkenal  bergaya maskulin dan klasik dengan pemakaian material metal, emas, dan perak.

 

Next

 

Shourouk


Perhiasan Shourouk Rhaiem pertama kali diluncurkan pada fashion show John Galliano di koleksi Fall/Winter 2007, Semenjak itu ia memulai projek perhiasannya. Shourouk lahir di Paris dan mendapatkan banyak inspirasi dari lingkungannya. Ia mengagumi berbagai kebudayaan, salah satunya India. Semenjak kecil ia suka menonton film Bollywood dan menyimak detail pakaian India yang kaya akan permainan warna. Shourouk membuat perhiasan dengan material bordir yang memakai kristal Swarovski. Hasil desainnya yang edgy dan quirky bisa membuat Fimelova tampil stunning pastinya.

Pamela Love

Pamela Love ialah desainer asal Amerika yang pertama kali bekerja sama dengan pertokoan retail Inggris, Topshop. Karirnya dimulai karena sukar menemukan aksesori yang sesuai dengan seleranya, pada tahun 2006 ia memulai membuat aksesori untuk dirinya sendiri. Pamela juga berkolaborasi dengan desainer Marchesa, Twenty8Twelve, Yigal Azrouel, Frank Tell, dan Zac Posen untuk fashion show mereka. Ia juga bekerja untuk label Opening Ceremony dan Spike Jones  untuk membuat jewelry line yang terinspirasi film “Where The Wild Things Are” dan memenangkan nominasi CFDA Ecco Domani Fashion Foundation Award.

 

Next

 

Clare Vivier

Clare Vivier bekerja sebagai jurnalis di televisi Prancis dan traveling dengan membawa laptop. Ia berpikir bahwa laptop memerlukan perlindungan yang lebih sehingga membuat laptop case sendiri. Setelah memilih bahan yang tepat ia memutuskan untuk menyeriusi bisnis laptop case. Clare telah berkolaborasi dengan Theory, Steven Alan, Refinery 29, Commune, Wren dan Jasmin Shokrian. Saatnya kamu membeli laptop case dengan sentuhan feminin yang bergaya klasik ala Clare!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading