Sukses

Fashion

How To: 8 Cara Memakai Scarf di Leher untuk Tampilan Makin Stylish

Fimela.com, Jakarta Scarf adalah selembar kain sederhana yang dililitkan di leher atau bahu, dan terkadang di atas kepala. Scarf lebih panjang dari lebarnya dan tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk. Umum termasuk scarf persegi panjang, segitiga, dan persegi.

Scarf adalah kombinasi sempurna antara fungsi dan mode. Item pakaian ini tidak hanya digunakan untuk membuat kamu tetap hangat, tetapi juga merupakan aksesori fashion yang populer. Jika digunakan dengan benar, scarf dapat mengubah penampilan kamu. Memakai scarf di leher bisa membuat kamu tetap hangat dalam cuaca dingin dan meningkatkan gaya kamu. Banyak orang memakai scarf di leher untuk menampilkan gaya yang terlihat mewah dan menarik.

Dilansir dari stylesatlife.com dan cosmopolitan.com, masih banyak orang yang bingung bagaimana cara memakai scarf di leher agar tetap rapi. Padahal memakai scarf adalah aktivitas menyenangkan yang tidak membutuhkan latihan tetapi sedikit imajinasi. Meskipun tidak ada aturan tentang bagaimana kamu bisa mengikat scarf agar terlihat cantik, ada banyak pilihan yang bisa kamu coba.

Cara memakai scarf di leher

1.Standar Satu Loop

Gaya ini sangat bagus untuk musim gugur atau musim dingin yang dingin. Gantung scarf di atas bahu dengan salah satu ujungnya sedikit lebih panjang dari ujung lainnya. Lilitkan ujung yang lebih panjang di leher satu kali, lalu sesuaikan ujungnya hingga panjangnya sama. Tampilan ini membuat kamu tetap hangat dan nyaman tanpa banyak usaha.

2. The Easy Toss

Gantungkan scarf di atas bahu dengan sisi kanan sedikit lebih panjang dari sisi kiri. Lemparkan ujung kanan scarf ke atas bahu kiri untuk membungkusnya di leher, tetapi tinggalkan ujung yang menggantung di belakang punggung.

3. The Bunny Ear

Gantungkan scarf di satu bahu, sisakan salah satu ujungnya lebih panjang dari yang lain. Lingkarkan ujung panjang di sekitar leher sebanyak dua kali, lalu selipkan ke lingkaran kedua di sekitar leher. Ikat ujung-ujungnya menjadi satu simpul sederhana agar tetap di tempatnya, lalu tempatkan simpulnya sehingga sedikit di luar pusat untuk sentuhan yang modis.

4. The Turtleneck

Lilitkan scarf di leher 3 sampai 4 kali sehingga benar-benar menutupi leher. Ikat ujung scarf menjadi simpul, lalu selipkan simpul di bawah scarf itu sendiri untuk menyembunyikannya. Sesuaikan bagian atas scarf agar pas di leher seperti halnya turtleneck.

5. Bandana Neck Scarf

Scarf bandana adalah selendang leher khas pria dan aksesori tradisional para koboi. Saat ini, bahkan wanita menghiasi tampilan ini. Mudah diikat dan bisa dipakai santai atau untuk kostum. Lipat scarf menjadi segitiga dan rapatkan ujung yang berlawanan. Ambil dua ujung berlawanan di sisi terpanjang segitiga, letakkan sisi terpanjang di leher. Ujungnya harus mengarah ke bawah. Ikat ujung yang berlawanan menjadi simpul di bagian belakang leher.

6. The Pull-Through

Lipat scarf menjadi dua memanjang, lalu gantungkan di atas bahu. Ratakan ujung scarf yang menggantung melalui bagian lingkaran, lalu tarik ujungnya untuk mengencangkannya di leher.Sesuaikan lingkaran sehingga berada di atas dada dan biarkan ujungnya menggantung ke bawah.

7. The Magic Trick

Gantung scarf di atas bahu dengan satu ujung sedikit lebih panjang dari ujung lainnya. Lingkarkan ujung yang lebih panjang di sekitar leher sekali saja, lalu tarik ujung yang menggantung ke atas melalui simpul sedikit saja untuk membuat lingkaran kain di bagian atas. Tarik ujung scarf yang menggantung melalui setengah lingkaran yang baru saja dibuat, lalu sesuaikan ujung yang menggantung agar seimbang.

8. The Braid

Lipat scarf menjadi dua memanjang, lalu gantungkan di atas bahu. Masukkan ujung scarf yang menggantung ke dalam simpul dan tarik untuk membuat simpul scarf di leher. Tarik ujung scarf yang terlipat dan putar dua kali, lalu pasang kembali ujung scarf yang menggantung melalui lingkaran kecil yang baru saja dibuat. Sesuaikan scarf jika perlu dan pastikan scarf menggantung lurus ke bawah, sehingga terlihat rapi dan profesional.

 

*Penulis: Sri Widyastuti

#WomenForWomen

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading