Sukses

Fashion

6 Hal Yang 'Haram' Dibeli di H&M

Vemale.com - Produk internasional yang berkecimpung di dunia clothing ini sedang melebarkan sayapnya untuk menguasai dunia fashion. Bermarkas di Stockholm ibu kota Swedia, H&M yang digawangi oleh Hennez dan Mauritz telah berdiri sejak tahun 1947. Tidak salah, dengan jumlah operasi lebih dari 28 pusat perbelanjaan di berbagai penjuru dunia, H&M menjadi impian setiap orang untuk memiliki produk-produk yang ditelurkan oleh salah satu clothing line terbesar di dunia itu. Namun, seperti yang dilansir Shine, dengan gemerlap produk yang diluncurkannya, baru-baru ini terdapat beberapa produk yang tidak layak dijual karena kualitasnya yang buruk. Inilah beberapa item yang harus Anda hindari saat berbelanja di H&M clothing line 1. Pakaian dalam Kita sebagai wanita, tentunya sangat mendambakan untuk memiliki pakaian dalam yang indah dan menarik, terlebih jika terdapat label ternama di dalamnya. Pilihan yang tepat bagi Anda berkunjung ke H&M untuk mendapatkan baju-baju yang bergaya dengan kualitas tinggi, karena bahan dari produk H&M sebagian besar dibuat dari bahan sintetis yang sangat baik untuk T-shirt dan gaun. Akan tetapi, perlu Anda ketahui, sebagian besar pakaian dalam yang terdapat di toko ini terbuat dari bahan sintetis, di mana biasanya bahan ini cenderung kering dan bisa menimbulkan lecet atau iritasi pada kulit. Sehingga, dianjurkan bagi Anda untuk menjadikan tempat lain sebagai alternatif Anda dalam memilih pakaian dalam. 2. Pakaian renang Seperti halnya pakaian dalam, produk yang satu ini adalah item yang ingin ditonjolkan dan menjadi barang yang sangat penting bagi kaum hawa. Tentunya, H&M mempunyai berbagai rancangan yang serba mewah dan sexy bagi pelanggannya. Namun, perlu kita ingat kembali, bahwa bahan sintetis yang digunakan untuk pakaian yang ketat seperti pakaian dalam dan pakaian renang, sangat tidak baik bagi kesehatan kulit kita. Sehingga, kami menganjurkan Anda untuk mencari alternatif lainnya, dengan berkunjung ke toko-toko yang menjadi spesialis pakaian dalam dan renang, seperti Victoria's secret atau Vix. 3. Pakaian Kerja Mungkin item yang satu ini tidak menjadi prioritas utama kita dalam berbusana. Namun tetap saja, sebagian besar orang memilih untuk membeli produk ini berdasarkan label yang tercantum di dalamnya. Pun begitu, H&M adalah ide terburuk bagi Anda untuk mencari item ini. Pasalnya, pakaian kerja yang dibuat di toko ini terbuat dari bahan yang tidak begitu bagus untuk dipakai dalam waktu yang lama. Akibatnya pakaian akan cepat kusut, keriput, dan mudah pudar warnanya. Sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin mendapatkan pakaian kerja dengan kualitas yang tinggi, untuk mengunjungi Ann Taylor, Banana Republic, dan J- crew. Di sanalah Anda dapat menemukan item yang sesuai, tanpa harus ragu akan kualitas yang buruk, ataupun harga yang menjulang. 4. Bahan dasar atau rajutan Judul ini mungkin terkesan sangat berlawanan dengan sebelumnya, di mana sebelumnya telah dikatakan bahwa bahan yang digunakan H&M dalam membuat bahan dasar sangatlah cocok dan nyaman bagi kita. Harga item pun tidak terlalu mahal. Namun, sebagian dari item berbahan dasar seperti T-shirt, tank, dan staples terkadang memiliki potongan bentuk yang tidak cocok satu sama lain, sehingga membuat para pelanggan kurang puas terhadap item ini. Murah saja tidak cukup, kenyamanan dan kecocokan baju pada diri kita menjadi komponen yang penting bagi pelanggan dalam memilih pakaian mereka. Sehingga H&M menjadi alternatif yang tidak begitu bagus dalam pemilihan item di atas. 5. Item tambahan H&M adalah pusat perbelanjaan yang diminati oleh beberapa orang karena modelnya yang sangat trendi, dan harganya yang cukup terjangkau. Namun, dengan adanya item tambahan seperti payung dan make up, membuat para pelanggan kurang terpikat dan beralih dari H&M. Dengan tiadanya peminat pada item tambahan tersebut, pernah suatu waktu, ada seseorang yang dipaksa membeli hanya karena berteduh sejenak dari hujan di toko tersebut. Hal-hal inilah yang membuat kurangnya peminat terhadap H&M. 6. Perhiasan Untuk terlihat elegan, Anda tidak harus menggunakan emas sebagai aksesoris, berbagai aksesoris plastik pun dapat membuat kita terlihat lebih cantik memakainya. Namun, berbeda dengan yang terjadi di H&M, beberapa perhiasan emas yang mereka tawarkan mendapat respon buruk dari para pelanggannya. Pasalnya, emas yang telah dipakai beberapa waktu memudar menjadi perunggu. Di sinilah kita dapat menilai ketidakjujuran H&M dalam penjualan produk. Mungkin perubahan warna pada aksesoris tidak begitu mengganggu para pemakainya, namun yang sangat di permasalahkan adalah, ketika perubahan warna itu turut mewarnai kulit si pemakai. After all, kita sebagai konsumen harus lebih waspada dalam memilih barang apa saja yang akan kita beli, jangan hanya melihat dari segi brand saja, namun kualitas dari item tersebut tetaplah hal terpenting yang harus kita perhatikan. (vem/io/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading