Sukses

Fashion

Kemeja Putih Favoritmu Mulai Kusam? Ini 5 Tips Merawatnya yang Bisa Kamu Coba

 

Fimela.com, Jakarta Kemeja putih telah lama menjadi salah satu fashion item andalan banyak orang. Dari suasana formal seperti meeting penting di kantor hingga momen santai seperti hangout bersama teman, kemeja putih selalu bisa diandalkan untuk menghadirkan kesan rapi dan elegan. Keunggulan utama kemeja putih terletak pada kemampuannya untuk mudah dipadupadankan dengan berbagai jenis bawahan, mulai dari jeans kasual, rok feminin, hingga celana bahan formal. Dengan kemeja putih, penampilanmu bisa langsung terlihat lebih classy tanpa perlu usaha berlebihan.

Namun, sayangnya, warna putih yang elegan ini juga memiliki sisi rentan. Kemeja putih cenderung mudah berubah menjadi kusam seiring waktu dan pemakaian, apalagi jika terkena noda membandel. Noda yang sulit dihilangkan dan warna yang memudar tentu bisa membuat kemeja favoritmu kehilangan pesonanya. Padahal, sebuah kemeja putih yang bersih dan cerah dapat menjadi kunci tampilan yang selalu fresh dan profesional.

Jadi, apabila Sahabat Fimela memiliki kemeja putih favorit yang mulai kehilangan kilaunya, jangan buru-buru untuk membuang atau menyimpannya di pojok lemari. Dengan perawatan yang tepat dan rutin, kemeja putih bisa kembali tampil prima dan awet dipakai dalam jangka waktu lama. Merawat kemeja putih memang membutuhkan perhatian khusus, tetapi tidak sulit jika kamu tahu caranya.

Dilansir dari BetterHomes&Gardens.com, ada beberapa cara sederhana dan efektif yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kemeja putih kesayanganmu tetap bersih dan awet. Yuk, simak lima tips berikut ini supaya kemeja putihmu selalu siap untuk membuat penampilanmu terlihat lebih rapi, segar, dan stylish kapan pun kamu memakainya!

1. Segera Atasi Noda Begitu Terjadi

Tumpahan kopi saat sarapan, saus saat makan siang, atau noda makeup ketika sedang buru-buru bisa menjadi mimpi buruk bagi kemeja putih kesayanganmu. Kemeja putih memang rentan terlihat kotor, dan noda sekecil apa pun bisa langsung mencolok. Karena itu, kuncinya adalah bertindak cepat sebelum noda benar-benar meresap ke serat kain.

Begitu noda muncul, jangan tunggu sampai pulang untuk membersihkannya. Langsung dab atau tepuk-tepuk lembut area noda dengan kain bersih yang dibasahi air, atau bilas menggunakan air dingin untuk mencegah warna noda mengendap pada kain. Hindari menggosok terlalu keras karena justru hal itu bisa membuat noda semakin menyebar atau merusak tekstur kain.

Kalau kamu sedang berada di luar rumah, selalu siapkan “kit darurat” di tas. Bisa berupa stain remover pen, tisu pembersih noda, atau bahkan hand sanitizer dengan kandungan alkohol tinggi sebagai pertolongan pertama. Langkah cepat ini mungkin terdengar sepele, namun bisa menjadi penyelamat kemeja putihmu dari bencana permanen yang diakibatkan oleh noda. 

2. Jangan Lupa Area Tersembunyi: Kerah, Manset, dan Bawah Baju

Banyak orang hanya fokus menghilangkan noda yang terlihat jelas di bagian depan kemeja, seperti tumpahan makanan atau cipratan minuman. Namun, penyebab utama kemeja putih tampak kusam justru sering berasal dari area tersembunyi yang jarang diperhatikan oleh banyak orang seperti kerah, manset, dan bagian bawah baju.

Kerah kemeja sering terkena minyak alami kulit, keringat, dan sisa makeup seperti yang berasal dari foundation atau bedak. Manset juga tidak luput dari debu, kotoran, dan bekas tinta pulpen. Sementara itu, ujung bawah baju yang sering bergesekan dengan celana atau rok dapat menyimpan kotoran yang sulit terlihat, namun lama-kelamaan membuat kain menjadi menguning.

Sebelum mencuci, luangkan waktu untuk memeriksa area-area ini. Semprotkan pembersih noda berbasis enzim atau oleskan gel penghilang noda secara merata pada kain yang terkena noda, lalu diamkan beberapa menit agar formulanya bekerja melarutkan kotoran membandel. Dengan perawatan ekstra di titik-titik tersembunyi ini, kemeja putihmu akan tetap tampak bersih, segar dan cerah lebih lama.

 

 

3. Hati-hati dengan Produk yang Kamu Gunakan di Tubuh

Banyak yang tidak menyadari, noda pada kemeja putih tidak selalu datang dari makanan atau minuman. Produk yang kamu gunakan setiap hari seperti deodoran, body lotion, sunscreen, makeup, hingga hair spray dapat meninggalkan residu yang awalnya nyaris tak terlihat. Noda ini biasanya berwarna samar, tetapi jika dibiarkan dan terkena panas saat menyetrika atau sinar matahari, perlahan akan berubah menjadi kekuningan dan sulit dihilangkan.

Misalnya, deodoran berbahan dasar aluminium dapat bereaksi dengan keringat, meninggalkan bercak kekuningan pada area ketiak. Body lotion dan sunscreen yang belum sepenuhnya menyerap bisa menempel di kain, meninggalkan lapisan tipis yang mengubah warna putih menjadi kusam. Bahkan, partikel hair spray yang jatuh di bahu baju bisa membuat serat kain menjadi kaku dan terlihat kotor.

Solusinya sederhana: pastikan semua produk yang kamu gunakan di kulit sudah benar-benar kering atau terserap sempurna sebelum mengenakan kemeja putih. Untuk makeup, sebaiknya kenakan baju terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan foundation atau bedak, atau gunakan kain pelindung saat berdandan. Langkah kecil ini bisa membuat kemeja putihmu tetap bersih dan awet seperti baru.

 

 

4. Hindari Transfer Warna dari Pakaian Lain

Musuh kemeja putih bukan hanya noda makanan atau kotoran di tubuh, tapi juga berasal dari “serangan” tak terlihat pakaian lain. Pewarna kain terutama dari bahan berwarna gelap atau pakaian dengan warna intens dapat berpindah ke serat kain putih saat proses pencucian. Hasilnya? Putih bersih yang awalnya berkilau perlahan berubah menjadi kusam atau bahkan keabu-abuan karena perpindahan warna. 

Kejadian ini bisa terjadi meskipun kamu mencuci dengan air dingin, karena sebagian pewarna tetap bisa luntur. Apalagi jika pakaian tersebut baru dibeli dan belum dicuci terpisah sebelumnya. Oleh karena itu, sebelum kamu mulai mencuci pakaian, mulailah dengan memisahkan baju putih dari pakaian berwarna. 

Jika memungkinkan, cuci kemeja putih secara terpisah di waktu yang berbeda agar warnanya tetap terang dan bersih. Kamu juga bisa mempertimbangkan penggunaan lembaran dye catcher, lembaran khusus yang dirancang untuk menyerap warna luntur di air cucian, sehingga pewarna dari pakaian lain tidak sempat menempel pada kemeja putihmu, dan membuat warna putihnya tetap bersih. 

5. Pilih Pemutih yang Aman untuk Serat Kain

 

Keinginan untuk mengembalikan kemeja putih ke warna cerah aslinya seringkali membuat kita tergoda menggunakan pemutih berbahan klorin. Namun, perlu diketahui bahwa pemutih klorin sebenarnya dapat merusak serat kain dan justru memperparah beberapa jenis noda, apalagi jika digunakan secara berlebihan dan terlalu sering. 

Sebagai alternatif yang lebih ramah dan aman bagi bahan kain, kamu bisa memilih opsi seperti oxygen bleach atau soda kue. Kedua bahan ini dikenal efektif dalam mengangkat noda dan menjaga kecerahan putih tanpa membuat serat kain menjadi rapuh. Oxygen bleach, misalnya, bekerja dengan cara mengoksidasi noda sehingga mudah terangkat, sementara soda kue dan boraks memiliki sifat pembersih sekaligus pelembut kain alami.

Selain penggunaan bahan-bahan tersebut, jangan lupa manfaatkan sinar matahari sebagai pemutih alami yang sangat efektif. Menjemur kemeja putih di bawah terik matahari tidak hanya membantu mengembalikan warna cerah, tapi juga mampu menghilangkan bau tak sedap yang mungkin menempel. 

Dengan metode perawatan yang tepat dan alami ini, kemeja putih favoritmu bisa tetap terjaga kebersihan dan kualitasnya tanpa risiko kerusakan. Jadi, mulai sekarang, yuk sayangi kemeja putihmu dengan perawatan yang cerdas dan bijak!

 

Penulis : Annisa Kharisma Dewi 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading