Sukses

Fashion

Magnificent Fashion Desainer - Peggy Hartanto: Mendunia dengan Karya yang Dicintai Selebritas Hollywood

Fimela.com, Jakarta Siapa yang tak kenal dengan Peggy Hartanto. Salah satu desainer kebanggaan Indonesia dengan segudang karya yang mendunia. Rancangan Peggy Hartanto banyak dikenakan oleh selebritas mancanegara sebut saja Beyonce, Giuliana Rancic, Demi Lovato, Gwen Sefanie, Gigi Hadid, hingga Zendaya. 

Desainer kelahiran Surabaya ini memang sudah tertarik dengan dunia fashion sejak duduk di bangku SMA dan mengenyam pendidikan fashion di Raffles College of Design and Commerce Sydney, Australia. Peggy memiliki desain khas yang modern, berpotongan tegas, memberikan kesan bold, chic, dan minimalis. Berkat karyanya, Peggy Hartanto juga pernah masuk ke dalam daftar ’30 under 30: the Arts’ oleh Forbes asia pada tahun 2016. 

Awal karier Peggy Hartanto dimulai di Australia. Dikutip dari laman Jakarta Fashion Week, setelah menempuh pendidikan  di Raffles College Of Design And Commerce di Sydney, ia bergabung dengan salah satu label fashion terkemuka, Collette Dinningan, dan setelah itu ia kembali ke Surabaya untuk mendirikan labelnya sendiri. 

 

 

Berkarier dengan saudaranya, Petty Hartanto

Peggy Hartanto berhasil memiliki sebuah karya dengan identitas yang khas. Koleksinya selalu menghadirkan garis desain ikonis,  identik dengan cut-out, serta potongan bergaya unik. Rancangannya dibuat khusus yang mampu berikan citra perempuan mandiri bagi para penggunanya. 

Dalam berkarya, Peggy juga dibantu oleh saudara perempuannya Petty Hartanto, dan slealu membayangkan bagaimana keduanya saat mengenakan rancangan tersebut, sehingga karyanya sangat melekat dengan karakter Peggy dan Petty. 

Peggy mulai terjun ke industri fashion sejak usia 24 tahun. kini, di usianya yang memasuki 32 tahun, tentu ada sedikit perubahan dalam rancangannya. Ia semakin dewasa dalam membuat ragam sketsa, yang menggambarkan bagaimana proses perkembangan diri seseorang yang semakin dewasa dan memasuki stage kehidupan berikutnya. 

Namanya kian harum di kancah fashion

Mengingat bagaimana ia memulai karier, Peggy mengungkapkannya dalam beberapa wawancara media. Ia ingat betul bagaimana memanfaatkan sebuah ruangan untuk bekerja di belakang rumah orang tua Peggy. Namun seiring perkembangan waktu, kini bisnisnya semakin berkembang. Dari studio kecil kini Peggy berhasil memiliki studio pribadi dan butik dan berhasil meningkatkan produksi koleksi, mulai dari 10 style per koleksi, 40, hingga kini 50 style per koleksi. 

Biasanya Peggy memulainya dengan pembuatan mood board, menentukan nuansa warna, dan melakukan sejumlah proses pengolahan ide selama 3 bulan, sebelun meluncurkan sebuah koleksi. Kemanapun ia pergi, Peggy tak pernah meninggalkan buku sketsanya. Setiap mendapatkan ide, maka ia menuangkannya dalam buku sketsa tersebut. 

Ide yang dikumpulkan tak hanya ia kerjakan sendiri, namun biasanya Peggy akan mendiskusikan lagi dengan tim management dan barulah memulai mencari kain yang tepat untuk desain tersebut. 

Baru meluncurkan koleksi Ikebana

Koleksi terbaru Peggy Hartanto di musim SS21 terinspirasi oleh ikebana, sebuah seni tata bunga dari Jepang. Di mana, ide ini muncul ketika pandemi terjadi. Dengan menggabungkan kelopak bunga, berpadu warna cerah, dan teknik drapingh, membuat koleksinya sangat unik. 

Agar koleksinya juga bisa diterima di masyarakat, Peggy selalu membuat sample terlebih dahulu untuk memastikan fungsi, gaya, serta kenyamananannya, agar setiap karya yang diluncurkan selalu sempurna. Tak heran, mengapa koleksi yang diluncurkan oleh Peggy Hartanto selalu stylish dan sangat fit dipakai oleh para perempuan. 

Kualitas inilah yang menjadi salah satu tombak eksistensi Karya Peggy Hartanto yang dicintai oleh para perempuan, bahkan Selebritas Hollywood sekalipun. 

Dukung Peggy Hartanto sebagai  Magnificent Fashion Desainer pilihan Sahabat Fimela. Klik di sini, untuk berikan suara dan dukunganmu. 

 

 

#Elevate Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading